Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 Oktober 2018 21:18
Diduga Dibunuh, Seorang IRT di Rohul Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Senin, 22 Oktober 2018 20:37
KPK Kumpulkan Lima Kabapenda di Bank Riau Kepri

Senin, 22 Oktober 2018 20:32
Masih Normal, Transaksi Hari Pertama Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Rp8,6 Miliar

Senin, 22 Oktober 2018 20:16
DPRD Kuansing Tinjau Lahan Pertanian Pemkab di Sentajo

Senin, 22 Oktober 2018 20:12
Alfisnardo Terpilih Ketua PWI Bengkalis Periode 2018-2021

Senin, 22 Oktober 2018 19:16
Kejati Sepakat Back Up Pemprov Riau Kawal Kasus Lahan Unri

Senin, 22 Oktober 2018 18:54
Diterjang Badai, Seorang Warga Hilang di Perairan Sungai Pakning, Bengkalis

Senin, 22 Oktober 2018 18:06
‎Bupati Rohul Lantik dan Kukuhkan 68 Pejabat Eselon II, Eselon III, Eselon IV dan Kepsek

Senin, 22 Oktober 2018 18:00
EKK, Camat Mandau Paparkan Mutu Pelayanan Publik di Kota Minyak Duri

Senin, 22 Oktober 2018 17:40
Melalui Pidato Menteri Bupati Mursini Sampaikan 3 Langka Strategis Koperasi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 12:58
Pembobol ATM Bermodius Ganjal dengan Korek Api Dihukum 4 Tahun Penjara

Terdakwa pembobol ATM Bank Mandiri dengan modus mengganjal dengan korep api dinyatakan bersalah. Hakim PN Pekanbaru menvonisnya hukuman 4 tahun penjara.

Riauterkini- PEKANBARU-Aksi Dicki Wahyudi, membobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri, dengan menggunakan lidi korek api. Akhirnya mengantarkan Dicki menghuni sel panjara selama 4 tahun.

Kendati hukuman terdakwa Dicki dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. lebih ringan dari tuntutan jaksa. Perbuatan Dicki terbukti secara sah melakukan tindak pidana sesuai Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP tentang pencurian dan pemberatan (Curat)

. Usai sidang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sukatmini SH mengatakan, bahwa terdakwa Dicki telah dijatuhi hukuman (vonis) pidana penjara selama 4 tahun.

" Berdasarkan putusan majelis hakim yang diketuai Martin Ginting pada Kamis kemarin. Dicki dihukum selama empat tahun penjara," kata Sukatmini, kepada riauterkini.com Senin (16/4/18) siang.

Sebelumnya, Sukatmini menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara selama 6 tahun. Atas perbuatannya yang telah membuat korban rugi ratusan juta. Dimana aksi pembobolan kartu ATM ini dilakukan terdakwa pada Oktober 2017 lalu, saat korban Syamsul Bahri (53) gagal melakukan penarikan uang di ATM. Dimana pada Selasa (10/10/2017) itu sekitar pukul 21.45 WIB, korban hendak melakukan transfer di ATM Mandiri di RS Eria Bunda, Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru.

Namun saat itu gagal karena kartu ATM-nya tak bisa masuk. Kemudian datang terdakwa yang pura-pura menolong korban dengan cara meminta korban menekan PIN ATM serta nominal uang yang akan ditrasfer lalu menekan tombol OK. Transaksi gagal dan yang keluar adalah kertas kosong. Saat hendak bertanya lagi, pria tak dikenal tersebut sudah menghilang.

Korban lantas mencoba mentransfer di ATM Mandiri di UIN Suska, namun lagi-lagi gagal. Tak lama masuk SMS Banking yang memberitahukan bahwa telah terjadi pen-debet-an di rekeningnya. Merasa menjadi korban kejahatan, Syamsul segera melapor ke polisi.

Terdakwa berhasil dibekuk polisi pada Sabtu 2 Desember 2017 sekitar pukul 3.00 WIB dini hari, di Hotel Cititel, Jalan Sisingamaharaja, Pekanbaru.

Kepada polisi, Dicki mengakui telah menguras uang di ATM milik korbannya, Samsul Bahri sebesar Rp 73 juta. Joko Triongko sebesar Rp 49 juta dan uang milik korban Lavita Nova Rp 15 juta.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diterjang Badai, Seorang Warga Hilang di Perairan Sungai Pakning, Bengkalis
- 70-an Dokumen Disita, Tim Khusus Kejari Geledah Kantor Dishub Bengkalis
- Begini Isi Surat IRT di Bonai Darussalam untuk Suami Sebelum Gantung Diri
- Hilang Sepulang Beli Minyak, Jasad Warga Bukitbatu, Bengkalis Terus Dicari
- Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan
- Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh

- Diduga Cabuli Anak Tiri,‎
Petani di Desa Suka Maju Dilaporkan Istri ke Polsek Tambusai

- Warga Teluk Pinang, Inhil Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa
- Warga Siak Kecil,Bengkalis Kembali Dihebohkan Bayi Dibuang
- Hilang Kendali Saat Ngebut, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Tergilas Truk
- Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Transmisi Inhil
- Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim
- Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing
- Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 
- Kembali Diperiksa sebagai Saksi, Wabup Bengkalis Datangi Ditreskrimsus Polda Riau
- Pejabat Kuansing Diingatkan Soal Pidana untuk penyimpangan APBD
- Kebakaran Dua Rumah di Meredan, Pekanbaru Tewaskan Seorang Warga
- Komnas HAM.Datanggi Pemkab Kuansing Bahas Persoalan Tambang Emas Ilegal
- Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Kuansing Gelar Razia Cipta Kondisi
- Terungkap Dipersidangan, Oknum Polisi Penganiaya Pacar Hingga Patah Rahang Tak Ditahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com