Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

Ahad, 9 Desember 2018 17:06
Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis

Ahad, 9 Desember 2018 15:34
Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai

Ahad, 9 Desember 2018 13:47
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga

Ahad, 9 Desember 2018 13:43
Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 19 Mei 2018 14:06
Proyek Pipa Gas PGN dan Pertagas di Dumai Timpa Pekerja Hingga Tewas

Pemasangan pipa gas milik PGN dan Pertagas di lintas Dumai-Duri memakan korban jiwa hingga tewas.

Riauterkini-DUMAI- Pemasangan pipa gas milik PGN dan Pertagas di lintas Dumai-Duri memakan korban jiwa hingga tewas. Korbannya Muhamad Ridwan (32) waga Jalan Nelayan Laut, Kelurahan Pangkalan Sesai, Dumai Barat, Jumat (18/5/18) malam.

Ironisnya, pihak perusahaan baik PGN maupun Pertagas dan PT Wahana selaku perusahaan pemenang tender pemasangan pipa gas tak ada yang mau mengurus ketika korban sudah diantar ke ruang mayat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Dumai.

Tak hanya itu, keluarga korban baru mengetahui kejadian tersebut dari rekan kerjanya. Dan ada juga salah seorang keluarga korban mengetahui kalau Ridwan meninggal dunia dari media sosial yang mengupload dan menceritakan laka kerja tersebut.

"Dimana pemilik pipa ini, mengapa mereka tidak ada disini. Mereka harus bertangungjawab dengan keluarga yang ditinggalkan," ujar Syafrizal abang korban yang kesal melihat tidak adanya pihak perusahaan yang datang ke kamar jenazah RSUD Dumai.

Sementara istri korban yang sedang hamil 3 bulan tak kuasa menahan air mata dan menatapi kepergian sang suami yang siang hari masih dia lihat di rumahnya. "Abang sudah pergi mak, hancur kepala abang mak. Abang jangan pergi aku mau ikut abang," ucap istri korban.

Disisi lain, PT. Pertagas selaku perusahaan pemilik pekerjaan 60 persen mengaku tidak mengetahui adanya kecelakaan kerja pembangunan instalasi jaringan gas milik mereka di lintas Dumai-Duri tersebut.

Manageman Pertagas mengaku pihaknya selaku pemilik jaringan instalasi belum mendapatkan laporan dari pihak KSO selaku penanggungjawab pengerjaan maupun dari PT. Wahana selaku pihak ketiga yang ditunjuk untuk membangun jaringan instalasi jaringan gas Dumai-Duri.

"Saya belum tidak tahu ada lakakerja tersebut dan sampai saat ini saya belum ada mendaptkan laporan kecelakaan kerja tersebut," ujar Hatim Ilwan salah seorang manjeman PT Pertgas saat dihubungi awak media, Jumat (18/5) melalui sambungan telpon selulernya.

Sementara itu salah seorang pengurus PT Wahana ketika dikonfirmasi awak media mengaku masih dalam perjalanan dari Duri menuju Dumai dan belum mengetahui kronologos pasti kejadian tersebut. "Saya dalam perjalan ke Dumai dari Duri mas, nanti saya sampai Dumai kita jumpa ya," ujarnya singkat.

Sedangkan rekan korban mengatakan, bahwa korban bertugas sebagai Cutting atau membalut kembali sisa las pipa. Saat bekerja secara tiba-tiba pipa tersebut jatuh dan membentur korban hingga terpental dan masuk ke dalam galian pipa.

Bahkan lanjut rekan kerja korban menceritakan, usai terjatuh ke dalam galian tersebut, pipa kembali menimpa korban tepatnya pada bagian kepalanya, mengakibatkan korban meregang nyawa seketika di lokasi kejadian.

"Korban baru di evakuasi sekitar 45 menit setelah kejadian, korban baru bisa diangkat setelah alat berat perusahaan tiba di lokasi kejadian, lalu dibawa ke RSUD Dumai dalam keadaan tak bernyawa," pungkasnya.***(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI
- Kasus Pembunuhan Aktivis Desa Sialang Godang Pelalawan Segera Bergulir ke Persidangan
- Koruptor Dana Koptan Siaga Makmur,
3 Tahun Buron, GEMA Desak Kejari Rohul Tangkap Basri Lubis

- Kejari Pelalawan Segara Ekpos Nama Calon Tersangka Korupsi Cetak Sawah Jilid II
- Terjerat Kasus Pemalsuan SertIfikat Lahan, Pengusaha Sawit Ini Diadili Pekan Depan
- Opsgab Amankan 3 Alat Berat di Cagar Biosfir GSK
- Polsek Senapelan Ringkus Seorang Napi Buron Rutan Sialang Bungkuk
- PNS dan Kontraktor di Rohil Terjerat Korupsi Danau Buatan, Rohil Dihukum 4 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Penganiaya Pacar, Dituntut 2 Tahun Penjara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com