Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 22:37
Batal Digelar di Depan Istana Siak, Kirab Satu Negeri GP Ansor Pindah ke Islamic Center

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 19 Mei 2018 14:06
Proyek Pipa Gas PGN dan Pertagas di Dumai Timpa Pekerja Hingga Tewas

Pemasangan pipa gas milik PGN dan Pertagas di lintas Dumai-Duri memakan korban jiwa hingga tewas.

Riauterkini-DUMAI- Pemasangan pipa gas milik PGN dan Pertagas di lintas Dumai-Duri memakan korban jiwa hingga tewas. Korbannya Muhamad Ridwan (32) waga Jalan Nelayan Laut, Kelurahan Pangkalan Sesai, Dumai Barat, Jumat (18/5/18) malam.

Ironisnya, pihak perusahaan baik PGN maupun Pertagas dan PT Wahana selaku perusahaan pemenang tender pemasangan pipa gas tak ada yang mau mengurus ketika korban sudah diantar ke ruang mayat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai.

Tak hanya itu, keluarga korban baru mengetahui kejadian tersebut dari rekan kerjanya. Dan ada juga salah seorang keluarga korban mengetahui kalau Ridwan meninggal dunia dari media sosial yang mengupload dan menceritakan laka kerja tersebut.

"Dimana pemilik pipa ini, mengapa mereka tidak ada disini. Mereka harus bertangungjawab dengan keluarga yang ditinggalkan," ujar Syafrizal abang korban yang kesal melihat tidak adanya pihak perusahaan yang datang ke kamar jenazah RSUD Dumai.

Sementara istri korban yang sedang hamil 3 bulan tak kuasa menahan air mata dan menatapi kepergian sang suami yang siang hari masih dia lihat di rumahnya. "Abang sudah pergi mak, hancur kepala abang mak. Abang jangan pergi aku mau ikut abang," ucap istri korban.

Disisi lain, PT. Pertagas selaku perusahaan pemilik pekerjaan 60 persen mengaku tidak mengetahui adanya kecelakaan kerja pembangunan instalasi jaringan gas milik mereka di lintas Dumai-Duri tersebut.

Manageman Pertagas mengaku pihaknya selaku pemilik jaringan instalasi belum mendapatkan laporan dari pihak KSO selaku penanggungjawab pengerjaan maupun dari PT. Wahana selaku pihak ketiga yang ditunjuk untuk membangun jaringan instalasi jaringan gas Dumai-Duri.

"Saya belum tidak tahu ada lakakerja tersebut dan sampai saat ini saya belum ada mendaptkan laporan kecelakaan kerja tersebut," ujar Hatim Ilwan salah seorang manjeman PT Pertgas saat dihubungi awak media, Jumat (18/5) melalui sambungan telpon selulernya.

Sementara itu salah seorang pengurus PT Wahana ketika dikonfirmasi awak media mengaku masih dalam perjalanan dari Duri menuju Dumai dan belum mengetahui kronologos pasti kejadian tersebut. "Saya dalam perjalan ke Dumai dari Duri mas, nanti saya sampai Dumai kita jumpa ya," ujarnya singkat.

Sedangkan rekan korban mengatakan, bahwa korban bertugas sebagai Cutting atau membalut kembali sisa las pipa. Saat bekerja secara tiba-tiba pipa tersebut jatuh dan membentur korban hingga terpental dan masuk ke dalam galian pipa.

Bahkan lanjut rekan kerja korban menceritakan, usai terjatuh ke dalam galian tersebut, pipa kembali menimpa korban tepatnya pada bagian kepalanya, mengakibatkan korban meregang nyawa seketika di lokasi kejadian.

"Korban baru di evakuasi sekitar 45 menit setelah kejadian, korban baru bisa diangkat setelah alat berat perusahaan tiba di lokasi kejadian, lalu dibawa ke RSUD Dumai dalam keadaan tak bernyawa," pungkasnya.***(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember

- Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau
- Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap
- Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng

- Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru
- 3 Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil
- Diduga Kuasai Narkoba, Seorang Pria di Mahato Ditangkap Polisi Rohul
- Gerebek Rumah Terduga Bandar Narkoba di Mahato, Polisi Rohul Tangkap Seorang IRT
- Tuntut Penahanan Toro, Massa Demo di PN Pekanbaru
- Berkelahi dengan OTK, Dua Pengunjung Karaoke di Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah
- Pasutri di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah yang Terkunci
- Terdakwa Suap Penerimaan PTT Oknum Diskes Pelalawan Minta Dibebaskan
- Polri Akan Gelar Operasi Mantab Brata Selama 397 Hari
- Seorang Jurtul Togel Diciduk Polisi Rohul di Plaza Batu Permata Ujung Batu
- Menhub: Kecelakaan Banyak Merenggut Usia Muda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com