Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Desember 2018 21:37
Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda

Selasa, 11 Desember 2018 20:03
Pilkades Serentak di Meranti Direncanakan pada Mei - Juni 2019

Selasa, 11 Desember 2018 20:00
Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam

Selasa, 11 Desember 2018 19:24
Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara

Selasa, 11 Desember 2018 19:16
‎Masyarakat Diimbau Untuk Waspada, Banjir di Bantaran Sungai Kampar Pelalawan Berpotensi Lebih Satu Bulan

Selasa, 11 Desember 2018 17:54
DLH Kuansing Serahkan Sebanyak 247 Kartu BPJS Kepada PHL

Selasa, 11 Desember 2018 17:47
‎36 Pejabat Pemkab Rohul Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Selasa, 11 Desember 2018 17:29
Diterima Gubri, Presiden Serahkan DIPA Riau Sebesar Rp26,9 triliun

Selasa, 11 Desember 2018 17:26
Dilantik sebagai Gubri Definitif, Wan Thamrin Hasyim Diharapkan Bisa Bekerja Maksimal

Selasa, 11 Desember 2018 16:54
Puluhan 'Pelayan' di Bengkalis Ikuti Sosialisasi UU KIP

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 18:52
Jaksa Nyatakan Banding, Pembunuhan Pacar Hamil Divonis Hukuman Seumur Hidup

JPU Kejari Pekanbaru tidak terima dengan vonis hukuman seumur hidup yang dijatuhkan bagi pembunuh pacar sedang hamil. Jaksanyatakan banding ketingkat pengadilan tinggi.

Riauterkini-PEKANBARU -Tak puas atas vonis hukuman seumur hidup yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, terhadap Supriyadi (27), pelaku oembunuhan pacarnya Ema Desrita (21) yang tengah hamil 5 bulan, dengan cara dibakar.

Jaksa Penuntut Umun (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, yang sebelumnya menuntut hukuman mati Supriyadi. Akhirnya menyatakan banding ketingkat pengadilan tinggi.

Pernyataan banding tersebut disampaikan jaksa penuntut, setelah pikir pikir.selama satu pekan.

" Kita menyatakan banding atas vonis seumur hidup Supriyadi," ungkap JPU Erik R SH, kepada riauterkini.com, Senin (16/4/18) sore.

Pernyataan banding ini sudah kita ajukan kebagian pidana umum, pekan kemarin," tutur Erik.

Sebelumnya, majelis hakim PN Pekanbaru yang diketuai Bambang Myanto SH. Menjatuhkan hukuman pidana penjara seumur hidup kepada Supriyadi.

Hukuman Supriyadi, warga Jalan Kurnia, Kecamatan Rumbai Pesisir itu lebih ringan dari tuntutan jaksa, yang menuntut terdakwa dengan tuntutan hukuman mati.

Seperti diketahui, pada Rabu tangall 16 Agustus 2017 sore sekitar pukul 16.00 WIB. Warga Jalan Yos Sudarso, Rumbai heboh atas penemuan mayat dalam.keadaan hangus terbakar.

Posisi mayat dalam keadaan tertelungkup itu, diketahui bernama Ema Desrita yang tengah hamil 5 bulan.

Delapan jam berselang, hasil penyelidikan polisi. Pelakupun berhasil diringkus dirumahnya.

Pengakuan terdakwa kepihak kepolisian waktu itu. Ia nekat menghabisi nyawa kekasihnya lantaran korban hamil. Bahkan kandungannya diperkirakan sudah 23 minggu. Karena belum sanggup bertanggung jawab, pelaku akhirnya membunuh Ema dengan cara mencekiknya menggunakan jilbab dan tangannya sendiri, lalu membakar tubuh korban.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com