Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 07:20
Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku

Sabtu, 21 April 2018 07:17
Dunia Pendidikan Riau Tambah Maju, Warga Perumahan Sidomulyo Pilih Nomor 4

Sabtu, 21 April 2018 04:57
Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau

Jum’at, 20 April 2018 23:10
Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis

Jum’at, 20 April 2018 23:04
Ketua PDIP Kuansing H Halim Bantu Korban Banjir di Gunung Toar

Jum’at, 20 April 2018 22:39
Dumai Gelar Kalender Iven Pariwisata Riau, Lomba Mancing di Laut

Jum’at, 20 April 2018 21:40
Awal Mei 2018, AREBI Riau Gelar Musda dan Pelantikan Pengurus

Jum’at, 20 April 2018 21:36
Cawagubri Hardianto Terangkan Program "1 Rumah 1 Sarjana" Pada Warga Kandis

Jum’at, 20 April 2018 21:32
RSUD Petala Bumi Berkomitmen Bangun Budaya Integritas

Jum’at, 20 April 2018 21:29
Pemerintah Bagikan 1.000 Sertifikat Tanah ke Masyarakat Siak

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Maret 2018 16:34
Dibongkar Polisi,
Home Industry di Tenayan Raya Bisa Produksi 400 Botol Miras Oplosan Perhari


Home industry miras oplosan di Jalan Singgalang yang baru saja dibongkar polisi, ternyata bisa memproduksi miras sebanyak 400 botol perhari. Pelaku memasarkannya di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.

Riauterkini-PEKANBARU-Home industry minuman keras (miras) di Jalan Singgalang, RT02/RW03, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya ternyata mampu memproduksi 400 botol miras oplosan merk Mension setiap harinya. Diracik dengan bahan-bahan berbahaya, home industri tersebut bahkan sudah memasarkan ribuan miras selama 4 bulan di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.

"Pengungkapan home industri ini berkat informasi masyarakat. Dari pengungkapan itu kita juga menangkap satu tersangka, Riza Pahlevi yang berperan sebagai salah satu pekerja di TKP. Pengakuannya, home industri miras tersebut bisa meracik atau memproduksi sebanyak 400 botol miras oplosan per hari," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto kepada riauterkini.com, Senin (19/03/18).

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan beragam barang bukti. Terdiri dari 504 botol miras oplosan siap edar, satu unit mesin pres tutup botol, satu unit mesin filter air, sebuah drum berisi 170 liter miras oplosan, 1.000 botol kosong merk Whisky Mension, 150 lembar karton, satu unit minitanki, 7.000 label Mension House, 8.600 tutup botol warna hitam, 2.000 tutup botol warna merah, satu unit alat pencetak registrasi nomor, 4 buah stempel serta 1 goni penyekat botol miras.

"Miras-miras oplosan itu sebagiannya juga sudah dipasarkan di beberapa kios dan toko di Pekanbaru. Agar menarik minat pembeli, satu botolnya dijual murah seharga Rp15 ribu. Tersangka mengaku bekerja di TKP diupah Rp150 ribu sehari," tuturnya.

Untuk lokasi pendistribusian miras itu sendiri, pamen berkepala pelontos ini mengatakan bahwa miras tersebut tak hanya dijual di Pekanbaru, melainkan hingga ke beberapa wilayah di Provinsi Jambi.

"Pemilik home industri itu masih kita cari karena berhasil melarikan diri. Tersangka juga mengaku tak mengenal pemiliknya karena baru dua hari kerja di sana (TKP). Untuk tersangka, atas perbuatannya akan kita jerat dengan Pasal 204 Ayat 1 KUHP atau Pasal 140 UU No 18 tahun 2012 tentang Pangan," pungkasnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK

- Minta Tertibkan Gepeng dan Anak Jalanan,
DPP LBH Equality The Law Layangkan Surat Kedua ke SatPol PP Kota Pekanbaru



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.161.108.58
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com