Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 13:37
Satu Periode Pemimpin Siak, Ini Keberhasilan Pendidikan yang Sudah Dilakukan Syamsuar

Sabtu, 21 April 2018 13:31
PT Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pengobatan Gratis di Dumai

Sabtu, 21 April 2018 12:15
Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika

Sabtu, 21 April 2018 12:12
Demi Jaga Harga Diri, Dua Pengurus DPD NasDem Pekanbaru Mengundurkan Diri

Sabtu, 21 April 2018 12:08
Petugas Peringatan Hari Kartini di Polres Inhil Dilaksanakan Polisi dan ASN Wanita

Sabtu, 21 April 2018 11:50
Dikunjungi LE, Fauzi Kadir Sebut Riau Perlu Pemimpin Muda

Sabtu, 21 April 2018 07:20
Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku

Sabtu, 21 April 2018 07:17
Dunia Pendidikan Riau Tambah Maju, Warga Perumahan Sidomulyo Pilih Nomor 4

Sabtu, 21 April 2018 04:57
Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau

Jum’at, 20 April 2018 23:10
Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 16:03
Polisi Segera Limpahkan Berkas Tersangka Pencuri 156 Lempengan Baja Tower PLN di Siak Hulu

Ratusan batang tower SUTTmilik Perusahaan Listrik Negara (PLN) dicuri. Polisi segera limpahkan berkas tersangka pencuri.

Riauterkini-PEKANBARU - Ratusan batang member tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV milik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang berada di Jalan Lintas Timur, Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu hilang dicuri.  

Member tower sendiri merupakan besi galvanis yang berfungsi sebagai penyangga atau penopang tower transmisi. 

Kepolisian Sektor Siak Hulu mengatakan, berdasarkan laporan dari pihak PLN, jumlah besi member tower yang hilang sebanyak 156 batang.  

Akibat peristiwa pencurian batang besi penyangga tower itu, PLN diperkirakan mengalami kerugian puluhan juta rupiah. 

Peristiwa pencurian ini sendiri terjadi pada Rabu (28/2) lalu. Adapun yang mengetahui adanya dugaan aksi pencurian adalah petugas ground patrol. 

Atas kejadian ini, pihak PLN lantas melapor ke Mapolsek Siak Hulu keesokan harinya, Kamis (1/3/18). 

Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi, membenarkan perihal adanya peristiwa pencurian tersebut. Pihaknya juga telah melakukan penyelidikan dan sudah berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pencurian.  

"Kasus ini masih dalam pengusutan dan pengembangan lebih lanjut," ujarnya, Minggu (15/4/18). 

Dalam waktu dekat, kata Kapolsek Siak Hulu, pihaknya segera melimpahkan perkara ini ke Kejaksaan. 

Sementara itu, Syamsul Ahwan selaku Manajer Transmisi dan Gardu Induk Teluk Lembu saat dikonfirmasi menuturkan, tower transmisi tersebut pada dasarnya memiliki peranan penting dalam pendistribusian arus listrik. 

"Tower transmisi ini menghubungkan listrik tegangan tinggi 150 kilovolt dari Gardu Induk Pasir Putih ke Gardu Induk Pangkalan Kerinci," ujar dia. 

Syamsul membeberkan, secara sistem kelistrikan, nilai kerugian akan sangat besar jika sampai tower ini roboh akibat hilangnya besi-besi penyangga atau penopang tersebut.  

"Apalagi jika sampai terjadi pemadaman total sistem di Riau. Belum lagi waktu yang cukup lama untuk mendirikan kembali tower tersebut. Mengingat material harus di adakan terlebih dahulu," ucap dia. 

Tingginya risiko akibat pencurian elemen tower tersebut, kata Syamsul, membuat pihaknya  akan total  menyikapi dan menangani perkara tersebut. 

Sementara itu, Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri terkait peristiwa ini mengatakan, sudah seharusnya masyarakat saling bekerjasama menjaga keamanan lingkungan. 

"Apalagi yang sifatnya untuk kepentingan umum kan (seperti keberadaan tower listrik). Harus sama-sama kita jaga," ujar dia. 

Ditambahkan Ahmad Fikri, banyak cara yang dapat dilakukan masyarakat. Salah satunya adalah mengaktifkan sistem pos keamanan keliling (pos kamling) melalui ronda malam.  

"Jadi tidak hanya pencurian saja. Hal yang lain-lain juga mesti diantisipasi. Narkoba misalnya," tutup dia. 

Ahmad Fikri juga meminta, agar polisi segera menuntaskan perkara pencurian tersebut. "Segera saja perkara ini dilimpahkan ke Kejaksaan dan Pengadilan. Supaya ketetapan hukum terhadap tersangka menjadi jelas. Serta memberikan efek jera kepada pihak - pihak yang memiliki niat serupa, " katanya.* (H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.166.196
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com