Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 21 April 2018 13:37
Satu Periode Pemimpin Siak, Ini Keberhasilan Pendidikan yang Sudah Dilakukan Syamsuar

Sabtu, 21 April 2018 13:31
PT Nagamas Palmoil Lestari Gelar Pengobatan Gratis di Dumai

Sabtu, 21 April 2018 12:15
Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika

Sabtu, 21 April 2018 12:12
Demi Jaga Harga Diri, Dua Pengurus DPD NasDem Pekanbaru Mengundurkan Diri

Sabtu, 21 April 2018 12:08
Petugas Peringatan Hari Kartini di Polres Inhil Dilaksanakan Polisi dan ASN Wanita

Sabtu, 21 April 2018 11:50
Dikunjungi LE, Fauzi Kadir Sebut Riau Perlu Pemimpin Muda

Sabtu, 21 April 2018 07:20
Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku

Sabtu, 21 April 2018 07:17
Dunia Pendidikan Riau Tambah Maju, Warga Perumahan Sidomulyo Pilih Nomor 4

Sabtu, 21 April 2018 04:57
Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau

Jum’at, 20 April 2018 23:10
Rasionalisasi APBD Rp1,35 T, Berikut Penjelasan Bupati Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 18:58
Pria Gaek di Kuansing Cabuli Sembilan Bocah

Seorang petani setengah abat di Kuansing harus beurusan dengan polisi. Pelaku dilaporkan diduga melakukan pencabulan terhadap sembilan bocah.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Entah setan apa yang merasuki pria gaek asal Kuansing yang satu ini. Pria Marwilis (57) asal Desa Bandar Alai Kari, Kecamatan Kuantan Tengah ini tega tega mencabuli bocah yang masih dibawah umur. Tak tanggung tanggung, pria yang bekerja sebagai petani ini diduga mencabuli sembilan bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar.

Berdasarkan Laporan Polisi no : LP / 11 / IV / 2018 / Sek KT, menyebutkan telah terjadi tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur yang terjadi pada Bulan Maret 2018 lalu sekitar Pukul 13.00 Wib.

Adapun kesembilan korban itu yakni, M J K (9 ), N N,( 9), MT (10 ) , D Z ( 7 ), M A (9 ), T R ( 10 ), T N (7 ) , D M (9 ) dan P N (9). Rata rata dari korban pencabul tua ini masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

Kendatipun ada sembilan korban, namun baru empat orang korban yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuantan Tengah karena orang tua korban lainya masih berada dikebun.

Menurut Kapolres Kuansing melalui Kasubag Humas, AKP Lumban kepada riauterkinicom, Senen (16/4/18) via WA menyebutkan kesembilan korban tersebut anak perempuan dibawah umur.

Adapun kronologis kejadian menurut Lumban, pada hari Sabtu tanggal 14 April 2018 sekira pukul 14.00 Wib, tetangga pelapor datang kerumah memberi tau bahwa telah terjadi perbuatan cabul terhadap anak pelapor Sdri M J K Oleh terlapor Marwilis.

Selanjutnya pelapor menayakan kepada anak pelapor, apa yang telah dilakukan oleh terlapor, anak pelapor mengatakan sekitar bulan Maret 2018 terlapor mengajak anak pelapor kerumah terlapor memaksa anak pelapor membuka celana dan melakukan perbuatan cabul dan juga dengan cara seperti itu ke teman- teman yang lainnya.

Atas kejadian tersebut orang tua korban tidak terima dan keberatan kemudian melaporkan ke Polsek Kuantan tengah untuk pengusutan lebih lanjut.

Setelah mendapatkan laporan, petugas langsung mengamankan pelaku. Sedangkan korban dilakukan visum.

Pelaku terancam melanggar Pasal UU Perlindungan anak no 35 tahun 2014 ancaman hukuman maksimal 15 tahun.***(dri)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tersengat Aliran Listrik, Seorang Karyawan PT MAS di Pelalawan Tewas Seketika
- Kesal Adik Dihamili, Warga Tembilahan Bakar Rumah Orang Tua Pelaku
- Belasan "Pelaku Maksiat" Terjaring Operasi Pekat di BS, dan Mandau
- Korupsi Lampu PJU Pekanbaru, Lima Terdakwa Divonis 14 Bulan dan 20 Bulan Penjara
- Mencuri Sarang Walet, Dua Warga Meranti dilaporkan ke Polisi
- Kapolri Dukung Peningkatan Pengawasan Wilayah Pesisir Riau
- Gerah, Plt Wako Pekanbaru Minta Satpol PP Tutup Tempat Hiburan Nakal
- Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau
- Hamili 2 Anak Dibawah Umur, Seorang Remaja Ditangkap Polisi
- Polresta Pekanbaru Ciduk Dua Pengedar Ganja dan Sabu
- Nabrak Pembatas Halte, Satu Unit Brio di Pekanbaru Terjun Bebas ke Parit
- Pledoi Tak Siap,
Sidang Dugaan Tipikor Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Ditunda

- Sidak ke Gudang Penyimpanan, Polisi Belum Temukan Adanya Miras Oplosan di Pekanbaru
- 3 Masih Diburu, 3 Maling dan Penadah Pikc Up Ditangkap Polres Rohul
- Toko Roti "Cita Rasa" Telukkuantan Juga Didatangi BPK RI, Begini Hasilnya
- Dua Pelaku ‎Narkoba Lintas Kabupaten Diciduk Polisi Rohul di Dua TKP
- Pemilik Bengkel Akan Laporkan Pemalsuan Terkait SPJ Fiktif Bagian Perlengkapan Kuansing
- Dibandingkan Triwulan 2017,
2018 Ini Polda Riau Alami Peningkatan Pengungkapan Kasus Narkoba

- ‘Telan’ Dana Desa Rp386 Juta,
Mantan Pj. Kades Batang Duku Ditahan Kejari Bengkalis

- Satu Lagi Ditemukan SPJ Fiktif Pemkab Kuansing,
Pemilik Bengkel di Telukkuantan Ini Mengaku Pernah Didatangi Petugas BPK



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.81.166.196
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com