Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 18:45
PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 18:36
Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja

Senin, 10 Desember 2018 18:18
‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan

Senin, 10 Desember 2018 18:14
Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara

Senin, 10 Desember 2018 17:26
Dilantik Presiden sebagai Gubri Definitif,
Wan Thamrin Ucapkan Alhamdulillah Sampai Tiga Kali


Senin, 10 Desember 2018 16:56
Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat

Senin, 10 Desember 2018 16:44
Seluruh ASN Pekanbaru Diinstruksikan Berbusana Melayu pada Acara MTQ ke-37 Riau

Senin, 10 Desember 2018 16:39
Peringati Hari Anti Korupsi,
Kejari Bengkalis Gelar Berbagai Kegiatan


Senin, 10 Desember 2018 16:35
Terkait Jalan Berlubang, PUPR Pekanbaru Sudah Koordinasi dengan PUPR Riau

Senin, 10 Desember 2018 16:29
Empat Pelamar CPNS Gugur,
Sekda Rohul Motivasi Pelamar CPNS 2018 Saat Tes SKB di Hotel Labersa


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 17 Mei 2018 20:36
Berasal dari Dumai, 5 dari 8 Terduga Teroris Satu Keluarga

Polda Riau mengungkapkan 8 terduga teroris yang sebelumnya diamankan Tim gabungan Polda Riau, Polres Dumai dan Densus 88 anti teror 5 diantaranya merupakan satu keluarga. Semua berasal dari Dumai.

Riauterkini - PEKANBARU - Melalui konfrensi pers yang digelar Polda Riau, Kamis (17/05/18), Kabid Humas Polda Riau, AKBP Sunarto menjelaskan 8 orang terduga teroris tang masih satu jaringan dengan kelompok teroris yang menyerang Mapolda Riau kemarin. Dimana 5 diantaranya masih terdapat hubungan keluarga.

"Kita saat ini telah mengamankan delapan orang yakni HAR, NI, AS ,SW, HD, YEP, DS, dan SY," katanya.

Lanjutnya, dijelaskan terdapat sekitar 5 orang masih ada hubungan keluarga. Yakni HAR merupakan kakak kandung dari Su yang telah meregang nyawa saat melakukan penyerangan di Mako Polda Riau. Kemudian NI adalah ibu kandung Su. Lain itu, SW merupakan orang tua dari As, sedangkan HD dan YEP merupakan adik As yang juga terduga teroris yang tewas saat insiden penyerangan Mako Polda Riau.

Sementara itu tiga diantaranya yakni AS, DS dan SY terindikasi hanya sebagai pengikut PN yang diduga sebagai pimpinan dalam kelompok ini. "Saat ini kedelapan orang ini sementara dalam pendalaman tim dari Polres Dumai," terangnya.

Terkait PN yang diduga sebagai pemimpin kelompok ini, Sunarto menjelaskan masih terus didalami. Namun, pimpinan jaringan mana pihaknya masih belum bisa memastikan.

Diluar itu, dalam pennagkasipan ini turut diamankan juga barang bukti berupa 1 pucuk senapan angin, 1 buah kitab bertuliskan Fhadail Amal, 1 buah kitab Al Hakam, 1 plastik paku, 1 keping VCD Umar Bin Khatab, dua buah pisau, busur panah, anak panah, dan 1 KTP atas nama H.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI
- Kasus Pembunuhan Aktivis Desa Sialang Godang Pelalawan Segera Bergulir ke Persidangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com