Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 13:37
Satu Periode Pemimpin Siak, Ini Keberhasilan Pendidikan yang Sudah Dilakukan Syamsuar

Sabtu, 21 April 2018 13:31
PT Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pengobatan Gratis di Dumai

Sabtu, 21 April 2018 12:15
Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika

Sabtu, 21 April 2018 12:12
Demi Jaga Harga Diri, Dua Pengurus DPD NasDem Pekanbaru Mengundurkan Diri

Sabtu, 21 April 2018 12:08
Petugas Peringatan Hari Kartini di Polres Inhil Dilaksanakan Polisi dan ASN Wanita

Sabtu, 21 April 2018 11:50
Dikunjungi LE, Fauzi Kadir Sebut Riau Perlu Pemimpin Muda

Sabtu, 21 April 2018 07:20
Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku

Sabtu, 21 April 2018 07:17
Dunia Pendidikan Riau Tambah Maju, Warga Perumahan Sidomulyo Pilih Nomor 4

Sabtu, 21 April 2018 04:57
Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau

Jum’at, 20 April 2018 23:10
Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 18:52
Jaksa Nyatakan Banding, Pembunuhan Pacar Hamil Divonis Hukuman Seumur Hidup

JPU Kejari Pekanbaru tidak terima dengan vonis hukuman seumur hidup yang dijatuhkan bagi pembunuh pacar sedang hamil. Jaksanyatakan banding ketingkat pengadilan tinggi.

Riauterkini-PEKANBARU -Tak puas atas vonis hukuman seumur hidup yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, terhadap Supriyadi (27), pelaku oembunuhan pacarnya Ema Desrita (21) yang tengah hamil 5 bulan, dengan cara dibakar.

Jaksa Penuntut Umun (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, yang sebelumnya menuntut hukuman mati Supriyadi. Akhirnya menyatakan banding ketingkat pengadilan tinggi.

Pernyataan banding tersebut disampaikan jaksa penuntut, setelah pikir pikir.selama satu pekan.

" Kita menyatakan banding atas vonis seumur hidup Supriyadi," ungkap JPU Erik R SH, kepada riauterkini.com, Senin (16/4/18) sore.

Pernyataan banding ini sudah kita ajukan kebagian pidana umum, pekan kemarin," tutur Erik.

Sebelumnya, majelis hakim PN Pekanbaru yang diketuai Bambang Myanto SH. Menjatuhkan hukuman pidana penjara seumur hidup kepada Supriyadi.

Hukuman Supriyadi, warga Jalan Kurnia, Kecamatan Rumbai Pesisir itu lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menuntut terdakwa dengan tuntutan hukuman mati.

Seperti diketahui, pada Rabu tangall 16 Agustus 2017 sore sekitar pukul 16.00 WIB. Warga Jalan Yos Sudarso, Rumbai heboh atas penemuan mayat dalam.keadaan hangus terbakar.

Posisi mayat dalam keadaan tertelungkup itu, diketahui bernama Ema Desrita yang tengah hamil 5 bulan.

Delapan jam berselang, hasil penyelidikan polisi. Pelakupun berhasil diringkus dirumahnya.

Pengakuan terdakwa kepihak kepolisian waktu itu. Ia nekat menghabisi nyawa kekasihnya lantaran korban hamil. Bahkan kandungannya diperkirakan sudah 23 minggu. Karena belum sanggup bertanggung jawab, pelaku akhirnya membunuh Ema dengan cara mencekiknya menggunakan jilbab dan tangannya sendiri, lalu membakar tubuh korban.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.166.196
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com