Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Maret 2019 14:21
Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah

Ahad, 24 Maret 2019 13:31
Dorong Penumbuhan dan Pengembangan WUB IKM di Riau, Kemenperin RI Taja Bimtek

Ahad, 24 Maret 2019 13:26
1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks

Ahad, 24 Maret 2019 08:02
KPU Riau Simulasikan Rekapitulasi Hasil Pemilu dan Pilpres 2019 Tingkat Provinsi

Ahad, 24 Maret 2019 07:59
Hama Walang Sangit Serbu Pemumiman Warga Rohil

Sabtu, 23 Maret 2019 21:10
Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri

Sabtu, 23 Maret 2019 20:31
PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik

Sabtu, 23 Maret 2019 15:02
UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses

Sabtu, 23 Maret 2019 14:57
2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat

Sabtu, 23 Maret 2019 11:10
Ternyata Asri Auzar Sudah Minta DPRD Riau Ganti Waka Dedet

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 19 Mei 2018 14:06
Proyek Pipa Gas PGN dan Pertagas di Dumai Timpa Pekerja Hingga Tewas

Pemasangan pipa gas milik PGN dan Pertagas di lintas Dumai-Duri memakan korban jiwa hingga tewas.

Riauterkini-DUMAI- Pemasangan pipa gas milik PGN dan Pertagas di lintas Dumai-Duri memakan korban jiwa hingga tewas. Korbannya Muhamad Ridwan (32) waga Jalan Nelayan Laut, Kelurahan Pangkalan Sesai, Dumai Barat, Jumat (18/5/18) malam.

Ironisnya, pihak perusahaan baik PGN maupun Pertagas dan PT Wahana selaku perusahaan pemenang tender pemasangan pipa gas tak ada yang mau mengurus ketika korban sudah diantar ke ruang mayat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai.

Tak hanya itu, keluarga korban baru mengetahui kejadian tersebut dari rekan kerjanya. Dan ada juga salah seorang keluarga korban mengetahui kalau Ridwan meninggal dunia dari media sosial yang mengupload dan menceritakan laka kerja tersebut.

"Dimana pemilik pipa ini, mengapa mereka tidak ada disini. Mereka harus bertangungjawab dengan keluarga yang ditinggalkan," ujar Syafrizal abang korban yang kesal melihat tidak adanya pihak perusahaan yang datang ke kamar jenazah RSUD Dumai.

Sementara istri korban yang sedang hamil 3 bulan tak kuasa menahan air mata dan menatapi kepergian sang suami yang siang hari masih dia lihat di rumahnya. "Abang sudah pergi mak, hancur kepala abang mak. Abang jangan pergi aku mau ikut abang," ucap istri korban.

Disisi lain, PT. Pertagas selaku perusahaan pemilik pekerjaan 60 persen mengaku tidak mengetahui adanya kecelakaan kerja pembangunan instalasi jaringan gas milik mereka di lintas Dumai-Duri tersebut.

Manageman Pertagas mengaku pihaknya selaku pemilik jaringan instalasi belum mendapatkan laporan dari pihak KSO selaku penanggungjawab pengerjaan maupun dari PT. Wahana selaku pihak ketiga yang ditunjuk untuk membangun jaringan instalasi jaringan gas Dumai-Duri.

"Saya belum tidak tahu ada lakakerja tersebut dan sampai saat ini saya belum ada mendaptkan laporan kecelakaan kerja tersebut," ujar Hatim Ilwan salah seorang manjeman PT Pertgas saat dihubungi awak media, Jumat (18/5) melalui sambungan telpon selulernya.

Sementara itu salah seorang pengurus PT Wahana ketika dikonfirmasi awak media mengaku masih dalam perjalanan dari Duri menuju Dumai dan belum mengetahui kronologos pasti kejadian tersebut. "Saya dalam perjalan ke Dumai dari Duri mas, nanti saya sampai Dumai kita jumpa ya," ujarnya singkat.

Sedangkan rekan korban mengatakan, bahwa korban bertugas sebagai Cutting atau membalut kembali sisa las pipa. Saat bekerja secara tiba-tiba pipa tersebut jatuh dan membentur korban hingga terpental dan masuk ke dalam galian pipa.

Bahkan lanjut rekan kerja korban menceritakan, usai terjatuh ke dalam galian tersebut, pipa kembali menimpa korban tepatnya pada bagian kepalanya, mengakibatkan korban meregang nyawa seketika di lokasi kejadian.

"Korban baru di evakuasi sekitar 45 menit setelah kejadian, korban baru bisa diangkat setelah alat berat perusahaan tiba di lokasi kejadian, lalu dibawa ke RSUD Dumai dalam keadaan tak bernyawa," pungkasnya.***(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar
- Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang
- Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum
- Tanaman Ditebas Tanpa Izin,
Warga Desa Suka Maju Ancam Laporkan Pelaksana Proyek SUTT‎ di Rohul

- Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
- Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri
- Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri
- Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa
- Dapur Hotel Preimere Pekanbaru Terbakar
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya dan Bawa Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM
- Dua Kali Mangkir, Jaksa Tunggu Perintah Hakim Panggil Wabup Bengkalis
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com