Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Maret 2019 17:58
Diguyur Hujan, Karhutla di Bengkalis Nyaris Padam Total

Kamis, 21 Maret 2019 17:55
Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul

Kamis, 21 Maret 2019 17:01
Apresiasi Keberadaan PT RAPP, Bupati Siak Ajak Warganya Dukung Keberadaan Investasi

Kamis, 21 Maret 2019 16:23
Titik Api Kembali Muncul, Dewan Nilai Pemprov Riau Sedang 'Terlena'

Kamis, 21 Maret 2019 16:20
BAZNas Bengkalis Hingga 'Curuk Kampung' Ajak Warga Berzakat

Kamis, 21 Maret 2019 15:46
Usulan Perampingan OPD, BP2D Nilai Tidak Begitu Penting

Kamis, 21 Maret 2019 15:38
Peringati HPSN DLH,
Bupati Kuansing Serta Seluruh OPD Komitmen Gunakan Pemakaian Tombler


Kamis, 21 Maret 2019 15:22
Tak Miliki IMB dan Sertifikat Halal, RM Saoenk Kito Pekanbaru Disegel

Kamis, 21 Maret 2019 15:20
Bhakti Kesehatan di Tambang, Wagubri Ajak Masyarakat Jaga Kekompakan

Kamis, 21 Maret 2019 15:17
Rampingkan OPD, Gubri Minta Dukungan DPRD

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 12:58
Pembobol ATM Bermodius Ganjal dengan Korek Api Dihukum 4 Tahun Penjara

Terdakwa pembobol ATM Bank Mandiri dengan modus mengganjal dengan korep api dinyatakan bersalah. Hakim PN Pekanbaru menvonisnya hukuman 4 tahun penjara.

Riauterkini- PEKANBARU-Aksi Dicki Wahyudi, membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri, dengan menggunakan lidi korek api. Akhirnya mengantarkan Dicki menghuni sel panjara selama 4 tahun.

Kendati hukuman terdakwa Dicki dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. lebih ringan dari tuntutan jaksa. Perbuatan Dicki terbukti secara sah melakukan tindak pidana sesuai Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (Curat)

. Usai sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukatmini SH mengatakan, bahwa terdakwa Dicki telah dijatuhi hukuman (vonis) pidana penjara selama 4 tahun.

" Berdasarkan putusan majelis hakim yang diketuai Martin Ginting pada Kamis kemarin. Dicki dihukum selama empat tahun penjara," kata Sukatmini, kepada riauterkini.com Senin (16/4/18) siang.

Sebelumnya, Sukatmini menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 6 tahun. Atas perbuatannya yang telah membuat korban rugi ratusan juta. Dimana aksi pembobolan kartu ATM ini dilakukan terdakwa pada Oktober 2017 lalu, saat korban Syamsul Bahri (53) gagal melakukan penarikan uang di ATM. Dimana pada Selasa (10/10/2017) itu sekitar pukul 21.45 WIB, korban hendak melakukan transfer di ATM Mandiri di RS Eria Bunda, Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru.

Namun saat itu gagal karena kartu ATM-nya tak bisa masuk. Kemudian datang terdakwa yang pura-pura menolong korban dengan cara meminta korban menekan PIN ATM serta nominal uang yang akan ditrasfer lalu menekan tombol OK. Transaksi gagal dan yang keluar adalah kertas kosong. Saat hendak bertanya lagi, pria tak dikenal tersebut sudah menghilang.

Korban lantas mencoba mentransfer di ATM Mandiri di UIN Suska, namun lagi-lagi gagal. Tak lama masuk SMS Banking yang memberitahukan bahwa telah terjadi pen-debet-an di rekeningnya. Merasa menjadi korban kejahatan, Syamsul segera melapor ke polisi.

Terdakwa berhasil dibekuk polisi pada Sabtu 2 Desember 2017 sekitar pukul 3.00 WIB dini hari, di Hotel Cititel, Jalan Sisingamaharaja, Pekanbaru.

Kepada polisi, Dicki mengakui telah menguras uang di ATM milik korbannya, Samsul Bahri sebesar Rp 73 juta. Joko Triongko sebesar Rp 49 juta dan uang milik korban Lavita Nova Rp 15 juta.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya Pakai Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM
- Dua Kali Mangkir, Jaksa Tunggu Perintah Hakim Panggil Wabup Bengkalis
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan
- Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan
- 7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan
- Curi Besi Tower Sutet, Dua Pemuda Desa Koto Perambahan Kampar Diamankan Polisi
- Kepala SMPN 5 Mandau, OTT Pungli Seragam Sekolah Dituntut Lima Tahun Penjara.
- Asik Main Judi Leng, 5 Pekerja PT. Torganda Rantau Kasai Diringkus Polisi Rohul
- Tabrakan di Pelalawan, Ketua KPU Inhil Alami Patah Kaki
- Frustasi Dilarang Ikut Ujian Pemicu Siswa Pukul Kepsek di Inhu
- Wanita Pengedar Sabu di Gunung Sahilan, Kampar Ditangkap Piolisi
- Seorang Kepala Sekolah di Inhu Dianiaya Muridnya Sendiri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com