Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 19 Desember 2018 10:32
Jelang Syarwan Kembalikan Gelar, Ramai Spanduk Kecaman Dua Pimpinan LAM Riau

Selasa, 18 Desember 2018 22:25
Kembalikan Gelar Adat Besok, Syarwan Hamid Anggap LAM Riau Kemaruk

Selasa, 18 Desember 2018 20:04
LAM Nilai Pengembalian Gelar Adat Syarwan Hamid Tak Luar Biasa

Selasa, 18 Desember 2018 19:06
Tinjau Kebun Ubi di Tapung, Sekdaprov Sebut Bisa Jadi Primadona Gantikan Sawit

Selasa, 18 Desember 2018 19:02
‎Pengurus PHRI Rohul Periode 2018-2023 Terbentuk dan Langsung Dikukuhkan

Selasa, 18 Desember 2018 18:42
Minta Aset Disita Sementara, PN Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Setempat Prime Park

Selasa, 18 Desember 2018 18:02
Triwulan III 2018, Ekonomi Riau Tumbuh 2,98 Persen

Selasa, 18 Desember 2018 17:56
Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut,
Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya Dihukum 15 dan 14 bulan


Selasa, 18 Desember 2018 17:50
Tahun Ini, DPRD Kuansing Sahkan Dua Perda

Selasa, 18 Desember 2018 17:45
Sidak, Komisi V DPRD Riau Temukan Banyak TKA di PT Indah Kiat Dapat Fasilitas Mewah

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 April 2018 22:03
Tuntut Keadilan, Ortu Pelaku Narkoba di Mandau, Bengkalis Datangi Propam Polda Riau

Diduga hanya jadi korban, orangtua Jeff (salah seorang terduga penyalahgunaan narkoba di Duri), mencari keadilan ke Propam Polda Riau. Ibunya memohon agar sang putrai dibebaskan karena sakit secara fisik dan mental.

Riauterkini - DURI - Merasa hukum sudah tak adil terhadap anaknya yang sakit jasmani dan rohani tapi tetap ditahan bahkan dipindahkan tanpa pemberitahuan dari sel tahanan Polsek Mandau, Farida (64), ibunda  Jefri Andi, tersangka kasus narkoba  yang ditangkap di jalan Pelita 2 Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Kamis (12/4/18) mendatangi bidang profesi dan pengamanan (Propam) Polda Riau.

Didampingi anak dan cucunya, janda tua ini berharap ada keadilan untuk anaknya yang menderita geger otak pasca tabrakan yang membuat anaknya kritis selama sebulan lebih.

"Ibu datang untuk minta keadilan. Tolonglah anak ibu. Bebaskan dia pak polisi. Dia sakit. Entah bagaimana nasibnya kini. Dia dipindahkan, tapi ibu tak tahu," cerita Faridaa di hadapan piket propam Polda Riau.

Kehadiran ibu tua bersama dua putri dan cucunya ke Propam ini, tak terlepas dari jasa anak angkatnya Hendri yang mempertemukannya dengan advokad Elidanetti SH, MH. Atas bantuan orang-orang yang peduli dengan penderitaan ibu yang kehilangan anak ini, dirinya bisa berangkat dan mengadu ke Propam Polda Riau.

"Ibu tak tahu apa-apa, untuk ke sini pun ibu diantar anak ibu. Ibu hanya ingin Jeff dibebaskan. Dia sakit. Jangan biarkan ditahan. Ibu khawatir dia tak sanggup," ungkapnya sembari berlinang air mata.

Dikatakan Farida, keluargnya tak punya apa-apa untuk meminta keadilan ini. Dirinya dan keluarga hanya berbekal bukti-bukti surat keterangan kritis 1 bulan, rekam medik, rontgen kepala retak sebelah dan dipasangi pen untuk menjelaskan Jefri betul-betul sakit.

"Kami tak punya apa-apa. Tapi masih banyak orang-orang baik yang bantu ibu. Mudah-mudahan anak ibu dibebaskan," tambahnya sambil mengatakan anaknya akan sangat ketakutan jika sudah hujan dan petir karena besi pen yang tertanam di kepala dan kakinya.

Terpisah,  Advokad Elidanetti SH, MH yang mendampingi Farida, Jum'at (14/4/18) menjelaskan, dia bersama  kliennya mencari keadilan dan persamaan hak di mata Hukum. Karena dari 5 tersangka yang ditangkap, hanya 1 yang diajukan rehabilitasi. Sementara  yang benar-benar membutuhkan dalam kondisi sakit malah didzolimi dan dipindahkan ke Bengkalis dengan alasan sel tahanan Polsek Mandau over kapasitas.

"Kita laporkan kasus ini ke Propam agar ada keadilan. Agak terlihat kejanggalan kasus narkoba di Polsek Mandau ini. Yang jelas-jelas sehat diajukan rehab oleh penyidiknya dengan alasan tak terlibat, sementara yang sakit diabaikan. Ada apa ini. Mudah-mudahan ketidakadilan ini bisa diungkap," harap Elida yang juga praktisi hukum di Duri dan juga bergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) di Jakarta.

Ditambahkannya, pihak Propam Polda Riau menerima Ibu Farida dan pihaknya dengan baik. Laporan terkait kasus itu pun sudah disampaikan ke Propam dan Kapolda.

"Alhamdulillah pengaduan kita diterima. Kita diarahkan melengkapi berkas dan setelah lengkap langsung didampingi penyerahan berkas ke Kapolda dan Kabid Propam," jelas Elidanetti mengakhiri. Sebagai informasi, Jeff ditangkap polisi saat melakukan penggerebekan ke rumah yang diduga tengah menggelar pesta narkoba. Sebelumnya, ia berada di rumahnya sendiri. Saat ia keluar rumah untuk membeli rokok dan melintas di depan rumah yang diduga tengah menggelar pesta narkoba, ia dipanggil masuk. Saat itulah polisi menggerebeknya. ***(hen)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Minta Aset Disita Sementara, PN Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Setempat Prime Park
- Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut,
Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya Dihukum 15 dan 14 bulan

- Alami Kecelakaan,
Dua Tersangka Pembawa Narkoba Ditangkap Aparat Polres Kuansing

- Bawa 2 Kilogram Shabu, WN Malaysia Diringkus Polres Rohul
- ‎Kanwil Kemenkumham Riau Belum Ada Rencana Tambah Kamar dan Blok di Lapas Pasirpangaraian
- Polda Riau, Ungkap Sindikat Narkoba di Lapas Klas II Bengkalis
- Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA,
Puluhan Dokter Hadiri Sidang Tiga Rekannya di Pengadilan Tipikor

- Terjerat Perkara Korupsi Pungli Prona,
Kamis Lusa, Hakim Tipikor Adili Mantan Pejabat BPN Inhu

- Tiga Terduga Pencuri Onderdil Alat‎ Berat di Kuari Imau Domom Diserahkan ke Polisi Rohul
- Mobil Dijual Pelaku di Rantau Prapat,
Pencuri Mobil Kijang Warga Rokan Timur Ditangkap Polisi Rohul

- Namanya Disebut Andi Arief dalam Kasus Perusakan Atribut PD, Robin Enggan Menanggapi
- Oknum PPTK Minta Uang Preman,
Mafia Proyek di RSUD Selasih Ungkap Fakta Mengejutkan

- 14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditemukan di Kuari
- Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan
- Tunda Lapor Polisi, Kapitra Justru Tantang Kader PD Mubahalah
- Investigasi PD, Perusak Baleho dan Bendera Pengurus Partai
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com