Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 20 Mei 2018 18:16
Kasatpol PP Inhil Imbau Pengelola Tempat Hiburan Malam Hentikan Aktifitas Selama Ramadhan

Ahad, 20 Mei 2018 17:42
BPBD Riau: Status Siaga Darurat Asap Segera Diperpanjang

Ahad, 20 Mei 2018 16:31
Mahasiswa Wharton School dan SMU Pelajari Praktik Sustainability APRIL

Ahad, 20 Mei 2018 15:40
5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai

Ahad, 20 Mei 2018 13:54
Dirapel Dua Bulan, Pemprov Bayarkan Single Salary ASN

Ahad, 20 Mei 2018 13:51
Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis

Ahad, 20 Mei 2018 13:48
Kampanye Bersama di Pelangiran, Wardan dan Andi Rachman Kian Kompak

Ahad, 20 Mei 2018 13:45
PT AA Bongkar Pondok di Lahan yang Dikuasai Warga

Ahad, 20 Mei 2018 07:46
Balap Liar di Duri Kian Menggila Selama Ramadhan

Ahad, 20 Mei 2018 07:41
Ribuan Masyarakat Batak Anggota Parna Siap Dukung Andi-Yatno di Pilgubri

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 17 Mei 2018 15:01
Polda Riau Kalah di Praperadilkan,
Hakim Nilai Penetapan Tersangka Alzami Tidak Sah


Polda Riau kalah di gugatan praperadilan melawan Alzami yang dijadikan tersangka dalam kasus penggelapan dan pencurian alat berat.

Riauterkini-PEKANBARU-Penetapan tersangka yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau kepada Alzami atas kasus penggelapan dan pencurian alat berat, berakhir berbuah petaka bagi pihak Polda Riau.

Pasalnya, Alzami yang tak terima dirinya dijadikan tersangka, melayangkan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, agar pihak PN Pekanbaru dapat menilai dan menimbang apakah penetapan dari Polda Riau itu sah.

Setelah sepekan menjalani sidang praperadilan yang dipimpin hakim tunggal Riska Widiana SH, perjuangan Alzami pun membuahkan hasil. Hakim pun mengabulkan gugatan praperadilan yang diajukan Alzami dan menyatakan, penetapan tersangka tersebut tidak sah.

Dalam pertimbangan putussn hakim menyebutkan, penyidikan yang dilakukan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau inkonsisten.

"Dalam gelar perkara dengan keterangan saksi-saksi yang diperiksa dan dibuatkan Berita Acaranya tidak ada menyebutkan mengenai pasal yang dituduhkan kepada pemohon yaitu Pasal 365, 368 dan 372 KUHP," kata Riska pada sidang Rabu (16/5/18) sore.

Selain itu, Alat bukti yang disita juga tidak berkesesuaian dengan pasal yang disangkakan. Hal itu menyebabkan proses penyidikan tidak sah yang berakibat tidak sahnya penetapan tersangka oleh termohon (Polda)," sambung Riska.

Atas putusan tersebut, Alzami beserta kuasa hukumnya, Aditia Bagus Santoso, didampingi, Andi Wijaya Samuel Sando Giardo Purba dan Jhon Tua dari Lembaga Bantuan Hukum Pekanbaru, sangat senang. Mereka menilai hakim telah memberikan keputusan yang adil.

" Putusan ini jadi preseden baik bagi proses penegakkan hukum, khususnya proses penyelidikan dan penyidikan di kepolisian. Semoga ke depannya penyidik di Polda Riau dapat bekerja dengan lebih baik lagi demi keadilan, harap Aditia.

Aditia menyebutkan kasus ini adalah masalah keluarga dan tidak seharusnya ditingkatkan ke penyidikan.

" Perkara bisa diselesaikan secara kekeluargaan karena tidak hanya melibatkan korban (Alzami) tapi juga saudara dan orangtua kandungnya," jelas Aditia.

Permasalahan ini berawal ketika Alzami dilaporkan abang kandungnya, Aznur Affandi, ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau atas tuduhan melakukan penggelapan alat berat pada Desember 2017 lalu. Aznur yang merupakan anak ketiga Hj Zawyah menyebutkan alat berat itu adalah miliknya yang dibeli atas nama anaknya, Silvia Roza.

Hanya dalam waktu dua bulan, yakni pada akhir Februari 2018, Alzami ditetapkan jadi tersangka. Dalam persidangan, Hj Zawyah, ibu kandung Alzami dan saudara-saudaranya menyebutkan tidak ada penggelapan dan perampasan alat berat dilakukan Alzami. Mereka menyatakan, alat berat itu milik keluarga dan dipercayakan kepada Alzami untuk mengelola perkebunan milik keluarga di Desa Ujung Tanjung, Kabupaten Rokan Hilir.

Alat berat itu dibeli tahun 2009 lalu. Sebelum dibeli, terlebih dahulu dilakukan musyawarah dengan keluarga. "Aznur mengatakan, kita butuh alat berat untuk mengelola kebun. Disetujui, akhirnya Aznur pergi membeli.Tidak hanya alat berat, pembelian aset lainnya juga dilakukan secara musyawarah. Setelah dibeli Aznur, bukti-bukti pembelian dipegang olehnya.

Namun pada Agustus 2017, Aznur datang dan menyebutkan semua harta adalah miliknya, termasuk alat berat dibeli atas nama anaknya, Silvia Rosa.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 5 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Rohil dan Dumai
- Polisi Diminta Tindak Tegas Balapan Liar di Sudirman Bengkalis
- Balap Liar di Duri Kian Menggila Selama Ramadhan
- Empat Jenazah Terduga Teroris Mapolda Riau Dijemput Keluarga Tengah Malam
- Seorang Penyerang Mapolda Riau Dikuburkan di Desa Pasiran, Bengkalis
- Proyek Pipa Gas PGN dan Pertagas di Dumai Timpa Pekerja Hingga Tewas
- Tiga Jenazah Terduga Teroris Sudah Dimakamkan di Dumai
- Tabrak Truk Mundur, Pemotor di Pelalawan Tewas Seketika
- Seminggu Tak Dijemput Keluarga, Empat Jenazah Terduga Teroris Akan Dimakamkan Polda Riau
- Tradisi ‎Bolimau di Rohul Makan Korban, Warga Ujung Batu Ditemukan Tewas di Sungai Rokan
- Kecelakaan Maut Mobdin Perikanan Bengkalis, Polisi Tegaskan Sopir Membawa Plt Kadiskan
- Dilaporkan Masyarakat, Polda Riau Segera Tangani Kasus Penista Agama
- Korupsi Proyek RTH, Kontraktor dan Tim PHO Bersiap Diadili
- Gakum KLH Musnahkan Barang Bukti Pembantaian Beruang
- 2 Tewas, Mobdin Perikanan Bengkalis Tabrak Pemotor di Lintas Duri - Dumai
- Densus 88 AT Polda Riau, Amankan Satu Orang Diduga Teroris
- Belum Diambil Keluarga, 4 Jenazah Terduga Teroris Masih di RS Bhayangkara
- Berasal dari Dumai, 5 dari 8 Terduga Teroris Satu Keluarga
- Polda Riau Kalah di Praperadilkan,
Hakim Nilai Penetapan Tersangka Alzami Tidak Sah

- Disaksikan 8 Tersangka,
Polres Rohul Musnahkan Barang Bukti 4,3 Kg Ganja Kering dan 10,41 Gram Sabu



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com