Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Maret 2019 21:06
Bupati Rohul Resmikan Kantor Desa Bengkolan Salak, Gedung TK dan Pasar Desa

Senin, 25 Maret 2019 20:14
Habis Masa Jabatan, Camat Mandau Lantik Pj Kades Harapan Baru

Senin, 25 Maret 2019 20:11
Ditemui Walikota Pekanbaru, Besok Guru Kembali Mengajar Seperti Biasa

Senin, 25 Maret 2019 19:14
Lewat Sidang Paripurna, Asri Auzar Resmi Gantikan Noviwaldi Jusman Sebagai Wakil Ketua DPRD Riau

Senin, 25 Maret 2019 19:03
Pemprov Alokasikan Pembangun Kantor Korem Rp2,6 Miliar

Senin, 25 Maret 2019 17:50
Pantang Menyerah, Ratusan Guru Kukuh Tuntut Revisi Perwako Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2019

Senin, 25 Maret 2019 17:47
GO TV Kabel Tuntut Presiden Tangani Pembatasan Siaran Piala Presiden

Senin, 25 Maret 2019 17:28
Menkes RI Sebut Diabetes, Jantung Iskemik dan Stroke di Riau Tergolong Tinggi

Senin, 25 Maret 2019 17:24
Ikut Kampanye, Bupati Bengkalis Besok Cuti Dinas

Senin, 25 Maret 2019 17:21
Wabup Zardewan dan Ketua DPRD Buka Rangkaian Kegiatan HPN 2019 PWI Pelalawan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 April 2018 18:21
Dugaan Tagihan Makan Minum Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik RM Bungur Indah Akui Didatangi BPK-RI


Terkait adanya pos belanja makan minum Pemkab Kuansing yang angkanya lebih dari Rp100 juta, pemilik RM Bungur Indah sempat didatangi BPK RI.

Riuterkini-TELUKKUANTAN- Sejumlah media di Kuansing tengah menyoroti anggaran makan minum di bagian umum sekretariat daerah. Pasalnya, ada salahsatu rumah makan di Kecamatan Pangean mengaku pernah didatangi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI beberapa bulan lalu.

Menurut pengakuan pemilik rumah makan, Izul, BPK mendatangi usaha miliknya terkait adanya belanja makan minum Pemkab Kuansing senilai lebih kurang seratus juta rupiah. Kedatangan BPK ke situ adalah untuk memastikan kebenaran belanja makan minum sesuai dengan nota pembayaran yang dibuat oleh bagian umum Setda Kuansing.

"Benar. Ada tiga orang waktu itu, dua laki laki dan satu perempuan. Mereka mengaku dari BPK RI," ujar Izul saat berbincang dengan riauterkinicom dan Ketua Komisi C DPRD Kuansing, Andi Cahyadi, Jumat (12/4/18).

Lalu, kata Izul, ketiga anggota BPK RI itu bertanya tentang kebenaran belanja makan minum yang pernah di order Pemkab Kuansing ditempatnya. "Apakah benar ada Pemkab Kuansing memesan kateringan sebanyak ini," tanya BPK saat itu, ujar Izul.

Kata dia, satu persatu anggota BPK itu mengeluarkan bon pembelian yang telah dibayarkan Pemkab Kuansing kepada rumah makan miliknya. "Ada beberapa nota pembelian yang mereka keluarkan. Saya lupa jumlahnya, tapi kalau ditotal lebih dari seratus juta rupiah. Satu nota saja ada nilainya kalau nggak salah mencapai Rp27 juta," ujar Izul.

Setelah ditanya BPK, pemilik Rumah Makan Bungur Indah ini menegaskan jika Pemkab Kuansing tidak pernah memesan kateringan di tempatnya. Dan nota pembelian itu adalah fiktif, jawab Izul.

Dalam nota itu, kata Izul, cap stempel yang digunakan bagian umum Setda Kuansing nyaris sama dengan cap stempel rumah makan miliknya. Bahkan tanda tangan dirinya juga dipalsukan.

Sekilas Izul melihat di nota pembayaran itu juga ada tanda tangan atas nama Heti. Berdasarkan penelusuran, Heti ini merupakan bendahara di bagian umum Setda Kuansing.

Tak sampai di situ, Izul juga diminta oleh BPK tadi untuk menekan berita acara bahwasanya Pemkab Kuansing tidak benar pernah memesan kateringan sesuai yang tercantum dalam nota pembayaran itu. "Ya, saya dan istri tanda tangan. Kalau kami tak tanda tangan nanti dikirain melindungi. Takutnya nanti timbul masalah baru," tuturnya.

Kabag Umum Akui Tak Pernah Pesan

Sementara itu di salah satu media online, Kabag Umum Setda Kuansing, Saleh mengakui jika instansi tempatnya bekerja tidak pernah memesan barang di Rumah Makan Bungur Indah, Pangean.

"Kita akui, memang tidak ada mengambil barang di sana. Cuma, SPJ tersebut belum disahkan dan masih ada solusi untuk perbaikan," ujar Saleh.

Saleh juga membantah jika SPJ yang telah dibuat pihaknya adalah fiktif. Karena, kata Saleh, pihaknya akan berupaya untuk memperbaikinya sehingga tidak menjadi temuan nantinya oleh BPK.

Kata Saleh, setakad ini BPK belum menyatakan itu sebagai temuan pada LKPD 2017. Karena itu, tidak bisa dikatakan sebagai SPJ fiktif. "Prosesnya masih berjalan. Karena itu, bukan fiktif," sergah Saleh.

Diakuinya, saat ini proses audit oleh BPK masih berlangsung. Dan hasilnya juga belum keluar. "Jadi itu belum bisa dikatakan temuan," ungkapnya.***(dri)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Sarpras, Dua Mantan Pejabat Dispora Riau Diadili
- Satgas Gakkum Karhutla Proses 12 tmTersangka Pembakar Lahan di Riau
- Pemulung di Duri Temukan Jasad Bayi di Tepian Kali
- Hilang Saat ke Sawah, Seorang Nenek Ditemukan Tewas di Semak
- Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar
- Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang
- Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum
- Tanaman Ditebas Tanpa Izin,
Warga Desa Suka Maju Ancam Laporkan Pelaksana Proyek SUTT‎ di Rohul

- Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
- Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri
- Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri
- Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa
- Dapur Hotel Preimere Pekanbaru Terbakar
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya dan Bawa Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com