Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Nopember 2018 21:22
Sejumlah Desa di Bantan, Bengkalis Berpotensi Kembangkan Wisata Pesisir

Sabtu, 17 Nopember 2018 20:59
Ayo Datang ke Pantai Selatbaru, Bengkalis Ada Festival Budaya Bahari

Sabtu, 17 Nopember 2018 18:16
Diterima Pemkab Siak,
BRK Serahkan CSR Berupa Asrama Tahfidz Al Alim dan 3 RKB SD Sains Tahfizh Islamic Center


Sabtu, 17 Nopember 2018 17:55
Walikota Pekanbaru Panen Pedet dan Luncurkan Agrotec Farm System di Kelurahan Agrowisata

Sabtu, 17 Nopember 2018 17:25
Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan

Sabtu, 17 Nopember 2018 16:51
Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:12
Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:06
‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul

Sabtu, 17 Nopember 2018 13:24
Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:35
Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 April 2018 18:58
Pria Gaek di Kuansing Cabuli Sembilan Bocah

Seorang petani setengah abat di Kuansing harus beurusan dengan polisi. Pelaku dilaporkan diduga melakukan pencabulan terhadap sembilan bocah.

Riauterkini-TELUKKUANTAN- Entah setan apa yang merasuki pria gaek asal Kuansing yang satu ini. Pria Marwilis (57) asal Desa Bandar Alai Kari, Kecamatan Kuantan Tengah ini tega tega mencabuli bocah yang masih dibawah umur. Tak tanggung tanggung, pria yang bekerja sebagai petani ini diduga mencabuli sembilan bocah yang masih duduk di Sekolah Dasar.

Berdasarkan Laporan Polisi no : LP / 11 / IV / 2018 / Sek KT, menyebutkan telah terjadi tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur yang terjadi pada Bulan Maret 2018 lalu sekitar Pukul 13.00 Wib.

Adapun kesembilan korban itu yakni, M J K (9 ), N N,( 9), MT (10 ) , D Z ( 7 ), M A (9 ), T R ( 10 ), T N (7 ) , D M (9 ) dan P N (9). Rata rata dari korban pencabul tua ini masih duduk dibangku Sekolah Dasar.

Kendatipun ada sembilan korban, namun baru empat orang korban yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuantan Tengah karena orang tua korban lainya masih berada dikebun.

Menurut Kapolres Kuansing melalui Kasubag Humas, AKP Lumban kepada riauterkinicom, Senen (16/4/18) via WA menyebutkan kesembilan korban tersebut anak perempuan dibawah umur.

Adapun kronologis kejadian menurut Lumban, pada hari Sabtu tanggal 14 April 2018 sekira pukul 14.00 Wib, tetangga pelapor datang kerumah memberi tau bahwa telah terjadi perbuatan cabul terhadap anak pelapor Sdri M J K Oleh terlapor Marwilis.

Selanjutnya pelapor menayakan kepada anak pelapor, apa yang telah dilakukan oleh terlapor, anak pelapor mengatakan sekitar bulan Maret 2018 terlapor mengajak anak pelapor kerumah terlapor memaksa anak pelapor membuka celana dan melakukan perbuatan cabul dan juga dengan cara seperti itu ke teman- teman yang lainnya.

Atas kejadian tersebut orang tua korban tidak terima dan keberatan kemudian melaporkan ke Polsek Kuantan tengah untuk pengusutan lebih lanjut.

Setelah mendapatkan laporan, petugas langsung mengamankan pelaku. Sedangkan korban dilakukan visum.

Pelaku terancam melanggar Pasal UU Perlindungan anak no 35 tahun 2014 ancaman hukuman maksimal 15 tahun.***(dri)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid
- ‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul
- Hasil Selingkuh, Polsek Minas Tangkap Pasangan Peletak Mayat Bayi di Mobil Innova
- Satpolair Bengkalis Sosialisasi Kambtibmas Perairan
- Polsek Minas Terus Dalami Temuan Mayat Bayi Laki-laki Dalam Mobil Innova
- Termasuk Seorang Caleg dan Seorang PPK,
Penangguhan Penahanan Tersangka Judi di Pangkalan Lesung Ditolak

- Ditinggal Mandi di SPBU, Mobil Innova Ini Dititipi Mayat Bayi Laki-laki
- Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga

- Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan

- Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur

- Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja
- Tangkapan Tiga BNN di Pelalawan, Ringkus Dua Bandar dan Sita Narkoba Miliaran Rupiah
- 3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian

- Terjerat Korupsi Penanggulangan Karlahut,
Jaksa Batal Tuntut Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya

- Hina Bupati Kuansing, Pemilik Akun Wandi Ajo Nye Dilaporkan ke Polisi
- Tiga Pelaku Diringkus dalam Penggrebekan Narkoba di Pelalawan
- Seorang lagi Meninggal, Korban Jiwa Tembok SDN 141 Bukitraya Roboh Dua Jiwa
- Disaksikan Puluhan Warga, BNNP Riau Tangkap Bandar Ribuan Butir Ekstasi di Pelalawan
- Sudah Dipasang Peringatan, Tembok SDN 141 Pekanbaru Miring Sebelum Roboh
- Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com