Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 23 April 2018 22:10
Warga Kuala Kampar Dikejutkan Patok Hutan Lindung Misterius

Senin, 23 April 2018 22:01
Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai

Senin, 23 April 2018 21:12
Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen

Senin, 23 April 2018 21:10
Mantan Bupati Kampar: Masyalah Riau Selesai Jika Syamsuar Menjadi Gubernur

Senin, 23 April 2018 20:46
Warga Desa Bongkal Malang, Inhu Minta Dibangunkan SMP ke Andi Rachman

Senin, 23 April 2018 20:05
Gesa Kantor Baru Capilduk, Bupati Bengkalis Tinjau Gedung Pujasera di Duri

Senin, 23 April 2018 20:01
Hearing Panas, Ketua DPRD Kampar Ingatkan Pemkab Jangan Cari Celah Rumahkan TBK dan RTK

Senin, 23 April 2018 19:34
Terlambat 30 Menit, UNBK di Pekanbaru Berjalan Lancar

Senin, 23 April 2018 19:31
Posko Cak Imin untuk Indonesia di Pelalawan Mulai Berdiri

Senin, 23 April 2018 18:49
Nur Wahidah: Waduk Lompatan Harimau Rohul Masih Sebatas DED

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Maret 2018 21:15
Pengembangan Kasus Kurir 1,5 Kg Sabu di SSK II,
Polresta Pekanbaru Tangkap Seorang Lagi Tersangka


Ttim Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru bergerak cepat mengembangkan penyidikan pasca tertangkapnya dua terduga kurir sabu di Bandara SSK II. Aparat berhasil menciduk satu tersangka lagi yakni Nur Fahmi Ramadhani alias Dani Makaraung.

Riauterkini-PEKANBARU-Pasca tertangkapnya Dede Otaviyanto dan M Zainuddin, 2 kurir penyelundup sabu-sabu seberat 1,5 kilogram di Bandara SSK II pada Sabtu (17/03/18) pagi tadi, tim Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru bergerak cepat mengembangkan penyidikan dan berhasil menciduk satu tersangka lagi yakni Nur Fahmi Ramadhani alias Dani Makaraung.

Penangkapan itu dibenarkan juga oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto. Menurutnya, tersangka Nur ditangkap sekitar pukul 11.30 WIB saat sedang berada di Hotel DeWhite Pekanbaru. Selain mengamankan yang bersangkutan, sambungnya, turut diamankan pula barang bukti tambahan dua paket sabu-sabu seberat 1,5 kilogram. Termasuk sebuah tas ransel hitam milik tersangka, dua unit handphone, sebuah dompet, jaket serta selembar KTP tersangka.

"Jadi totalnya ada 3 tersangka. Pengungkapan yang di bandara (SSK II) kita kembangkan dan siangnya kita tangkap 1 tersangka lagi. Dari tiga tersangka ini, total barang bukti yang kita amankan berjumlah 3 kilogram," kata Santo kepada riauterkini.com.

Pamen berkepala pelontos ini menjelaskan, terungkapnya keberadaan tersangka Nur Fahmi ini sendiri berawal dari informasi petugas Avsec SSK II yang memberitahukan akan adanya transaksi sabu-sabu di Hotel Grand Suka, di Jalan Soekarno Hatta. Info tersebut didapatkan pihak Avsec bandara berdasarkan pengakuan dari M Zainuddin dan Dede yang telah ditangkap lebih dulu.

Tanpa mengulur-ulur waktu, berangkat dari informasi itu polisi pun langsung menuju ke lokasi hotel yang dimaksud untuk mencari Nur Fahmi. Namun sesampainya di lokasi, tersangka Nur Fahmi ternyata tidak ada dan sudah pindah ke Hotel DeWhite.

"Kita kejar lagi ke lokasi hotel ke dua (DeWhite) dan ditemukanlah tersangka di lobby hotel tersebut. Tersangka juga kita geledah dan ditemukanlah barang bukti 2 paket besar sabu-sabu seberat 1,5 kilogram. Tersangka sudah kita amankan di Mako (Mapolresta Pekanbaru). Sekarang (penyidikan) kasus ini masih kita dalami lagi," sebutnya.

Sebelumnya, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kembali dijadikan jalur peredaran narkotika lintas provinsi. Beruntung aparaturnya jeli dan sigap. Sabtu (17/3/18) pagi, dua penumpang Pesawat Batik Air ID 7064 tujuan Jakarta diamankan. Dari keduanya berhasil disita dua paket sabu seberat 1.5 kilogram.

"Ada dua penumpang Batik Air tujuan Jakarta yang terpindai membawa narkotika jenis sabu dan telah berhasil diamankan," papar Jaya Tahorma Sirait selaku juru bicara petugas pengamanan Bandara SSK II Pekanbaru dalam rilisnya pada media. Kedua penumpang yang dimaksud adalah M Zainuddin (37), warga Kota Waringi Timur, Kalimantan Tengah dan Dede Oktaviyanto (28) warga Samarinda, Kalimantan Selatan.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Hari Menghilang Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas Disungai
- Korupsi SPPD Fiktif Dispenda Riau, Saksi Gugup Beberkan Pemotongan 10 Persen
- Pendemo di Kantor Gubri, Protes Rencana Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul
- Awalnya Dikira Besi Tua,
Rupanya 2 Benda Ditemukan Karyawan PT. BIP Ujung Batu Granat Nanas

- Miliki Shabu 4 Kilogram, Teknisi Elektronik Dibekuk Polresta Pekanbaru
- Supir Sakaw, Innova Ringsek Nabrak Halte Bus di Jalan Soedirman Pekanbaru
- Rugikan Negara Rp1.7 M, Polda Riau Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi di Dipenda Riau
- Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap
- 5 Pelajar di Pekanbaru Tertangkap Pesta Sabu
- Warga Ujung Batu Ditemukan Sudah Membusuk di Kamarnya
- Penikmat Sekaligus Edar Sabu, 4 Pria Ditangkap Polres Bengkalis
- Miliki Sabu, Pegawai Honorer di Pinggir, Bengkalis Diamankan Polisi
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.87.250
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com