Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Pebruari 2019 07:18
Jaringan Pulih, Pelayanan Pembuatan KTP El di Kuansing Pulih

Senin, 18 Pebruari 2019 21:32
Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan

Senin, 18 Pebruari 2019 21:04
KPU Riau Gelar Pleno DPTb

Senin, 18 Pebruari 2019 20:13
Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari

Senin, 18 Pebruari 2019 19:34
SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati

Senin, 18 Pebruari 2019 19:31
Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK

Senin, 18 Pebruari 2019 18:19
Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga

Senin, 18 Pebruari 2019 18:16
Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat

Senin, 18 Pebruari 2019 18:10
Pacu Jalur Tak Masuk Kalender Pariwisata, Kader PPP Kritik Pemkab Jangan Hanya Sekedar Kunker

Senin, 18 Pebruari 2019 17:53
Hasil RDP DPRD Rohul, Kendaraan Berat Dilarang Melintas Saat Jam Belajar Sebelum Kurangi Tonase

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 16:03
Polisi Segera Limpahkan Berkas Tersangka Pencuri 156 Lempengan Baja Tower PLN di Siak Hulu

Ratusan batang tower SUTTmilik Perusahaan Listrik Negara (PLN) dicuri. Polisi segera limpahkan berkas tersangka pencuri.

Riauterkini-PEKANBARU - Ratusan batang member tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berada di Jalan Lintas Timur, Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu hilang dicuri.  

Member tower sendiri merupakan besi galvanis yang berfungsi sebagai penyangga atau penopang tower transmisi. 

Kepolisian Sektor Siak Hulu mengatakan, berdasarkan laporan dari pihak PLN, jumlah besi member tower yang hilang sebanyak 156 batang.  

Akibat peristiwa pencurian batang besi penyangga tower itu, PLN diperkirakan mengalami kerugian puluhan juta rupiah. 

Peristiwa pencurian ini sendiri terjadi pada Rabu (28/2) lalu. Adapun yang mengetahui adanya dugaan aksi pencurian adalah petugas ground patrol. 

Atas kejadian ini, pihak PLN lantas melapor ke Mapolsek Siak Hulu keesokan harinya, Kamis (1/3/18). 

Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi, membenarkan perihal adanya peristiwa pencurian tersebut. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan dan sudah berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pencurian.  

"Kasus ini masih dalam pengusutan dan pengembangan lebih lanjut," ujarnya, Minggu (15/4/18). 

Dalam waktu dekat, kata Kapolsek Siak Hulu, pihaknya segera melimpahkan perkara ini ke Kejaksaan. 

Sementara itu, Syamsul Ahwan selaku Manajer Transmisi dan Gardu Induk Teluk Lembu saat dikonfirmasi menuturkan, tower transmisi tersebut pada dasarnya memiliki peranan penting dalam pendistribusian arus listrik. 

"Tower transmisi ini menghubungkan listrik tegangan tinggi 150 kilovolt dari Gardu Induk Pasir Putih ke Gardu Induk Pangkalan Kerinci," ujar dia. 

Syamsul membeberkan, secara sistem kelistrikan, nilai kerugian akan sangat besar jika sampai tower ini roboh akibat hilangnya besi-besi penyangga atau penopang tersebut.  

"Apalagi jika sampai terjadi pemadaman total sistem di Riau. Belum lagi waktu yang cukup lama untuk mendirikan kembali tower tersebut. Mengingat material harus di adakan terlebih dahulu," ucap dia. 

Tingginya risiko akibat pencurian elemen tower tersebut, kata Syamsul, membuat pihaknya  akan total  menyikapi dan menangani perkara tersebut. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri terkait peristiwa ini mengatakan, sudah seharusnya masyarakat saling bekerjasama menjaga keamanan lingkungan. 

"Apalagi yang sifatnya untuk kepentingan umum kan (seperti keberadaan tower listrik). Harus sama-sama kita jaga," ujar dia. 

Ditambahkan Ahmad Fikri, banyak cara yang dapat dilakukan masyarakat. Salah satunya adalah mengaktifkan sistem pos keamanan keliling (pos kamling) melalui ronda malam.  

"Jadi tidak hanya pencurian saja. Hal yang lain-lain juga mesti diantisipasi. Narkoba misalnya," tutup dia. 

Ahmad Fikri juga meminta, agar polisi segera menuntaskan perkara pencurian tersebut. "Segera saja perkara ini dilimpahkan ke Kejaksaan dan Pengadilan. Supaya ketetapan hukum terhadap tersangka menjadi jelas. Serta memberikan efek jera kepada pihak - pihak yang memiliki niat serupa, " katanya.* (H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com