Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 25 Juni 2018 11:02
Mengaduk ke Bupati, Banyak ASN di Siak Belum Dapat Undangan Mencoblos

Senin, 25 Juni 2018 09:53
Desember 2018 Akhir Penukaran Uang Emisi 1998-1999

Senin, 25 Juni 2018 09:25
Diguyur Hujan, Kantor Bawaslu Riau Kebanjiran

Senin, 25 Juni 2018 09:12
11 Pistol dan Ratusan Peluru Aktif Ditemukan di Dasar Muara Parit Belanda Pekanbaru

Senin, 25 Juni 2018 08:33
Hujan Angin Tumbangkan Tenda Launching Mulok Budaya Melayu di Kantor Gubri

Ahad, 24 Juni 2018 21:57
‎Komisioner KPU Rohul Sisir APK di Kecamatan, Pasirpangaraian Dipastikan Sudah Bersih

Ahad, 24 Juni 2018 21:41
Jangan Golput, Apkasindo Riau Minta Petani Sawit Salurkan Hak Politiknya

Ahad, 24 Juni 2018 21:18
Sekubik Pasir Pulau Rupat Dijual Rp250 Ribu di Pulau Bengkalis

Ahad, 24 Juni 2018 21:16
Masa Tenang, Panwaslu di Kampar Lakukan Patroli Pengawasan

Ahad, 24 Juni 2018 20:54
Biaya Perawatan Korban Ditanggung,
Ini Penyebab Plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul Runtuh Versi Pengelola


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Mei 2018 16:57
Janji Bantu Meringankan Ditingkat Banding,
Oknum Pengacara Posbakum di PN Pelalawan Diduga Tilap Uang Terdakwa Kasus Narkoba


Seorang oknum pengacara Posbakum di PN Pelalawan bernama Suhardi diduga menilap uang keluarga terpidana kasus Narkoba, 16 tahun penjara atas nama Ribut Sugiono.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Seorang oknum pengacara Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan bernama Suhardi diduga menilap uang keluarga terpidana kasus Narkoba, 16 tahun penjara atas nama Ribut Sugiono.

Dugaan ini mencuat ketika bantuan hukum, ditingkat banding yang dijanjikan Suhardi kepada terpidana Ribut Santoso bisa dikurangi dari vonis hakim di peradilan tingkat pertama yakni Pengadilan Negeri Pelalawan.

Tapi kenyataannya, setelah uang sebesar Rp 30 juta diserahkan, keluarga terpidana bernama Hartati beberapa bulan yang lalu, disebuah rumah makan Kerinci Kanan, kabupaten Siak. Justru putusan banding di Pengadilan Tinggi menguatkan putusan PN Pelalawan.

"Uangnya, kita serahkan, dirumah makan Bambu Kuning, di SP 6, Kerinci Kanan, senilai Rp 30 juta. Waktu itu pak Suhardi didampingi seorang berjenis kelamin perempuan," terang Hartati kepada riauterkini.com.

Kata dia, uang tersebut adalah untuk meringankan hukuman keluarganya, di pengadilan tingkat tinggi. "Akan tetapi, kenyataan putusan bandingnya, tak berkurang dan tetap saja," ujarnya dengan nada kesal.

Ditempat terpisah, paska dugaan penggelapan uang salah seorang terpidana kasus Narkoba ini, Suhardi tidak lagi menampakkan batang hidung di PN Pelalawan.

Sejak peristiwa ini, sosok Suhardi yang sering muncul di PN Pelalawan kini menghilang. Bahkan telepon genggam yang sering digunakan oleh bersangkutan tidak aktif lagi.

Di PN Pelalawan, hanya terdapat benner dibagian bawahnya, betuliskan nama Suhardi yang dicantumkan nomor HP yang bersangkutan. Dibagian judul atas benner bertuliskan Pos Pelayanan Hukum Pengadilan Negeri Pelalawan.

Sementara pada bagian tengah, benner bertuliskan PAHAM dengan kepanjangan Pusat Advokasi Hukum Dan Hak Asasi Manusia. Indonesia Cabang Riau. Diduga kuat Suhardi tergabung kepada kelompok advokat PAHAM tersebut.

Salah seorang, teman sejawat Suhardi, bernama Ilham dari PAHAM Indonesia Cabang Riau ketika ditemui di PN Pelalawan ketika dikomfirmasi terkait aksi dugaan penggelapan uang ini, berjanji akan menyampaikan kepada yang bersangkutan.

Akan tetapi berselang beberapa hari kemudian, ketika ditanya lagi terkait perkembangannya, Ilham meminta bersabar. "Iya, kemarin dia kasih info kalau dia mau klarifikasi, tapi saya belum tahu kapan waktunya, karena dia sedang dirumah sakit," tulis Ilham via pesan Whatsaapnya, Senin (21/5/18).***(feb)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 11 Pistol dan Ratusan Peluru Aktif Ditemukan di Dasar Muara Parit Belanda Pekanbaru
- Pasang Tenda untuk Halal bi Halal, 4 Warga Dumai Kesetrum Listrik
- Diduga Sakit,
Pria Stres di Duri, Bengkalis Ditemukan Tewas dalam Pos Sekuriti

- Dua Unit Rumah Hangus Dilalap Si Jago Merah di Kuantan Tengah, Kuansing
- Todongkan Pistol, Kawanan Perampok Satroni Indomaret 67 Harapan Raya Pekanbaru
- Dakwaan Politik Uang Anggota DPRD Bengkalis Digugurkan, Jaksa Ajukan Banding
- Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Hotel Telaga Puri Tembilahan, Inhil
- Warga Rumbai, Pekanbaru Temukan Mayat Tersangkut di Kayu
- Cegah Narkoba Masuk, TNI dan Polri Bantu Pengamanan di Lapas Pasirpangaraian Selama Lebaran
- Patroli Polisi Gagalkan Perampokan Mesin ATM di Pekanbaru
- Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Pelabuhan Nelayan di Bengkalis
- Kapal Pompong Terbalik, Satu Keluarga Nyaris Tenggelam di Selat Bengkalis
- Diduga Konsleting Listrik, Satu Rumah di Bengkalis Terbakar
- Kebakaran di Kotabaru, Inhil Ludeskan 57 Toko dan Rumah
- Kebakaran Saat Idul Fitri Ludeskan Puluhan Rumah di Kotabaru, Inhil
- Lebaran Aman, Polisi di Bengkalis Sambangi Rumah Ditinggal Mudik
- Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar
- Curi Komponen Alat Berat, Pria Ini Diringkus Polsek Tapung Hulu
- Yamaha V-Ixion Pemudik Terjun ke Sungai di Tambusai, 2 Korban Luka
- Belasan Kios di Pasar Logar, Kuansing Ludes Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com