Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 07:20
Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku

Sabtu, 21 April 2018 07:17
Dunia Pendidikan Riau Tambah Maju, Warga Perumahan Sidomulyo Pilih Nomor 4

Sabtu, 21 April 2018 04:57
Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau

Jum’at, 20 April 2018 23:10
Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis

Jum’at, 20 April 2018 23:04
Ketua PDIP Kuansing H Halim Bantu Korban Banjir di Gunung Toar

Jum’at, 20 April 2018 22:39
Dumai Gelar Kalender Iven Pariwisata Riau, Lomba Mancing di Laut

Jum’at, 20 April 2018 21:40
Awal Mei 2018, AREBI Riau Gelar Musda dan Pelantikan Pengurus

Jum’at, 20 April 2018 21:36
Cawagubri Hardianto Terangkan Program "1 Rumah 1 Sarjana" Pada Warga Kandis

Jum’at, 20 April 2018 21:32
RSUD Petala Bumi Berkomitmen Bangun Budaya Integritas

Jum’at, 20 April 2018 21:29
Pemerintah Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah ke Masyarakat Siak

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Maret 2018 11:33
Demo di Kantor Bupati Bengkalis, Ratusan Mahasiswa Serukan Tiga Tuntutan

Ratusan mahasiswa menggelar demo di Kantor Bengkalis. Mereka menuntut perhatian pada nasib guru madrasah, peningkatan anggaran beasiswa dan soluasi mengatasi abrasi.

Riauterkini-BENGKALIS- Sekitar limaratus mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi (PT) yang ada di Bengkalis datangi Kantor Bupati Bengkalis Jalan Ahmad Yani, Kamis (15/3/18) pagi.

Mereka meminta agar Pemerintah Kabupaten Bengkalis menjalankan tiga tuntutan yang disampaikan oleh para mahasiswa ini.

Adapun tiga tuntutan tersebut yakni, agar Pemkab Bengkalis memperhatikan guru madrasah, kedua menuntut pemerintah untuk menaikkan jumlah besaran beasiswa pertahun, dan ketiga menuntut pemerintah untuk cepat tanggap menangani masalah abrasi pantai di daerah ini.

Aksi damai ini diikuti oleh mahasiswa sejumlah perguruan tinggi awal aksi berkumpul di Lapangan Tugu, Jalan Ahmad Yani, Bengkalis kemudian melakukan longmarch membawa spanduk menuju Kantor Bupati Bengkalis, Jalan Ahmad Yani.

Tiba di kantor bupati, mahasiswa saling bergantian berorasi dan meminta ditemui dengan pejabat daerah.

Melalui pengawalan aparat Polres Bengkalis dipimpin langsung Kapolres AKBP Abas Basuni, SIK, akhirnya diperkenankan 20 orang mahasiswa untuk menggelar dialog dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis Bustami, HY dan sejumlah pejabat Pemkab lainnya, tampak hadir Wakil Sekretaris Komisi IV DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan, untuk menyampaikan aspirasi. Dan dialog dilakukan di aula rapat Sekda Bengkalis.

"Seperti tidak ada keadilan dalam pembagian beasiswa, kemudian di madrasah merupakan sumber ilmu agama, jadi mengapa mendapat bayaran yang sangat rendah dari pemerintah. Kemudian masalah abrasi, kami meminta dilakukan upaya yang serius. Kami tidak ditunggangi siapapun atau ada unsur politik dalam aksi ini," papar salah seorang perwakilan mahasiswa.

Dalam pertemuan ini Sekda Bustami HY menyatakan, bahwa anggaran beasiswa terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya dan disesuaikan dengan jumlah penerima. Kemudian menyangkut dengan honor guru madrasah, nominal terjadi penurunan akibat menurunnya sumber pendapatan APBD namun, melihat penurunannya cukup tajam sudah diarahkan agar tambahan penghasilan dimasukkan ke APBD Perubahan untuk ditinjau ulang.

"Dan terhadap masalah penanganan abrasi Pemkab Bengkalis sudah banyak melakukan upaya dengan anggaran juga yang tidak sedikit," papar Sekda Bustami.

Dan kepada mahasiswa yang akan melakukan audiensi dengan Bupati Bengkalis Amril Mukminin, dipersilahkan menyampaikan surat sesuai dengan prosedur yang ada agar dapat segera diagendakan.

Irmi Syakip Arsyalan dalam pertemuan ini sempat menjelaskan terkait tuntutan para mahasiswa. Pria yang akrab disapa Ikip ini juga meminta kepada mahasiswa untuk melayangkan surat ke DPRD Bengkalis agar mengagendakan kembali pertemuan dengan Komisi IV untuk membahas secara lebih detail beberapa tuntutan mahasiswa ini.

Usai melakukan pertemuan ini, para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK

- Minta Tertibkan Gepeng dan Anak Jalanan,
DPP LBH Equality The Law Layangkan Surat Kedua ke SatPol PP Kota Pekanbaru



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.108.58
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com