Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Januari 2019 22:04
Syamsuar Dapat Laporan, Ada Oknum Menjual Namanya untuk Jabatan dan Proyek

Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

Sabtu, 19 Januari 2019 18:24
Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran

Sabtu, 19 Januari 2019 15:51
Bupati Bengkalis: Jangan 'Sunat' Bantuan Kesejahteraan Guru Honor Madrasah

Sabtu, 19 Januari 2019 15:47
Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF

Sabtu, 19 Januari 2019 15:38
Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil

Sabtu, 19 Januari 2019 14:05
Pemkab Inhil Audiensi ke Kemenristek Dikti,
Pusat Akan Jadikan Inhil Kluster Kelapa Nasional


Sabtu, 19 Januari 2019 14:01
Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati

Jum’at, 18 Januari 2019 21:51
Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 April 2018 18:01
Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap

Seorang dukun beranak dan seorang wanita berusia 23 tahun di Inhu ditangkap polisi. Sang dukun diduga telah melakukan praktik aborsi terhadap wanita muda itu.

Riauterkini-RENGAT-Seorang dukun beranak di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ditangkap jajaran Polres Inhu, setelah diketahui melakukan praktik aborsi. Dalam penangkapan tersebut, selain sang dukun seorang pelaku aborsi juga ikut diamankan.

Ditangkapnya seorang terduga dukun aborsi, bernama Maita alias Ita (50) di Dusun Sungai Beringin, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu dan seorang pelaku aborsi bernama Dn (23), warga Desa Mumpa, Kecamatan Indragiri Hilir (Inhil). Disampaikan Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Febriandi kepada riauterkinicom melalui selulernya, Ahad (22/4/18).

"Penggerebekan terhadap terduga dukun aborsi tersebut dilakukan pada Kamis (19/4/18) lalu sekira pukul 01.20 Wib, setelah mendapat Informasi dari masyarat jika di rumah saudari Maita yang berada di Desa Sungai Beringin ada seorang perempuan menginap di sana dan tak keluar keluar dari rumah," ujarnya.

Saat tim Polres Inhu yang dipimpin Kanit Jatanras, Ipda. Aditya melakukan penggrebekan di rumah tersebut, menemukan Dina yang merupakan pelaku aborsi sedang terbaring lemah di dalam salah satu kamar.

"Di dalam kamar tersebut Polisi juga menemukan sejumlah peralatan yang digunakan pelaku untuk melakukan praktik aborsi, seperti pembalut besar, kain kasa, alat suntik, cairan alkohol 70%, obat pelancar haid dan sarung tangan karet serta perlengkapan medis lainya," ungkapnya.

Dari hasil interogasi yang dilakukan di Polres Inhu, terungkap bahwa Maita sudah melakukan praktek aborsi semenjak tahun 2017 lalu, dan jumlah korbannya sebanyak lima orang. Dina adalah salah satu pasiennya yang nekat menggugurkan kandungannya yang masih berumur tiga bulan. Untuk praktek aborsi itu, Dina membayar Meita sebesar Rp1 juta. Dimana Rp 500 ribu dibayarkan saat datang, dan sisanya dibayarkan saat menginap.

"Hasil interogasi kita, tersangka Meita mengakui melakukan aborsi semenjak tahun 2017 lalu," tegasnya.

Guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, Meita dibawa ke Polres Inhu. Sementara Dina dilarikan ke rumah sakit Kasih Ibu Rengat untuk mendapatkan pertolongan medis dan melakukan pemeriksaan kondisi kandungan yang belum tuntas dilakukan aborsi, akibat keburu tertangkap polisi. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati
- Ditangkap Setelah Anak Lahir, Pemuda Setubuhi Anak Bawah Umur di Rohul Diciduk Polisi
- Suskseskan Millenial Road Safety Festival, Sat Lantas Polresta Pekanbaru Gandeng Komunitas Motor
- Diduga Edar dan Pesta Sabu, 5 Tersangka Diringkus Polres Bengkalis
- Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8.617 Butir Ekstasi
- Pinjam Motor Vario tak Dikembalikan, Warga Sumut Diciduk Polisi Rohul di Pasirpangaraian
- 3 Kurir 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Butir Ekstasi Divonis Mati PN Bengkalis
- 2018, DJBC Riau Amankan Produk Ilegal Senilai Rp56,42 Miliar
- Warungnya Digerebek Polisi Rohul, Wanita Asal Mahato Simpan Paket Sabu
- Terlibat Judi, Seorang Caleg Golkar Disidang di PN Pelalawan
- Juru Tulis Togel Asal Kasang Padang Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com