Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Pebruari 2019 12:35
Polres Bengkalis Musnahkan Puluhan Bal Pakaian Bekas dan Ratusan Karung Bawang Ilegal

Kamis, 21 Pebruari 2019 10:39
PT Ramajaya Pramukti Gandeng Tiga Lembaga Wujudkan Peremajaan Kelapa.Sawit di Kampar

Kamis, 21 Pebruari 2019 09:19
Ketika Legislator Bagus Santoso Takjub Sekaligus Prihatin Melihat Obyek Wisata Air Sikabau Jaya

Kamis, 21 Pebruari 2019 08:17
237 Honorer Lulus Administrasi P3K  Pemkab Bengkalis

Rabu, 20 Pebruari 2019 23:00
Edarkan Shabu, Pasangan Suami Istri Warga Karya Indah ini diciduk Polsek Tapung

Rabu, 20 Pebruari 2019 20:51
Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Kredit Kelompok Tani Dengan BNI

Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 16 Mei 2018 21:25
Berhasil Identifikasi Terduga Teroris, Polda Riau Periksa 7 Orang di Wilayah Dumai

Setelah berhasil mengedintifikasi mayat terduga teroris yang melakukan penyerangan di Mapolda Riau, Polda Riau periksa 7 orang yang diduga terlibat kelompok ini di wilayah Dumai.

Riauterkini - PEKANBARU - Polda Riau kini tengah mendalami 7 orang yang diduga terlibat kelompok teroris yang menyerang Mapolda Riau, Rabu (16/05/18) pagi. Pengembangan ini dilakukan di wilayah Dumai.

Kepada media Wakapolri Komjen Syafruddin mewakili Kapolri Jenderal Tito Karnavian didampingi Kapolda Riau, Inspektur Jenderal Nandang tang kunjungi Riau pasca terjadinya insiden penyerangan di Mapolda Riau mengungkapkan pihaknya telah berhasil mengidentifikasi pelaku yang diduga teroris. Dimana dalam pengembangannya terdapat sekitar 7 orang yang diduga terlibat dalam kelompok ini.

"Kita masih dalam prengembangan serta mendalami kasus ini. Terdapat sekitar 7 orang yang kita duga terlibat kelompok ini di wilayah Dumai," katanya kepada media.

Menurutnya, kelompok ini ada indikasi satu jaringan dengan kelompok teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di wilayah Surabaya beberapa waktu lalu. Namun, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terkait hal tersebut.

"Untuk nama jaringan, kelompok-kelompok ini bisa saja mengaku dari berbagai istilah. Namun yang penting bagi kita adalah kekompakan dan kewaspadaan, serta ketenangan masyarakat yang kita fokuskan," bebernya.

Dalam pemaparannya, Wakapolri menekankan baik Polri dan TNI terus menjaga profesionalisme dalam bertugas. Menurutnya, jika sudah profesional maka kesiagaan, kewaspadaan selalu terjaga. "Dalam serangkaian insiden berskala tinggi yang hampir terjadi dalam waktu 9 hari dan menyasar pihak aparat kemanan baik Polri dan TNI oleh kelompok tertentu ini kita mengaharapkan personel tetap menjunjung tinggi profesionalisme. Bahkan ini harus diterapkan di seluruh polda, polsek serta jajaran kemanan lainnya. Bukan siaga, sebab kata siaga justru akan menumbuhkan rasa takut di kalangan masyarakat.

"Kita juga berharap masyarakat tetap tenang dan waspada dengan adanya kejadian ini. Jangan panik, karena kami Polri dan TNI mampu mengatasi hal ini. Yang kita butuhkan adalah keutuhan dan kewaspadaan selalu dijaga," terangnya.

Diluar itu, Kabid Humas Polda Riau, Sunarto menjelaskan pihaknya saat ini telah berhasil mengidentifikasi 4 mayat terduga teroris yang berhasil dilumpuhkan Polda Riau. Diantaranya yakni Pg tewas di TKP 2, AS di TKP 1, Mu divTKP 3 dan diTKP terakhir yakni SR.

"Keempat mayat ini masih berada di RS Bayangkara Pekanbaru. Selain itu setalah melakukan identifikasi kita tidak ada menemukan bahan peladak yang di bawa oleh komplotan ini. Memang ada serangkaian kabel yang dililitkan di salah satu badan tersangka namun itu hanya seperti kamuflase saja," bebernya.

Bahan peledak juga tidak ditemukan dalam kendaraan yang dibawa oleh komplotan ini. Kepolisian hanya menyita berbagai senjata tajam seperti 3 samurai, sangkur bertuliskan maryam, satu gulung bendera hitam, pisau lipat, badik kecil, satu unit mobil Avanza, STNK atas nama SH, Jam tangan Casio, secarcik surat dengan tulisan arab, dan beberapa barang bukti lainnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Musnahkan Puluhan Bal Pakaian Bekas dan Ratusan Karung Bawang Ilegal
- Tukang Kredit Keliling di Pelalawan Jadi Korban Perampokan Disertai Pembunuhan
- Tim Opsnal Polres Rohul Tangkap 3 Pemain Dadu Adroid di Desa Kepenuhan Jaya
- Terkait Pencemaran Nama Baik,
Wartawan Novrizon Burman Layangkan Somasi ke Kepala SKK Migas Sumbagut

- Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara
- Juru Tulis dan Bandar Togel di Sorek Pelalawan Diciduk
- Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan,
Pengusaha Sawit Ini Dituntut 3 Tahun Penjara

- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com