Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Maret 2019 11:27
Banyak Siaran Radio Malaysia Merembes di Rohil

Rabu, 20 Maret 2019 11:09
Pemkab Absen, DPRD Kuansing Tunda Hearing Bahas Prolegda

Rabu, 20 Maret 2019 09:32
Karlahut Meluas, Muncul 165 Titik Api di Riau

Rabu, 20 Maret 2019 08:44
Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan

Rabu, 20 Maret 2019 07:25
Dukung Pengembangan Wisata dan Budaya, Bupati Kampar Hadiri Visiting Our Own Home di Yogyakarta

Rabu, 20 Maret 2019 07:21
Kodim 0314 Inhil Bersama Insan Pers Gelar Senam dan Coffee Morning

Selasa, 19 Maret 2019 21:18
7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan

Selasa, 19 Maret 2019 21:02
Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa dan Tsunami

Selasa, 19 Maret 2019 19:04
Bahaya PTM, Puluhan Pedagang dan Warga di Bantan, Bengkalis Diperiksa Kesehatannya

Selasa, 19 Maret 2019 17:37
Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Mei 2018 15:01
Jalani Perawatan, Aipda Jhon Hendrik dan Dua Wartawan Sudah Dibolehkan Pulang

Setelah sebelumnya menjalani perawatan di RS Bayangkara Polda Riau, beberapa korban penyerangan Mapolda Riau oleh terduga teroris sudah diperbolehkan pulang.

Riauterkini - PEKANBARU - Aipda Jhon Hendrik dan dua awak media yakni Kameramen TVone, Ryan Rahman dan Kameramen MNC TV, Rahmadi sudah diperbolehkan pulang. Dimana seluruh biaya ditanggung oleh Polda Riau.

Kepala Bidang (Kabid) Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Riau Kombes Asmarahadi, Senin (21/05/18) mengatakan sebelumnya memang beberapa orang korban dirawat di RS Bayangkara. "Untuk teman kita Kameramen MNC TV, Rahmadi hanya mengalami luka ringan sehingga bisa langsung dibolehkan pulang. Sementara Ryan Rahman yang merupakan kameramen TVone megalami luka yang cukup serius. Sehingga dilakukan perawatan hingga 4 hari dan baru kemarin (Minggu 20/05/18) di perbolehkan pulang," terangnya.

Selain itu, Aipda Jhon Hendrik pagi ini juga telah diperbolehkan pulang oleh tim dokter RS Bayangkara. Meski begitu seluruh korban masih melakukan rawat jalan.

Sementara itu, diinformasikan Asmarahadi, saat ini pihaknya masih melakukan perawatan AKBP Farid Abdullah yang juga menjadi korban kekejaman terduga teroris beberapa waktu lalu. AKBP Farid mengalami luka yang cukup serius yakni luka bacokan di bagian leher belekang. Sehingga masih terus dilakukan perawatan.

"Saat ini memang tinggal perawatan saja. Sebelumnya kita telah melakukan operasi pembersihan luka. Kondisinya juga terus membaik, kita berharap dalam beberapa hari kedepan sudah bisa diizinkan pulang," Pungkasnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan
- 7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan
- Curi Besi Tower Sutet, Dua Pemuda Desa Koto Perambahan Kampar Diamankan Polisi
- Kepala SMPN 5 Mandau, OTT Pungli Seragam Sekolah Dituntut Lima Tahun Penjara.
- Asik Main Judi Leng, 5 Pekerja PT. Torganda Rantau Kasai Diringkus Polisi Rohul
- Tabrakan di Pelalawan, Ketua KPU Inhil Alami Patah Kaki
- Frustasi Dilarang Ikut Ujian Pemicu Siswa Pukul Kepsek di Inhu
- Wanita Pengedar Sabu di Gunung Sahilan, Kampar Ditangkap Piolisi
- Seorang Kepala Sekolah di Inhu Dianiaya Muridnya Sendiri
- Jadi Tersangka Proyek Jembatan WFC Bangkinang, ADN Diminta Terbuka Jangan Pasang Badan
- Memukat Ikan tak Kembali, Dua Pria di Ujung Batu Rohul Diduga Hanyut di Sungai Rokan
- Diduga Hasil Curian,
Warga Bengkalis Temukan Sepeda Motor Disimpan di Kebun

- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Segera Disidang
- Kerugian Rp39,2 Miliar, KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Jembatan Bangkinang
- Video Polisi Gadungan Berpistol Hebohkan Masyarakat, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyelidikan
- Oknum Caleg Penghina Wabup Meranti Diadili
- Terduga Teroris, Densus 88 Tangkap RG di Rohil
- Polda Riau Musnahkan 11 Kilogram Sabu
- Penjelasan Pemkab Terkait Bupati Kuansing Digugat ke Pengadilan karena Hutang
- Pelaku Hipnotis Berhasil Memperdayai Korbannya di Kampar Sebelum Dibekuk Warga


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com