Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

Ahad, 9 Desember 2018 17:06
Edi Sakura Terpilih Sebagai Ketua PGRI Kabupaten Bengkalis

Ahad, 9 Desember 2018 15:34
Buaya Terjebak dalam Saluran Irigasi Saat Banjir Berhasil Diamankan Warga Benai

Ahad, 9 Desember 2018 13:47
Pertamina EP Asset 1 Lirik Field Gelar Funtastic Walk Bersama Warga

Ahad, 9 Desember 2018 13:43
Kawanan Buaya Liar Ditemukan di Lokasi Banjir di Pelalawan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2018 12:47
Polda Riau Ungkap Dua Kasus Narkoba 41 Kilogram Sabu 44000 Butir Ekstasi

Dua tangkapan besar didapat Polda Riau. Dari dua kasus narkoba tersebut disita 41 kilogram sabu dan 44000 butir ekstasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau berhasil gagalkan penyelundupan 41 kilogram sabu dan 44000 pil ekstasi di wilayah Riau. Selain barang bukti turut diamankan pula tiga kurir yang bertugas mengantarkan barang haram tersebut.

Kapolda Riau, Irjen Nandang saat pemaparan kasus, Kamis (24/05/18) mengatakan kasus ini merupakan jaringan internasional. Dimana barang diselundupkan dari Malaysia yang akan diantarkan menuju Jakarta. "Untuk kasus pertama kita bekerjasama dengan Polres Inhil dan berhasil mengamankan 29 Kilogram shabu dan 20 ribu butir ekstasi berwarna hijau merek omega. Barang haram ini dikirim dari Malaysia menuju Jakarta melalui Pekanbaru," katanya.

Dalam kasus ini, Polda Riau menangkap satu orang kurir berinisial SL (44) yang merupakan warga Sei Beduk, Batam. Dalam modus penyelundupannya SL menggunakan modus yang tergolong baru bagi Polda Riau. Dimana barang bukti sabu 29 kilogram dan 20 ribu butir ekstasi dimasukkan dalam kotak besi yang disiapkan dan ditempelkan pada bagian bawah mobil yang digunakan.

"SL kita tangkap di wilayah Selensen Tembilahan Inhil pada pada 9 mei 2018 lalu. Dimana kita bekerjasama dengan Polsek Kemuning," bebernya.

Sementara itu, untuk kasus kedua yang diguga masih jaringan yang sama, Polda Riau berhasil menyita sekitar 14 kilogram shabu dan 24 ribu butir ekstasi. Dimana dalam kasus ini Polda Riau menangkap dua orang tersangka yakni HC (34) dan MM (30).

Kedua tersangka ini merupakan kurir yang bertugas melakukan pengantaran barang haram yang datang dari Malaysia melalui Bengkalis menuju Pekanbaru. Dengan barang bukti yang dimasukan dalam dua tas ransel besar pelaku tertangkap di jalan Lintas Maredan - Pekanbaru Tenayan Raya.

"Kita menduga ini jaringan yang sama, namun menggunakan kemasan yang berbeda. Kali ini shabu yang kita sita menggunakan kemasan teh cina bermerek Guanyingwang," terangnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono mengungkapkan menurut keterangan SL, Ia telah dua kali melakukan penyelendupam dengan jumlah yang cukup besar. Dimana sekali melakukan aksi dia diupah Rp80-110 juta. "Yang ketiga ini berhasil kita gagalkan. Sedangkan untuk tersangka HC dan MM ini merupakan aksi yang kedua," terangnya.

Dikatakan Haryono, jika dirupiahkan Shabu seberat 41 kilogram ini setara dengan Rp41 miliar. Sementara untuk 44 ribu ekstasi setara dengan Rp13,2 Miliar. Jika lolos shabu ini dapat menelerkan 205 ribu orang dan 41 ribu orang. Untuk ketiga tersangka terancam hukuman mati atau penjara maksimal 20 tahun.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI
- Kasus Pembunuhan Aktivis Desa Sialang Godang Pelalawan Segera Bergulir ke Persidangan
- Koruptor Dana Koptan Siaga Makmur,
3 Tahun Buron, GEMA Desak Kejari Rohul Tangkap Basri Lubis

- Kejari Pelalawan Segara Ekpos Nama Calon Tersangka Korupsi Cetak Sawah Jilid II
- Terjerat Kasus Pemalsuan SertIfikat Lahan, Pengusaha Sawit Ini Diadili Pekan Depan
- Opsgab Amankan 3 Alat Berat di Cagar Biosfir GSK
- Polsek Senapelan Ringkus Seorang Napi Buron Rutan Sialang Bungkuk
- PNS dan Kontraktor di Rohil Terjerat Korupsi Danau Buatan, Rohil Dihukum 4 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Penganiaya Pacar, Dituntut 2 Tahun Penjara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com