Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK RI Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


Jum’at, 21 September 2018 17:03
KPU Sosialisasikan PKPU dan Dana Kampanye ke Pengurus dan Caleg Partai Golkar Rohul

Jum’at, 21 September 2018 17:00
Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Maret 2018 21:15
Pengembangan Kasus Kurir 1,5 Kg Sabu di SSK II,
Polresta Pekanbaru Tangkap Seorang Lagi Tersangka


Ttim Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru bergerak cepat mengembangkan penyidikan pasca tertangkapnya dua terduga kurir sabu di Bandara SSK II. Aparat berhasil menciduk satu tersangka lagi yakni Nur Fahmi Ramadhani alias Dani Makaraung.

Riauterkini-PEKANBARU-Pasca tertangkapnya Dede Otaviyanto dan M Zainuddin, 2 kurir penyelundup sabu-sabu seberat 1,5 kilogram di Bandara SSK II pada Sabtu (17/03/18) pagi tadi, tim Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru bergerak cepat mengembangkan penyidikan dan berhasil menciduk satu tersangka lagi yakni Nur Fahmi Ramadhani alias Dani Makaraung.

Penangkapan itu dibenarkan juga oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto. Menurutnya, tersangka Nur ditangkap sekitar pukul 11.30 WIB saat sedang berada di Hotel DeWhite Pekanbaru. Selain mengamankan yang bersangkutan, sambungnya, turut diamankan pula barang bukti tambahan dua paket sabu-sabu seberat 1,5 kilogram. Termasuk sebuah tas ransel hitam milik tersangka, dua unit handphone, sebuah dompet, jaket serta selembar KTP tersangka.

"Jadi totalnya ada 3 tersangka. Pengungkapan yang di bandara (SSK II) kita kembangkan dan siangnya kita tangkap 1 tersangka lagi. Dari tiga tersangka ini, total barang bukti yang kita amankan berjumlah 3 kilogram," kata Santo kepada riauterkini.com.

Pamen berkepala pelontos ini menjelaskan, terungkapnya keberadaan tersangka Nur Fahmi ini sendiri berawal dari informasi petugas Avsec SSK II yang memberitahukan akan adanya transaksi sabu-sabu di Hotel Grand Suka, di Jalan Soekarno Hatta. Info tersebut didapatkan pihak Avsec bandara berdasarkan pengakuan dari M Zainuddin dan Dede yang telah ditangkap lebih dulu.

Tanpa mengulur-ulur waktu, berangkat dari informasi itu polisi pun langsung menuju ke lokasi hotel yang dimaksud untuk mencari Nur Fahmi. Namun sesampainya di lokasi, tersangka Nur Fahmi ternyata tidak ada dan sudah pindah ke Hotel DeWhite.

"Kita kejar lagi ke lokasi hotel ke dua (DeWhite) dan ditemukanlah tersangka di lobby hotel tersebut. Tersangka juga kita geledah dan ditemukanlah barang bukti 2 paket besar sabu-sabu seberat 1,5 kilogram. Tersangka sudah kita amankan di Mako (Mapolresta Pekanbaru). Sekarang (penyidikan) kasus ini masih kita dalami lagi," sebutnya.

Sebelumnya, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru kembali dijadikan jalur peredaran narkotika lintas provinsi. Beruntung aparaturnya jeli dan sigap. Sabtu (17/3/18) pagi, dua penumpang Pesawat Batik Air ID 7064 tujuan Jakarta diamankan. Dari keduanya berhasil disita dua paket sabu seberat 1.5 kilogram.

"Ada dua penumpang Batik Air tujuan Jakarta yang terpindai membawa narkotika jenis sabu dan telah berhasil diamankan," papar Jaya Tahorma Sirait selaku juru bicara petugas pengamanan Bandara SSK II Pekanbaru dalam rilisnya pada media. Kedua penumpang yang dimaksud adalah M Zainuddin (37), warga Kota Waringi Timur, Kalimantan Tengah dan Dede Oktaviyanto (28) warga Samarinda, Kalimantan Selatan.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- KPK RI Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember

- Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau
- Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap
- Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng

- Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru
- 3 Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil
- Diduga Kuasai Narkoba, Seorang Pria di Mahato Ditangkap Polisi Rohul
- Gerebek Rumah Terduga Bandar Narkoba di Mahato, Polisi Rohul Tangkap Seorang IRT
- Tuntut Penahanan Toro, Massa Demo di PN Pekanbaru
- Berkelahi dengan OTK, Dua Pengunjung Karaoke di Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah
- Pasutri di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah yang Terkunci
- Terdakwa Suap Penerimaan PTT Oknum Diskes Pelalawan Minta Dibebaskan
- Polri Akan Gelar Operasi Mantab Brata Selama 397 Hari
- Seorang Jurtul Togel Diciduk Polisi Rohul di Plaza Batu Permata Ujung Batu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com