Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 11:02
Mengaduk ke Bupati, Banyak ASN di Siak Belum Dapat Undangan Mencoblos

Senin, 25 Juni 2018 09:53
Desember 2018 Akhir Penukaran Uang Emisi 1998-1999

Senin, 25 Juni 2018 09:25
Diguyur Hujan, Kantor Bawaslu Riau Kebanjiran

Senin, 25 Juni 2018 09:12
11 Pistol dan Ratusan Peluru Aktif Ditemukan di Dasar Muara Parit Belanda Pekanbaru

Senin, 25 Juni 2018 08:33
Hujan Angin Tumbangkan Tenda Launching Mulok Budaya Melayu di Kantor Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 21:57
‎Komisioner KPU Rohul Sisir APK di Kecamatan, Pasirpangaraian Dipastikan Sudah Bersih

Ahad, 24 Juni 2018 21:41
Jangan Golput, Apkasindo Riau Minta Petani Sawit Salurkan Hak Politiknya

Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Ahad, 24 Juni 2018 21:16
Masa Tenang, Panwaslu di Kampar Lakukan Patroli Pengawasan

Ahad, 24 Juni 2018 20:54
Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 19 Mei 2018 14:06
Proyek Pipa Gas PGN dan Pertagas di Dumai Timpa Pekerja Hingga Tewas

Pemasangan pipa gas milik PGN dan Pertagas di lintas Dumai-Duri memakan korban jiwa hingga tewas.

Riauterkini-DUMAI- Pemasangan pipa gas milik PGN dan Pertagas di lintas Dumai-Duri memakan korban jiwa hingga tewas. Korbannya Muhamad Ridwan (32) waga Jalan Nelayan Laut, Kelurahan Pangkalan Sesai, Dumai Barat, Jumat (18/5/18) malam.

Ironisnya, pihak perusahaan baik PGN maupun Pertagas dan PT Wahana selaku perusahaan pemenang tender pemasangan pipa gas tak ada yang mau mengurus ketika korban sudah diantar ke ruang mayat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai.

Tak hanya itu, keluarga korban baru mengetahui kejadian tersebut dari rekan kerjanya. Dan ada juga salah seorang keluarga korban mengetahui kalau Ridwan meninggal dunia dari media sosial yang mengupload dan menceritakan laka kerja tersebut.

"Dimana pemilik pipa ini, mengapa mereka tidak ada disini. Mereka harus bertangungjawab dengan keluarga yang ditinggalkan," ujar Syafrizal abang korban yang kesal melihat tidak adanya pihak perusahaan yang datang ke kamar jenazah RSUD Dumai.

Sementara istri korban yang sedang hamil 3 bulan tak kuasa menahan air mata dan menatapi kepergian sang suami yang siang hari masih dia lihat di rumahnya. "Abang sudah pergi mak, hancur kepala abang mak. Abang jangan pergi aku mau ikut abang," ucap istri korban.

Disisi lain, PT. Pertagas selaku perusahaan pemilik pekerjaan 60 persen mengaku tidak mengetahui adanya kecelakaan kerja pembangunan instalasi jaringan gas milik mereka di lintas Dumai-Duri tersebut.

Manageman Pertagas mengaku pihaknya selaku pemilik jaringan instalasi belum mendapatkan laporan dari pihak KSO selaku penanggungjawab pengerjaan maupun dari PT. Wahana selaku pihak ketiga yang ditunjuk untuk membangun jaringan instalasi jaringan gas Dumai-Duri.

"Saya belum tidak tahu ada lakakerja tersebut dan sampai saat ini saya belum ada mendaptkan laporan kecelakaan kerja tersebut," ujar Hatim Ilwan salah seorang manjeman PT Pertgas saat dihubungi awak media, Jumat (18/5) melalui sambungan telpon selulernya.

Sementara itu salah seorang pengurus PT Wahana ketika dikonfirmasi awak media mengaku masih dalam perjalanan dari Duri menuju Dumai dan belum mengetahui kronologos pasti kejadian tersebut. "Saya dalam perjalan ke Dumai dari Duri mas, nanti saya sampai Dumai kita jumpa ya," ujarnya singkat.

Sedangkan rekan korban mengatakan, bahwa korban bertugas sebagai Cutting atau membalut kembali sisa las pipa. Saat bekerja secara tiba-tiba pipa tersebut jatuh dan membentur korban hingga terpental dan masuk ke dalam galian pipa.

Bahkan lanjut rekan kerja korban menceritakan, usai terjatuh ke dalam galian tersebut, pipa kembali menimpa korban tepatnya pada bagian kepalanya, mengakibatkan korban meregang nyawa seketika di lokasi kejadian.

"Korban baru di evakuasi sekitar 45 menit setelah kejadian, korban baru bisa diangkat setelah alat berat perusahaan tiba di lokasi kejadian, lalu dibawa ke RSUD Dumai dalam keadaan tak bernyawa," pungkasnya.***(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 11 Pistol dan Ratusan Peluru Aktif Ditemukan di Dasar Muara Parit Belanda Pekanbaru
- Pasang Tenda untuk Halal bi Halal, 4 Warga Dumai Kesetrum Listrik
- Diduga Sakit,
Pria Stres di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas dalam Pos Sekuriti

- Dua Unit Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah di Kuantan Tengah, Kuansing
- Todongkan Pistol, Kawanan Perampok Satroni Indomaret 67 Harapan Raya Pekanbaru
- Dakwaan Politik Uang Anggota DPRD Bengkalis Digugurkan, Jaksa Ajukan Banding
- Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Hotel Telaga Puri Tembilahan, Inhil
- Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu
- Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com