Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 19 Desember 2018 10:48
Permudah Pengurusan Perizinan Publik,
DPMPSP Bengkalis Siapkan Aplikasi E-Pinter


Rabu, 19 Desember 2018 10:38
Mobil Kecil tak Bisa Lewat, Jalintim di Pelalawan Masih Teremdam

Rabu, 19 Desember 2018 10:32
Jelang Syarwan Kembalikan Gelar, Ramai Spanduk Kecaman Dua Pimpinan LAM Riau

Selasa, 18 Desember 2018 22:25
Kembalikan Gelar Adat Besok, Syarwan Hamid Anggap LAM Riau Kemaruk

Selasa, 18 Desember 2018 20:04
LAM Nilai Pengembalian Gelar Adat Syarwan Hamid Tak Luar Biasa

Selasa, 18 Desember 2018 19:06
Tinjau Kebun Ubi di Tapung, Sekdaprov Sebut Bisa Jadi Primadona Gantikan Sawit

Selasa, 18 Desember 2018 19:02
‎Pengurus PHRI Rohul Periode 2018-2023 Terbentuk dan Langsung Dikukuhkan

Selasa, 18 Desember 2018 18:42
Minta Aset Disita Sementara, PN Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Setempat Prime Park

Selasa, 18 Desember 2018 18:02
Triwulan III 2018, Ekonomi Riau Tumbuh 2,98 Persen

Selasa, 18 Desember 2018 17:56
Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut,
Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya Dihukum 15 dan 14 bulan


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 25 April 2018 14:05
KPK Cari Bukti Korupsi, Jembatan Water Front City Bangkinang Ditutup Sementara

Jembatan Water Front City Bangkinang ditutup untuk umum sementara waktu. Sedang ada belasan penyidik KPK mencari bukti dugaan korupsi proyek senilai Rp100 miliar tersebut.

Riauterkini-BANGKINANG - Jembatan Water Front City yang membentang di atas Sungai Kampar yang menghubungkan Kecamatan Bangkinang Kota dengan Kecamatan Bangkinang ditutup sementara untuk umum, Rabu (25/4/18). Sejumlah polisi melarang masyarakat melintas karena sedang ada belasan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan lapangan. Mengumpulkan data dan bukti dugaan korupsi pada proyek senilai Rp100 miliar tersebut.

Dari pantauan riauterkini.com di lokasi, belasan penyidik KPK pria dan beberapa perempuan tampak sibuk mengambil beberapa sampel di jembatan yang disoft opening pada 26 Oktober 2017 tersebut.

Jalan masuk jembatan baik dari jalan nasional Riau-Sumbar maupun dari pintu masuk di Kampung Godang, Desa Pulau Lawas ditutup. Belasan aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar tampak menjaga pintu masuk dan beberapa personil polisi yang lain tampak berpencar do sekitar lokasi pemeriksaan.

Beberapa orang yang ada di jembatan ini tampak menggunakan ID card KPK. Mereka tampak sibuk mengumpulkan dokumen dan sampel.

Salah seorang petugas KPK yang bersedia diwawancarai dan tak bersedia namanya disebutkan kepada Riauterkini mengaku sudah tiga hari berada di Bangkinang dalam rangka proses penyelidikan terhadap jembatan ini. "Masih proses. Penyelidikan masih jalan. Kami baru tiga hari di sini," ucap pria berbaju putih lengan panjang yang menolak diketahui indentitasnya. Ia buru-buru menyembunyikan kartu tanda pengenal KPK saat dihampiri wartawan.

Ketika ditanya apa saja objek yang diperiksa, ia mengatakan semua komponen seperti struktur beton dan baja. Dikatakan, jembatan dicek dari atas sampai bawah. "Termasuk jalan ini, bagian dari pembuatan jembatan, terangnya.

Terkait personil yang diturunkan menurut penuturannya tidak terlalu banyak, diantaranya ahli dari Perguruan Tinggi Negeri yang mengerti soal teknis pembangunan jembatan.

Kemudian mengenai siapa saja yang diperiksa dan kapan diperiksa, diakuinya telah dilakukan sejak lama. "Pemeriksaan orang udah jalan lama di Jakarta," bebernya.

Dikatakan, saat ini masih dalam tahap penyelidikan, belum masuk penyidikan. "Ya istilah masih cari permulaan bukti. Minimal dua alat bukti untuk proses penyidikan," imbuhnya.

Ia mengakui telah menemui kejanggalan proyek pembangunan jembatan yang menggunakan anggaran tahun jamaknyang menyedot APBD Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau sekira Rp 100 miliar lebih itu.

Setelah kegiatan cek jembatan, pihaknya akan melakukan uji fisik. "Uji fisik segala macam, kalau ada ditemukan dua alat bukti yang cukup baru ada ekspos dengan pimpinan jaksa dan penyidik. Kalau dirasa cukup baik lanjut penyidikan. Belum tentu ada tersangkanya juga ya," ulasnya.

Diantara peralatan yang digunakan untuk cek fisik jembatan ini diantaranya scan bar, alat untuk mengecek kelenturan jembatan dan alat untuk mengecek sampel beton.

"Nanti akan ketahuan seharusnya di perencanaan sekian ternyata dites ada kelainan, berarti ada apa. Semua terukur karena ada lab lab khusus untuk kontruksi," pungkasnya.***(man)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Minta Aset Disita Sementara, PN Pekanbaru Gelar Pemeriksaan Setempat Prime Park
- Korupsi Dana Penanggulangan Karlahut,
Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya Dihukum 15 dan 14 bulan

- Alami Kecelakaan,
Dua Tersangka Pembawa Narkoba Ditangkap Aparat Polres Kuansing

- Bawa 2 Kilogram Shabu, WN Malaysia Diringkus Polres Rohul
- ‎Kanwil Kemenkumham Riau Belum Ada Rencana Tambah Kamar dan Blok di Lapas Pasirpangaraian
- Polda Riau, Ungkap Sindikat Narkoba di Lapas Klas II Bengkalis
- Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA,
Puluhan Dokter Hadiri Sidang Tiga Rekannya di Pengadilan Tipikor

- Terjerat Perkara Korupsi Pungli Prona,
Kamis Lusa, Hakim Tipikor Adili Mantan Pejabat BPN Inhu

- Tiga Terduga Pencuri Onderdil Alat‎ Berat di Kuari Imau Domom Diserahkan ke Polisi Rohul
- Mobil Dijual Pelaku di Rantau Prapat,
Pencuri Mobil Kijang Warga Rokan Timur Ditangkap Polisi Rohul

- Namanya Disebut Andi Arief dalam Kasus Perusakan Atribut PD, Robin Enggan Menanggapi
- Oknum PPTK Minta Uang Preman,
Mafia Proyek di RSUD Selasih Ungkap Fakta Mengejutkan

- 14 Hari Hanyut, Mayat Balita di Rohul Ditemukan di Kuari
- Tetapkan Tiga Tersangka, Kapolda Minta Kasus Perusakan Atribut PD Cepat Dilimpahkan
- Tunda Lapor Polisi, Kapitra Justru Tantang Kader PD Mubahalah
- Investigasi PD, Perusak Baleho dan Bendera Pengurus Partai
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com