Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Maret 2019 17:58
Diguyur Hujan, Karhutla di Bengkalis Nyaris Padam Total

Kamis, 21 Maret 2019 17:55
Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul

Kamis, 21 Maret 2019 17:01
Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi

Kamis, 21 Maret 2019 16:23
Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'

Kamis, 21 Maret 2019 16:20
BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat

Kamis, 21 Maret 2019 15:46
Usulan Perampingan OPD, BP2D Nilai Tidak Begitu Penting

Kamis, 21 Maret 2019 15:38
Peringati HPSN DLH,
Bupati Kuansing Serta Seluruh OPD Komitmen Gunakan Pemakaian Tombler


Kamis, 21 Maret 2019 15:22
Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel

Kamis, 21 Maret 2019 15:20
Bhakti Kesehatan di Tambang, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan

Kamis, 21 Maret 2019 15:17
Rampingkan OPD, Gubri Minta Dukungan DPRD

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 April 2018 20:20
Bidan Tampar Dokter,
RSUD Indrasari Inhu Tetap Tempuh Jalur Hukum


Proses hukum kasus penamparan dokter oleh seorang bidan yang terjadi di Inhu beberapa waktu lalu, ternyata terus berlanjut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangannya.

Riauterkini-RENGAT-Sempat luput dari perhatian, ternyata kasus bidan tampar dokter yang sempat menghebohkan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih terus berlanjut di jalur hukum. Bahkan, pasca laporan yang dilakukan pihak RSUD Indrasari Inhu dan IDI Inhu, sejumlah saksi sudah di panggil dan dimintai keterangan di Polsek Rengat Barat.

Masih tetap ditempuhnya jalur hukum, untuk penyelesaian kasus bidan M yang diduga menampar seorang dokter yang bertugas di RSUD Indrasari Inhu berinisial NP pada Selasa (27/3/18) bertempat di ruang UGD RSUD Indrasari Inhu, disampaikan Riswidiantoro KTU RSUD Indrasari Inhu kepada riauterkinicom melalalui selulernya Ahad (15/4/18).

"Masih, masih tetap berlanjut dan tetap ditempuh jalur hukum untuk penyelesaianya. Bahkan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan dan di BAP setelah laporan resmi yang dilakukan RSUD Indrasari dan IDI Inhu," tegasnya.

Diungkapkan Riswidiantoro, pihaknya masih menunggu proses selanjutnya dari pihak Polsek Rengat Barat, sebab secara mekanisme pihak RSUD Indrasari Inhu telah melaporkan secara resmi pada Polsek Rengat Barat. Berlanjut tidaknya kasus ini tergantung Polsek Rengat Barat.

"Hingga saat ini belum ada perdamaian terkait laporan yang telah dilakukan RSUD Indrasari dan IDI Inhu. Kami juga masih menunggu tindak lanjut dari laporan yang telah kami lakukan," ungkapnya.

Sementara itu dihubungi terpisah Kapolsek Rengat Barat Kompol Suryadi melalui selulernya mengatakan, laporan RSUD Indrasari Inhu terkait dugaan penamparan yang dilakukan bidan M terhadap seorang dokter yang bertugas di RSUD Indrasari Inhu berinisial NP pada Selasa (27/3/18) bertempat di ruang UGD RSUD Indrasari Inhu, masih dalam proses dan tidak menutup kemungkinan untuk memediasi kedua belah pihak.

"Masih tetap proses dan siap memediasi kedua belah pihak, baik terlapor maupun korban. Namun karena terlapor masih melaksanakan tugas dinas dari instansinya di Lampung, proses ini sedikit tertunda. Pada prinsipnya proses ini tetap berjalan," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, bidan M yang merupakan bidan senior dari Puskesmas Sipayung yang saat ini bertugas di Dinas Kesehatan Inhu harus berurusan dengan polisi, setelah IDI Inhu dan RSUD Indrasari Inhu melaporkanya akibat perbuatan tidak menyenangkan dan mencederai profesi dokter yang dilakukanya. Kepada seorang dokter berinisial NP yang tengah bertugas jaga dan pelayanan di UGD RSUD Indrasari Inhu pada Selasa (27/3/18). *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya Pakai Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM
- Dua Kali Mangkir, Jaksa Tunggu Perintah Hakim Panggil Wabup Bengkalis
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan
- Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan
- 7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan
- Curi Besi Tower Sutet, Dua Pemuda Desa Koto Perambahan Kampar Diamankan Polisi
- Kepala SMPN 5 Mandau, OTT Pungli Seragam Sekolah Dituntut Lima Tahun Penjara.
- Asik Main Judi Leng, 5 Pekerja PT. Torganda Rantau Kasai Diringkus Polisi Rohul
- Tabrakan di Pelalawan, Ketua KPU Inhil Alami Patah Kaki
- Frustasi Dilarang Ikut Ujian Pemicu Siswa Pukul Kepsek di Inhu
- Wanita Pengedar Sabu di Gunung Sahilan, Kampar Ditangkap Piolisi
- Seorang Kepala Sekolah di Inhu Dianiaya Muridnya Sendiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com