Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 22:37
Batal Digelar di Depan Istana Siak, Kirab Satu Negeri GP Ansor Pindah ke Islamic Center

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 Mei 2018 21:39
Sejak 2014 Hampir 2 Ton Trenggiling Sudah Terjual,
Saksi: Akui Dapat Keuntungan Rp 200 Ribu Perkilonya


PN Pelalawan kembali gelar sidang perkara penjualan trenggiling dengan tersangka oknum polisi. Saksi mengaku mensapat untung setiap kilo penjualan.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Sidang lanjutan kasus perdagangan Trenggiling dengan terdakwa oknum anggota polisi dari kesatuan Polres Indragiri Hilir, M Ali Hanafia terungkap fakta baru di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Selasa (22/5/18).

Pada persidangan tersebut, Jaksa Penutut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan Hipmawan Saputra, SH, MH mendatang dua orang saksi. Satu dari dua orang saksi tersebut merupakan adek kandung terdakwa, yakni Ali Muhammad Hanafia. Saksi ini, sudah menjadi terpidana dengan dua tahun kurungan di PN Pekanbaru atas kasus yang sama.

Banyak fakta terbaru yang disampaikan saksi pada persidangan ini. Misalnya, ia beterus terang perbuatan dia di 'backup' penuh oleh terdakwa. Menarikn aksi perdagangan hewan dilindungi tersebut sudah digeluti sejak tahun 2014.

Didepan majelis hakim, saksi mengaku perbuatan tersebut adalah perbuatan yang melawan hukum. Untuk itu ia berinisiatif mensiasati kemungkinan terburuk dikemudian hari. Atas arahan terdakwa, saksi membuat rekening BCA dengan menggunakan nama orang lain.

Lagi-lagi, pembukaan rekening itu atas saran dari terdakwa. Diputuskanlah, nama rekening tersebut atas nama Jafri. Jafri sendiri merupakan ipar dari terdakwa.

Menurut saksi, seluruh uang dari hasil perdagangan trenggiling yang digeluti sejak tahun 2014, yang dijual dari toke di Sungai Pakning, ditransper dan ditimbun ke rekening BCA atas nama Jafri.

"Semua uang hasil penjualan dari toke, disimpan di rekening BCA ini, pak hakim," terang saksi kepada majelis hakim.

Sejak tahun 2014, saksi mengaku sudah menjual kurang lebih dua ton Trenggiling. Kepada toke dijual perkilo hidup-hidup Rp 350 ribu sementara untuk kulit dijual Rp 2 juta perkilo. Trenggiling ini, diperoleh dari para pengumpul diberbagai daerah, Provinsi Jambi, Sumbar dan Riau.

"Rata-rata keuntungan setiap penjualan Trenggiling ini, perkilo Rp 200 ribuan lah pak hakim," tandas saksi.

Sidang tersebut, dipimpin hakim ketua Nelson Angkat, SH, MH didamping hakim anggota Endry Eswin Oetara Suganda, SH, MH dan Ria Ayu Rosalin, SH, MH.***(feb)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember

- Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau
- Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap
- Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng

- Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru
- 3 Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil
- Diduga Kuasai Narkoba, Seorang Pria di Mahato Ditangkap Polisi Rohul
- Gerebek Rumah Terduga Bandar Narkoba di Mahato, Polisi Rohul Tangkap Seorang IRT
- Tuntut Penahanan Toro, Massa Demo di PN Pekanbaru
- Berkelahi dengan OTK, Dua Pengunjung Karaoke di Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah
- Pasutri di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah yang Terkunci
- Terdakwa Suap Penerimaan PTT Oknum Diskes Pelalawan Minta Dibebaskan
- Polri Akan Gelar Operasi Mantab Brata Selama 397 Hari
- Seorang Jurtul Togel Diciduk Polisi Rohul di Plaza Batu Permata Ujung Batu
- Menhub: Kecelakaan Banyak Merenggut Usia Muda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com