Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 26 April 2018 10:46
Aparat Gabungan di Bengkalis Mulai Gelar Operasi Patuh

Kamis, 26 April 2018 10:39
Tuntas Diregiatwr Kemendagri, Rabu RTRP Riau Disrahkan ke DPRD

Kamis, 26 April 2018 08:57
BPTP Riau dan UNRI Pererat Jalinan Kerjasama Bidang Pertanian

Kamis, 26 April 2018 07:40
Pejabat Peserta Diklat Pim III Paparkan Rencana Proyek Perubahan pada Bupati dan Wabup Kuansing

Kamis, 26 April 2018 07:35
Demokrat Bengkalis Punya Strategi Khusus Raih 8 Kursi di Parlemen

Kamis, 26 April 2018 07:33
Jual Sie Jie, Dua Warga Tembilahan Ditangkap Polisi

Kamis, 26 April 2018 07:31
Tengku Azmun Titip Sama Andi Rachman Bangunkan Jembatan di Pelalawan

Kamis, 26 April 2018 07:28
Masyarakat Bengkalis Diminta Laporkan Warga Gangguan Jiwa ke Puskesmas

Rabu, 25 April 2018 21:28
Diduga Curi Uang Infaq Masjid, 2 Remaja di Rohul Ditangkap Warga

Rabu, 25 April 2018 21:10
Pilgubri Juni 2018, Anggota DPRD Siak Minta ASN Jaga Netralitas

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 17 April 2018 13:46
Polda Riau Segel Aset Abu Tours di Pekanbaru

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau segel kantor dan aset milik biro perjalanan Umrah Abu Tours Pekanbatu. Kantor yang berlokasi di Jalan Harapan Raya ini dipasangi garis polisi.

Riauterkini-PEKANBARU - Setelah sebelumnya memeriksa sekitar 13 saksi, Polda Riau segel kantor Abu Tours Pekanbaru. Dimana diketahui kantor ini sudah tidak beroperasi sejak Febriari 2018 lalu.

"Penyegelan ini upaya kita untuk mengamankan barang bukti yang ada dalam gedung ini. Dimana jika dibutuhkan untuk penggeledahan kita akan geledah," ujar Kepala Sub Direktorat III Ditreskrimsus Polda Riau, AKBP Dasmin Ginting.

Lanjutnya, proses penanganan kasus Abu Tours ini masih ditangani oleh Polda Sulsel dimana pusat travel umroh teraebut terletak di kota Makasar. "Kita terus berkoordinasi dengan pihak Polda Sulsel dalam mengungkap kasus ini. Dimana jika Polda Sulsel meminta bantuan kita untuk penggeledahan, kita geledah kantor ini. Sebab, aset-asetnya masih berada di dalam," terangnya.

Dikataknnya, hingga saat ini pihaknya telah memeriksa sebanyak 13 saksi yang terdiri dari korban dan staf Abu Tours. Nantinya, seluruh berkas keterangan saksi juga akan dikirim ke Polda Sulses sebagai bagian dari penyidikan mereka.

"Dari pemeriksaan saksi-saksi tersebut, kita ketahui terdapat sebanyak 131 jemaah Abu Tours dari Provinsi Riau yang gagal berangkat umroh ke tanah suci. Kita akan telusuri terus, baik adanya korban lain maupun aset-aset lain di Pekanbaru "

Dalam kasus ini, Polda Sulsel telah menetapkan pemilik Abu Tours berinisial HM sebagai tersangka. Sebab, perusahaan yang bergerak di bidang travel umrah ini tidak mampu memberangkatkan sekitar 86.720 orang jamaah umrah ke Arab Saudi.

Dari keterangan tersangka yang diperoleh Polda Sulsel, tersangka tidak memiliki anggaran untuk pemberangkatan jemaah umrah yang dihimpun travel Abu Tours. Hal tersebut menjadi alasan ditingkatkannya perkara tersebut ke penyidikan.

Polda Sulsel menyatakan total kerugian jamaah umrah yang dikumpulkan travel Abu Tours dengan jumlahnya 86.720 orang itu diperkirakan lebih dari Rp1,8 triliun sesuai dengan besaran dana yang masuk dari setiap orang.

Atas kasus dugaan tindak pidana itu, tersangka HM dijerat dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Jo pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan serta pasal 45 Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Adapun ancaman hukuman untuk tersangka yakni, terancam pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp10 miliar.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Aparat Gabungan di Bengkalis Mulai Gelar Operasi Patuh
- Jual Sie Jie, Dua Warga Tembilahan Ditangkap Polisi
- Diduga Curi Uang Infaq Masjid, 2 Remaja di Rohul Ditangkap Warga
- Wako Firdaus Mangkir, Sidang Gugatan Pedagang Plaza Sukaramai Pekanbaru Ditunda
- Edarkan Sabu, Pasutri di Pelalawan Ditangkap Polisi
- Sempat Berteriak, Seorang Pria di Tuah Karya Pekanbaru Tewas Mendadak
- KPK Cari Bukti Korupsi, Jembatan Water Front City Bangkinang Ditutup Sementara
- Korupsi Proyek RTH, Mantan Kadis PU Riau dan Dua Kontraktor Mulai Diadili
- Mobil Garda Bangsa PKB Tabrak Trotoar di Jalan Parit Indah Pekanbaru
- Jualbelikan Pupuk Subsidi di Luar Wilayah, Agen Pupuk di Sei Kumango Ditangkap Polres Rohul
- Pesta Narkoba, 2 Warga Pasirpangaraian Diciduk Polisi Rohul
- Gendong' Sabu 2,9 Kg di Pinggir, Bengkalis,
1 Terdakwa Divonis Seumur Hidup dan 3 Terdakwa 19 Tahun Penjara

- Supervisi Operasi Mantap Praja Muara Takus ke Polsek Gaung, Inhil
- Enam Terdakwa Minta Bebas Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo, Kampar
-
- Korupsi Dana Karlahut, Jaksa Tahan Tiga Pejabat Pemko Dumai
- Material Plat Mencukupi,
Satlantas Polres Bengkalis Tegaskan Pengambilan TNKB Gratis

- Pesta Ganja, Empat Pemuda di Inhu Ditangkap Polisi
- Karyawan PT SSR di Inhu Ditemukan Tewas Membusuk di Mess Perusahaan
- Jadi 'Toke' Togel, 'Imam Vihara' dan Seorang Warga Bengkalis Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.80.123.20
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com