Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 19 Desember 2018 11:04
Serahkan Gelar Adat, Syarwan Bentak Dua Utusan LAM

Rabu, 19 Desember 2018 10:59
Langgar Aturan, Bawaslu Pekanbaru Turunkan APK Caleg

Rabu, 19 Desember 2018 10:55
Napi Terlibat Sindikat Pengedar Sabu,
Kepala Lapas Bengkalis Akui Sulit Awasi Penggunaan HP


Rabu, 19 Desember 2018 10:52
Ratusan Warga Antusias Saksikan Pembukaan MTQ ke-23 Desa Jangkang, Bengkalis

Rabu, 19 Desember 2018 10:48
Permudah Pengurusan Perizinan Publik,
DPMPSP Bengkalis Siapkan Aplikasi E-Pinter


Rabu, 19 Desember 2018 10:38
Mobil Kecil tak Bisa Lewat, Jalintim di Pelalawan Masih Teremdam

Rabu, 19 Desember 2018 10:32
Jelang Syarwan Kembalikan Gelar, Ramai Spanduk Kecaman Dua Pimpinan LAM Riau

Selasa, 18 Desember 2018 22:25
Kembalikan Gelar Adat Besok, Syarwan Hamid Anggap LAM Riau Kemaruk

Selasa, 18 Desember 2018 20:04
LAM Nilai Pengembalian Gelar Adat Syarwan Hamid Tak Luar Biasa

Selasa, 18 Desember 2018 19:06
Tinjau Kebun Ubi di Tapung, Sekdaprov Sebut Bisa Jadi Primadona Gantikan Sawit

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 April 2018 07:23
Tahap Penyidikan, Kejati Riau Selamatkan Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Kasus Korupsi Dispora Riau

Dugaan korupsi di Dispora Riau masuk tahap penyidikan. Kejati Riau berusaha selamatkan kerugian negara Tp1,5 miliar.

Riauterkini-PEKANBARU-Proses penyidikan yang terus didalami tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, mulai membuahkan hasil.

Pasalnya, sebesar Rp 1,5 miliar uang negara yang diindikasi telah telah terjadi tindak pidana korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, berhasil diselamatkan.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan SH membeberkan kepada wartawan atas penyelamatan keuangan negara tersebut.

" Sebesar Rp1,5 miliar uang.negara dari kegiatan pengadaan sarana dan prasarana di Dispora Riau yang terindikasi dikorupsi telah dikembalikan," ucap Muspidauan Kamis (19/4/2018) sore.

Pengembalian uang ini, umumnya dari para rekanan pada kegiatan tersebut.

" Pengembalian uang dari rekanan itu, ada yang langsung ke kas daerah yaitu sebesar Rp1 miliar. dan ada juga yang dikembalikan kepada penyidik yaitu sebesar Rp500 juta," terangnya.

Dikatakan Muspidauan, saat ini proses penyidikan dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana di Dispora Riau tersebut masih didalami.

" Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi," tuturnya.

Untuk diketahui, Januari 2018 lalu. Kejati Riau menemukan adanya penyimpangan pada pelaksaan kegiatan pemeliharaan di Dispora tahun 2016 lalu. Kegiatan yang menggunakan anggaran perubahan sebesar Rp 21 miliar untuk sarana dan prasarana olahraga.

Dengan adanya pelaksanaan tersebut, pihak kejaksaan mengindikasi adanya kerugian negara cukup besar pada kegiatan tersebut. Selain itu ditemukan juga temuan BPK yang mengungkapkan adanya kerugian negara.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Napi Terlibat Sindikat Pengedar Sabu,
Kepala Lapas Bengkalis Akui Sulit Awasi Penggunaan HP

- Minta Aset Disita Sementara, PN Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Setempat Prime Park
- Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut,
Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya Dihukum 15 dan 14 bulan

- Alami Kecelakaan,
Dua Tersangka Pembawa Narkoba Ditangkap Aparat Polres Kuansing

- Bawa 2 Kilogram Shabu, WN Malaysia Diringkus Polres Rohul
- ‎Kanwil Kemenkumham Riau Belum Ada Rencana Tambah Kamar dan Blok di Lapas Pasirpangaraian
- Polda Riau, Ungkap Sindikat Narkoba di Lapas Klas II Bengkalis
- Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA,
Puluhan Dokter Hadiri Sidang Tiga Rekannya di Pengadilan Tipikor

- Terjerat Perkara Korupsi Pungli Prona,
Kamis Lusa, Hakim Tipikor Adili Mantan Pejabat BPN Inhu

- Tiga Terduga Pencuri Onderdil Alat‎ Berat di Kuari Imau Domom Diserahkan ke Polisi Rohul
- Mobil Dijual Pelaku di Rantau Prapat,
Pencuri Mobil Kijang Warga Rokan Timur Ditangkap Polisi Rohul

- Namanya Disebut Andi Arief dalam Kasus Perusakan Atribut PD, Robin Enggan Menanggapi
- Oknum PPTK Minta Uang Preman,
Mafia Proyek di RSUD Selasih Ungkap Fakta Mengejutkan

- 14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditemukan di Kuari
- Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan
- Tunda Lapor Polisi, Kapitra Justru Tantang Kader PD Mubahalah
- Investigasi PD, Perusak Baleho dan Bendera Pengurus Partai
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com