Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Mei 2018 21:39
Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya


Selasa, 22 Mei 2018 20:58
3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun

Selasa, 22 Mei 2018 20:12
Pjs Bupati Inhil Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

Selasa, 22 Mei 2018 19:25
Kakanwil Kemenkumham Riau Safari Ramadhan perdana ke UPT Se Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:12
Mulai Cuti Hari ini, Ayat Cahyadi Gerilya Menangkan Syamsuar-Edy Nasution di Kota Pekanbaru

Selasa, 22 Mei 2018 19:02
Firdaus Optimis Visi Riau Madani Bisa Jadikan Provinsi Paling Maju

Selasa, 22 Mei 2018 18:59
Plt Gubri Langsung Urus Mulok ke Mendikbud

Selasa, 22 Mei 2018 18:54
Serahkan Bantuan Rp 5,250 M, Grup APRIL Dukung Tim Indonesia di Asian Gemas 2018

Selasa, 22 Mei 2018 18:14
Miliki Motivasi Kuat Bantu Keluarga, Warga Pelalawan ini Ikuti Program Pelatihan Mekanik

Selasa, 22 Mei 2018 18:09
Tertibkan 'Pengaku' Miskin, Dinsos Bengkalis Diterjunkan 280 Petugas Verifikasi Data

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 22 April 2018 18:01
Lakukan Aborsi, Seorang Dukun di Inhu Ditangkap

Seorang dukun beranak dan seorang wanita berusia 23 tahun di Inhu ditangkap polisi. Sang dukun diduga telah melakukan praktik aborsi terhadap wanita muda itu.

Riauterkini-RENGAT-Seorang dukun beranak di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ditangkap jajaran Polres Inhu, setelah diketahui melakukan praktik aborsi. Dalam penangkapan tersebut, selain sang dukun seorang pelaku aborsi juga ikut diamankan.

Ditangkapnya seorang terduga dukun aborsi, bernama Maita alias Ita (50) di Dusun Sungai Beringin, Kecamatan Rengat, Kabupaten Inhu dan seorang pelaku aborsi bernama Dn (23), warga Desa Mumpa, Kecamatan Indragiri Hilir (Inhil). Disampaikan Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Febriandi kepada riauterkinicom melalui selulernya, Ahad (22/4/18).

"Penggerebekan terhadap terduga dukun aborsi tersebut dilakukan pada Kamis (19/4/18) lalu sekira pukul 01.20 Wib, setelah mendapat Informasi dari masyarat jika di rumah saudari Maita yang berada di Desa Sungai Beringin ada seorang perempuan menginap di sana dan tak keluar keluar dari rumah," ujarnya.

Saat tim Polres Inhu yang dipimpin Kanit Jatanras, Ipda. Aditya melakukan penggrebekan di rumah tersebut, menemukan Dina yang merupakan pelaku aborsi sedang terbaring lemah di dalam salah satu kamar.

"Di dalam kamar tersebut Polisi juga menemukan sejumlah peralatan yang digunakan pelaku untuk melakukan praktik aborsi, seperti pembalut besar, kain kasa, alat suntik, cairan alkohol 70%, obat pelancar haid dan sarung tangan karet serta perlengkapan medis lainya," ungkapnya.

Dari hasil interogasi yang dilakukan di Polres Inhu, terungkap bahwa Maita sudah melakukan praktek aborsi semenjak tahun 2017 lalu, dan jumlah korbannya sebanyak lima orang. Dina adalah salah satu pasiennya yang nekat menggugurkan kandungannya yang masih berumur tiga bulan. Untuk praktek aborsi itu, Dina membayar Meita sebesar Rp1 juta. Dimana Rp 500 ribu dibayarkan saat datang, dan sisanya dibayarkan saat menginap.

"Hasil interogasi kita, tersangka Meita mengakui melakukan aborsi semenjak tahun 2017 lalu," tegasnya.

Guna pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut, Meita dibawa ke Polres Inhu. Sementara Dina dilarikan ke rumah sakit Kasih Ibu Rengat untuk mendapatkan pertolongan medis dan melakukan pemeriksaan kondisi kandungan yang belum tuntas dilakukan aborsi, akibat keburu tertangkap polisi. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya

- 3 Tewas 10 Luka-luka, Belasan Warga di Pelalawan Tertimpa Dua Mobil Terlibat Trabrakan Beruntun
- Korupsi Dana Desa, Mantan Camat di Kampar Diadili
- Gelapkan Mobil, Pamen Polda Riau Dilaporkan ke Propam
- Bus Pengangkut Anak Sekolah Alami Tabrakan Maut di Jalintim Pelalawan
- Selain Pengamanan Ibadah Gereja,
Polres Rohul Juga Sebar Anggota ke Masjid Saat Salat Tarawih

- Pengungkapan Selama Ramadhan,
2 Pemilik Senpi Rakitan Dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951

- Tuntutan Jaksa Tak Terbukti,
Enam Terdakwa Korupsi Manipulasi Penerbitan SHM Tesso Nilo Kampar Divonis Bebas

- Kebakaran Rumah Warga Kempas, Inhil Sebabkan Seorang Korban Luka
- Aktif Jalin Kemitraan Masyarakat, Kapolres Beri Peralatan Olahraga pada Polsek XIII Koto Kampar
- Los Pasar Padang Sawah Kampar Kiri Jadi Tempat Transaksi Narkoba
- Korupsi RTH, PPTK Gugup Ditanya Tanggung Jawab dalam Kegiatan
- Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba

- Asal Coret Sembarang Tempat,
Seorang Oknum ASN Pemkab Bengkalis Diamankan Satpol PP

- Jadi Barang Bukti,
Mobil Penyerang Mapolda Riau Terdaftar sebagai Milik Warga Dumai

- Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang
- Kadis PU Riau Dwi Agus Sumarno Sakit,
Sidang Korupsi RTH Dilanjutkan Pemeriksaan Saksi Dua Terdakwa

- Aparat Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8 Kilogram Sabu
- Tiga Warga Tapung Hulu Ditangkap Polres Kampar Saat Pesta Sabu
- Gerebek Pesta Sabu di Mahato, Satres Narkoba Polres Rohul Ciduk 2 Laki-laki


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com