Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 20:26
Kunjungan PWNU ke LAM Riau Singgung GP Ansor

Jum’at, 21 September 2018 19:10
KPK RI Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri

Jum’at, 21 September 2018 18:57
Diikuti 3.000 Perserta, Festival Kue Bulan Digelar Warga Tionghoa Pekanbaru Besok

Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Jum’at, 21 September 2018 18:41
Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri

Jum’at, 21 September 2018 17:27
Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat

Jum’at, 21 September 2018 17:23
Zikir Kebangsaan di Siak,
GMMK Bersama Elemen Masyarakat Riau Terus Pantau Ketua DPP GP Anshor


Jum’at, 21 September 2018 17:03
KPU Sosialisasikan PKPU dan Dana Kampanye ke Pengurus dan Caleg Partai Golkar Rohul

Jum’at, 21 September 2018 17:00
Lantai Parkir Hotel Ambruk, Truk Ekspedisi Nyaris 'Terjun' ke Laut di Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 April 2018 16:28
Pendemo di Kantor Gubri, Protes Rencana Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul

Rencana pemerintah membangun Waduk Lompatan Harimau di Rohul dianggap sebagai bencana lingkungan hidup. Karena itu, ratusan aktivis dan masyarakat memprotesnya dengan demo di Kantor Gubernur Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi Penolakan Waduk Rokan menggelar aksi penolakan pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Kabupaten Rokan Hulu, di depan Kantor Gubernur Riau Senin (23/4/18).

Koordinator aksi Rian Wahyudi menegaskan pembangunan waduk akan menghilangkan rumah tinggal sekitar 8.000 jiwa yang terdiri dari empat desa. Yakni Desa Cipang Kiri Hilir, Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Tibawan dan Desa Cipang Kanan di Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

"Jangan sengsarakan masyarakat, karena pembangunan waduk Lompatan Harimau di Rokan Hulu itu akan menghilangkan rumah tinggal sekitar 8.000 jiwa," kata Rian, Senin (23/4/18).

Menurut mahasiswa, pembangunan Waduk Lompatan Harimau tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan debit air guna irigasi, air bersih dan pembangkit listrik tenaga air.

Akan tetapi berdasarkan olahan data yang dilakukan oleh Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau bersama masyarakat justru debit yang dibutuhkan masyarakat hari ini jauh lebih kecil dari debit yang akan disediakan dengan dilaksanakannya pembangunan Waduk Lompatan Harimau tersebut.

Selain itu, pembangunan mega proyek waduk serbaguna di Rokan Hulu yang memakan 3 triliun dari dana APBN tersebut akan menenggelamkan sekitar 4.000 6.000 hektar lahan warga beserta kawasan pemukiman warga di empat desa diatas.'

Selain itu, Rian menyatakan bahwa pembangunan mega proyek ini cenderung terlaihat dipaksakan. Karena diketahui listrik PLN telah masuk.

"Dengan begini, negara cenderung memaksakan proyek yang akan memusnahkan cagar budaya adat dan tradisi yang sudah dibangun oleh masyarakat setempat," kata Rian.

Sementara Ali Mahmuda, Staf WALHI Riau yang melakukan pendampingan terhadap empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto menyebutkan bahwa dengan dilakukannya pembangunan Waduk Lompatan Harimau akan menghilangkan tradisi yang sudah berumur ratusan tahun, diantaranya iriak gonjai dan kehilangan potensi ekowisata salah satunya adalah Goa Kelambu Kuning.

Tidak hanya menghilangkan rumah bagi 8.000 jiwa, waduk ini turut menenggelam kediaman Syafrudin Prawiranegara yang merupakan Presiden Kedua Republik Indonesia dan pernah memimpin Pemerintahan Darurat Republik Indonesia.***(mok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- KPK RI Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember

- Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau
- Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap
- Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng

- Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru
- 3 Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil
- Diduga Kuasai Narkoba, Seorang Pria di Mahato Ditangkap Polisi Rohul
- Gerebek Rumah Terduga Bandar Narkoba di Mahato, Polisi Rohul Tangkap Seorang IRT
- Tuntut Penahanan Toro, Massa Demo di PN Pekanbaru
- Berkelahi dengan OTK, Dua Pengunjung Karaoke di Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah
- Pasutri di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah yang Terkunci
- Terdakwa Suap Penerimaan PTT Oknum Diskes Pelalawan Minta Dibebaskan
- Polri Akan Gelar Operasi Mantab Brata Selama 397 Hari
- Seorang Jurtul Togel Diciduk Polisi Rohul di Plaza Batu Permata Ujung Batu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com