Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 14:32
PT. CPI Luncurkan Program Pengembangan Keterampilan Tenaga Kerja

Rabu, 12 Desember 2018 14:18
Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi

Rabu, 12 Desember 2018 13:45
Tim Advance Sisir Lokasi Kunjungan,
Gubri: Setelah Aceh, Presiden Baru Kunjungi Riau


Rabu, 12 Desember 2018 13:34
MUI Riau Apresiasi Langkah BRK yang Ingin Konversi ke Syariah

Rabu, 12 Desember 2018 13:29
Pencarian Bocah Perempuan Diduga Tenggelam di Sungai Batang Lubuh Rohul Dihentikan

Rabu, 12 Desember 2018 12:55
Reses Tuntas, Gedung DPRD Riau Masih Sepi-senyap

Rabu, 12 Desember 2018 12:47
Banjir di Pelalawan Putuskan Jalan Pangkalan Kerinci-Langgam

Rabu, 12 Desember 2018 12:43
Gubri Lepas Pawai Taaruf, Pemprov Siapkan Bonus Pemenang MTQ Riau ke-37

Rabu, 12 Desember 2018 11:29
Pilkades Gelombang Dua di 51 Desa di Rohul Aman dan Lancar

Rabu, 12 Desember 2018 10:29
Pemkab Kuansing Bantu 30 Ton Beras pada Korban Banjir

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 12:58
Pembobol ATM Bermodius Ganjal dengan Korek Api Dihukum 4 Tahun Penjara

Terdakwa pembobol ATM Bank Mandiri dengan modus mengganjal dengan korep api dinyatakan bersalah. Hakim PN Pekanbaru menvonisnya hukuman 4 tahun penjara.

Riauterkini- PEKANBARU-Aksi Dicki Wahyudi, membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri, dengan menggunakan lidi korek api. Akhirnya mengantarkan Dicki menghuni sel panjara selama 4 tahun.

Kendati hukuman terdakwa Dicki dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. lebih ringan dari tuntutan jaksa. Perbuatan Dicki terbukti secara sah melakukan tindak pidana sesuai Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (Curat)

. Usai sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukatmini SH mengatakan, bahwa terdakwa Dicki telah dijatuhi hukuman (vonis) pidana penjara selama 4 tahun.

" Berdasarkan putusan majelis hakim yang diketuai Martin Ginting pada Kamis kemarin. Dicki dihukum selama empat tahun penjara," kata Sukatmini, kepada riauterkini.com Senin (16/4/18) siang.

Sebelumnya, Sukatmini menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 6 tahun. Atas perbuatannya yang telah membuat korban rugi ratusan juta. Dimana aksi pembobolan kartu ATM ini dilakukan terdakwa pada Oktober 2017 lalu, saat korban Syamsul Bahri (53) gagal melakukan penarikan uang di ATM. Dimana pada Selasa (10/10/2017) itu sekitar pukul 21.45 WIB, korban hendak melakukan transfer di ATM Mandiri di RS Eria Bunda, Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru.

Namun saat itu gagal karena kartu ATM-nya tak bisa masuk. Kemudian datang terdakwa yang pura-pura menolong korban dengan cara meminta korban menekan PIN ATM serta nominal uang yang akan ditrasfer lalu menekan tombol OK. Transaksi gagal dan yang keluar adalah kertas kosong. Saat hendak bertanya lagi, pria tak dikenal tersebut sudah menghilang.

Korban lantas mencoba mentransfer di ATM Mandiri di UIN Suska, namun lagi-lagi gagal. Tak lama masuk SMS Banking yang memberitahukan bahwa telah terjadi pen-debet-an di rekeningnya. Merasa menjadi korban kejahatan, Syamsul segera melapor ke polisi.

Terdakwa berhasil dibekuk polisi pada Sabtu 2 Desember 2017 sekitar pukul 3.00 WIB dini hari, di Hotel Cititel, Jalan Sisingamaharaja, Pekanbaru.

Kepada polisi, Dicki mengakui telah menguras uang di ATM milik korbannya, Samsul Bahri sebesar Rp 73 juta. Joko Triongko sebesar Rp 49 juta dan uang milik korban Lavita Nova Rp 15 juta.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com