Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 24 Maret 2019 16:00
Pentingnya Kenali Kebutuhan Nutrisi,
Prodia Gelar Seminar Bertema Persolized Nutrition as Disease Prevention Tools


Ahad, 24 Maret 2019 14:21
Peduli Warga, Caleg Golkar Ini Gelar Bazar Murah

Ahad, 24 Maret 2019 13:31
Dorong Penumbuhan dan Pengembangan WUB IKM di Riau, Kemenperin RI Taja Bimtek

Ahad, 24 Maret 2019 13:26
1.071 Kantong Darah Terkumpul pada KDD Ke-57 Riau Kompleks

Ahad, 24 Maret 2019 08:02
KPU Riau Simulasikan Rekapitulasi Hasil Pemilu dan Pilpres 2019 Tingkat Provinsi

Ahad, 24 Maret 2019 07:59
Hama Walang Sangit Serbu Pemumiman Warga Rohil

Sabtu, 23 Maret 2019 21:10
Bupati Bengkalis Buka Turnamen Sepakbola Antar Pelajar di Duri

Sabtu, 23 Maret 2019 20:31
PJC Pekanbaru Semangati Wartawan Bengkalis Untuk Sajikan Berita Yang Santun dan Menarik

Sabtu, 23 Maret 2019 15:02
UKW PWI Riau 2019 Berjalan Sukses

Sabtu, 23 Maret 2019 14:57
2019, DAK Fisik dan ADD Kuansing Meningkat

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2018 12:47
Polda Riau Ungkap Dua Kasus Narkoba 41 Kilogram Sabu 44000 Butir Ekstasi

Dua tangkapan besar didapat Polda Riau. Dari dua kasus narkoba tersebut disita 41 kilogram sabu dan 44000 butir ekstasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau berhasil gagalkan penyelundupan 41 kilogram sabu dan 44000 pil ekstasi di wilayah Riau. Selain barang bukti turut diamankan pula tiga kurir yang bertugas mengantarkan barang haram tersebut.

Kapolda Riau, Irjen Nandang saat pemaparan kasus, Kamis (24/05/18) mengatakan kasus ini merupakan jaringan internasional. Dimana barang diselundupkan dari Malaysia yang akan diantarkan menuju Jakarta. "Untuk kasus pertama kita bekerjasama dengan Polres Inhil dan berhasil mengamankan 29 Kilogram shabu dan 20 ribu butir ekstasi berwarna hijau merek omega. Barang haram ini dikirim dari Malaysia menuju Jakarta melalui Pekanbaru," katanya.

Dalam kasus ini, Polda Riau menangkap satu orang kurir berinisial SL (44) yang merupakan warga Sei Beduk, Batam. Dalam modus penyelundupannya SL menggunakan modus yang tergolong baru bagi Polda Riau. Dimana barang bukti sabu 29 kilogram dan 20 ribu butir ekstasi dimasukkan dalam kotak besi yang disiapkan dan ditempelkan pada bagian bawah mobil yang digunakan.

"SL kita tangkap di wilayah Selensen Tembilahan Inhil pada pada 9 mei 2018 lalu. Dimana kita bekerjasama dengan Polsek Kemuning," bebernya.

Sementara itu, untuk kasus kedua yang diguga masih jaringan yang sama, Polda Riau berhasil menyita sekitar 14 kilogram shabu dan 24 ribu butir ekstasi. Dimana dalam kasus ini Polda Riau menangkap dua orang tersangka yakni HC (34) dan MM (30).

Kedua tersangka ini merupakan kurir yang bertugas melakukan pengantaran barang haram yang datang dari Malaysia melalui Bengkalis menuju Pekanbaru. Dengan barang bukti yang dimasukan dalam dua tas ransel besar pelaku tertangkap di jalan Lintas Maredan - Pekanbaru Tenayan Raya.

"Kita menduga ini jaringan yang sama, namun menggunakan kemasan yang berbeda. Kali ini shabu yang kita sita menggunakan kemasan teh cina bermerek Guanyingwang," terangnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono mengungkapkan menurut keterangan SL, Ia telah dua kali melakukan penyelendupam dengan jumlah yang cukup besar. Dimana sekali melakukan aksi dia diupah Rp80-110 juta. "Yang ketiga ini berhasil kita gagalkan. Sedangkan untuk tersangka HC dan MM ini merupakan aksi yang kedua," terangnya.

Dikatakan Haryono, jika dirupiahkan Shabu seberat 41 kilogram ini setara dengan Rp41 miliar. Sementara untuk 44 ribu ekstasi setara dengan Rp13,2 Miliar. Jika lolos shabu ini dapat menelerkan 205 ribu orang dan 41 ribu orang. Untuk ketiga tersangka terancam hukuman mati atau penjara maksimal 20 tahun.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar
- Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang
- Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum
- Tanaman Ditebas Tanpa Izin,
Warga Desa Suka Maju Ancam Laporkan Pelaksana Proyek SUTT‎ di Rohul

- Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
- Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri
- Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri
- Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa
- Dapur Hotel Preimere Pekanbaru Terbakar
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya dan Bawa Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM
- Dua Kali Mangkir, Jaksa Tunggu Perintah Hakim Panggil Wabup Bengkalis
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com