Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Maret 2018 11:33
Tertangkap di Bandara SSK II, Polresta Pekanbaru Ekspos Kurir Sabu Jaringan Banjarmasin

Tiga tersangka kurir narkotika jaringan baru masuk ke Riau. Mereka yang ditangkap di Bandara SSK II membawa 1,5 kilogram sabu ternyata merupakan jaringan Banjarmasin.

Riauterkini-PEKANBARU-Tiga kurir sabu seberat 3 kilogram yang 2 diantaranya lebih dulu tertangkap di Bandara SSK II pada Sabtu (17/03/18) lalu ternyata dipastikan sebagai sindikat narkoba asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Para sindikat asal Borneo itupun nekat menyelundupkan barang haram tersebut melalui transportasi udara untuk diantar ke Jakarta.

Tiga kurir itu yakni Dede Otaviyanto, M Zainuddin dan Nur Fahmi Rahmadhani alias Dani Makaraung. Menurut Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto, dari ketiga tersangka itu, dua diantaranya yakni Dede Otaviyanto dan M Zainuddin tertangkap duluan oleh petugas Avsec Bandara SSK II saat ketahuan membawa 1,5 kilogram sabu sebelum terbang menuju Jakarta.

Sedangkan Nur Fahmi diamankan polisi di Hotel DeWhite setelah dilakukan pengembangan penyidikan pada siang harinya. Dari yang bersangkutan, polisi juga mengamankan barang bukti tambahan 1,5 kilogram sabu-sabu.

"Mereka ini sindikat Banjarmasin. Rencananya sabu itu mau dibawa dari Pekanbaru ke Jakarta. Di sana (Jakarta) sudah ada orang yang menunggu sabu tersebut, tapi mereka juga tidak tahu siapa pemesan itu karena jaringannya sangat tertutup," ujar Santo kepada riauterkini.com, Senin (19/03/18).

Masih kata Santo, dari tiga tersangka tersebut pihaknya juga mengamankan total barang bukti 3 kilogram sabu-sabu seharga Rp3 miliar. Hanya saja ketika disinggung mengenai asal sabu itu, pamen berkepala pelontos ini belum bisa memastikan karena masih dalam tahap pengembangan lidik. Menurutnya, sabu-sabu itu bisa saja berasal dari Bengkalis ataupun Negeri Jiran, Malaysia.

"Ke tiga tersangka juga tidak tahu (asal sabu) karena tugasnya hanya menjemput sebelum diantar ke pemesan. Apakah dari Bengkalis atau Malaysia atau dari wilayah lain, ini yang masih kita kembangkan. Total sabunya ada 3 kilogram lebih seharga Rp3 miliar. Dengan gagalnya penyelundupan sabu-sabu itu, maka kita sudah menyelamatkan 18 ribu jiwa penduduk dari peredaran narkoba," sebutnya.

Sementara untuk para tersangka sendiri, sambung Santo, atas perbuatannya ketiganya akan dijerat dengan Pasal 112 dan 114 Ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman maksimal seumur hidup.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com