Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Maret 2018 11:33
Demo di Kantor Bupati Bengkalis, Ratusan Mahasiswa Serukan Tiga Tuntutan

Ratusan mahasiswa menggelar demo di Kantor Bengkalis. Mereka menuntut perhatian pada nasib guru madrasah, peningkatan anggaran beasiswa dan soluasi mengatasi abrasi.

Riauterkini-BENGKALIS- Sekitar limaratus mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi (PT) yang ada di Bengkalis datangi Kantor Bupati Bengkalis Jalan Ahmad Yani, Kamis (15/3/18) pagi.

Mereka meminta agar Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjalankan tiga tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa ini.

Adapun tiga tuntutan tersebut yakni, agar Pemkab Bengkalis memperhatikan guru madrasah, kedua menuntut pemerintah untuk menaikkan jumlah besaran beasiswa pertahun, dan ketiga menuntut pemerintah untuk cepat tanggap menangani masalah abrasi pantai di daerah ini.

Aksi damai ini diikuti oleh mahasiswa sejumlah perguruan tinggi awal aksi berkumpul di Lapangan Tugu, Jalan Ahmad Yani, Bengkalis kemudian melakukan longmarch membawa spanduk menuju Kantor Bupati Bengkalis, Jalan Ahmad Yani.

Tiba di kantor bupati, mahasiswa saling bergantian berorasi dan meminta ditemui dengan pejabat daerah.

Melalui pengawalan aparat Polres Bengkalis dipimpin langsung Kapolres AKBP Abas Basuni, SIK, akhirnya diperkenankan 20 orang mahasiswa untuk menggelar dialog dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis Bustami, HY dan sejumlah pejabat Pemkab lainnya, tampak hadir Wakil Sekretaris Komisi IV DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan, untuk menyampaikan aspirasi. Dan dialog dilakukan di aula rapat Sekda Bengkalis.

"Seperti tidak ada keadilan dalam pembagian beasiswa, kemudian di madrasah merupakan sumber ilmu agama, jadi mengapa mendapat bayaran yang sangat rendah dari pemerintah. Kemudian masalah abrasi, kami meminta dilakukan upaya yang serius. Kami tidak ditunggangi siapapun atau ada unsur politik dalam aksi ini," papar salah seorang perwakilan mahasiswa.

Dalam pertemuan ini Sekda Bustami HY menyatakan, bahwa anggaran beasiswa terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya dan disesuaikan dengan jumlah penerima. Kemudian menyangkut dengan honor guru madrasah, nominal terjadi penurunan akibat menurunnya sumber pendapatan APBD namun, melihat penurunannya cukup tajam sudah diarahkan agar tambahan penghasilan dimasukkan ke APBD Perubahan untuk ditinjau ulang.

"Dan terhadap masalah penanganan abrasi Pemkab Bengkalis sudah banyak melakukan upaya dengan anggaran juga yang tidak sedikit," papar Sekda Bustami.

Dan kepada mahasiswa yang akan melakukan audiensi dengan Bupati Bengkalis Amril Mukminin, dipersilahkan menyampaikan surat sesuai dengan prosedur yang ada agar dapat segera diagendakan.

Irmi Syakip Arsyalan dalam pertemuan ini sempat menjelaskan terkait tuntutan para mahasiswa. Pria yang akrab disapa Ikip ini juga meminta kepada mahasiswa untuk melayangkan surat ke DPRD Bengkalis agar mengagendakan kembali pertemuan dengan Komisi IV untuk membahas secara lebih detail beberapa tuntutan mahasiswa ini.

Usai melakukan pertemuan ini, para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com