Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 September 2018 22:37
Batal Digelar di Depan Istana Siak, Kirab Satu Negeri GP Ansor Pindah ke Islamic Center

Sabtu, 22 September 2018 21:20
Milad ke 109 H Muhammadiyah, PDM Pekanbaru Gelar Tabligh Akbar

Sabtu, 22 September 2018 20:45
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur Ke 17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 20:42
Pemkab Inhil Apresiasi Kapolres Inhil Cup I Open Drag Bike 2018

Sabtu, 22 September 2018 16:52
Golkar Klaim Siap Jadi Pemenang Pileg 2019 di Kuansing

Sabtu, 22 September 2018 16:32
Ratusan Mahasiswa Belajar Persatuan dan Kesatuan di Riau Kompleks

Sabtu, 22 September 2018 16:23
Warga Sambut Gembira Peresmian Sumur ke-17 dari LAZnas Chevron

Sabtu, 22 September 2018 16:16
Atasi Kecemasan Kades, JE Berhasil Carikan Solusi Pengelolaan Dana Desa

Sabtu, 22 September 2018 15:08
Keluhan PNS Kuansing,
Libur Tetap Kerja, tapi Tunjangan Tak Memadai


Sabtu, 22 September 2018 14:07
Kadis PUPR Pekanbaru Sebut Kesdaran Warga Masih Minim Lindungi Sungai

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 24 Mei 2018 12:47
Polda Riau Ungkap Dua Kasus Narkoba 41 Kilogram Sabu 44000 Butir Ekstasi

Dua tangkapan besar didapat Polda Riau. Dari dua kasus narkoba tersebut disita 41 kilogram sabu dan 44000 butir ekstasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau berhasil gagalkan penyelundupan 41 kilogram sabu dan 44000 pil ekstasi di wilayah Riau. Selain barang bukti turut diamankan pula tiga kurir yang bertugas mengantarkan barang haram tersebut.

Kapolda Riau, Irjen Nandang saat pemaparan kasus, Kamis (24/05/18) mengatakan kasus ini merupakan jaringan internasional. Dimana barang diselundupkan dari Malaysia yang akan diantarkan menuju Jakarta. "Untuk kasus pertama kita bekerjasama dengan Polres Inhil dan berhasil mengamankan 29 Kilogram shabu dan 20 ribu butir ekstasi berwarna hijau merek omega. Barang haram ini dikirim dari Malaysia menuju Jakarta melalui Pekanbaru," katanya.

Dalam kasus ini, Polda Riau menangkap satu orang kurir berinisial SL (44) yang merupakan warga Sei Beduk, Batam. Dalam modus penyelundupannya SL menggunakan modus yang tergolong baru bagi Polda Riau. Dimana barang bukti sabu 29 kilogram dan 20 ribu butir ekstasi dimasukkan dalam kotak besi yang disiapkan dan ditempelkan pada bagian bawah mobil yang digunakan.

"SL kita tangkap di wilayah Selensen Tembilahan Inhil pada pada 9 mei 2018 lalu. Dimana kita bekerjasama dengan Polsek Kemuning," bebernya.

Sementara itu, untuk kasus kedua yang diguga masih jaringan yang sama, Polda Riau berhasil menyita sekitar 14 kilogram shabu dan 24 ribu butir ekstasi. Dimana dalam kasus ini Polda Riau menangkap dua orang tersangka yakni HC (34) dan MM (30).

Kedua tersangka ini merupakan kurir yang bertugas melakukan pengantaran barang haram yang datang dari Malaysia melalui Bengkalis menuju Pekanbaru. Dengan barang bukti yang dimasukan dalam dua tas ransel besar pelaku tertangkap di jalan Lintas Maredan - Pekanbaru Tenayan Raya.

"Kita menduga ini jaringan yang sama, namun menggunakan kemasan yang berbeda. Kali ini shabu yang kita sita menggunakan kemasan teh cina bermerek Guanyingwang," terangnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono mengungkapkan menurut keterangan SL, Ia telah dua kali melakukan penyelendupam dengan jumlah yang cukup besar. Dimana sekali melakukan aksi dia diupah Rp80-110 juta. "Yang ketiga ini berhasil kita gagalkan. Sedangkan untuk tersangka HC dan MM ini merupakan aksi yang kedua," terangnya.

Dikatakan Haryono, jika dirupiahkan Shabu seberat 41 kilogram ini setara dengan Rp41 miliar. Sementara untuk 44 ribu ekstasi setara dengan Rp13,2 Miliar. Jika lolos shabu ini dapat menelerkan 205 ribu orang dan 41 ribu orang. Untuk ketiga tersangka terancam hukuman mati atau penjara maksimal 20 tahun.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- KPK Larang Bupati Bengkalis ke Luar Negeri
- Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar
- Satnarkoba Polres Bengkalis Ciduk Tiga Pemilik Shabu di Duri
- Hakim PN Pekanbaru Dilantik sebagai Ketua PN Rantau Prapat
- Polres Inhil Amankan 130 Dus Rokok Ilegal dari Sebuah Gudang di Keritang
- Inkrah Kasus Korupsi,
Pemecatan 23 ASN Pemkab Bengkalis Dipastikan Tuntas Desember

- Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau
- Dua Masih Diburu, Seorang Pembunuh Dua Pengunjung Karaoke Rita Ditangkap
- Gara-gara Surat Cinta,
Karyawan Mimi Perabot Ujung Batu Dipolisikan dan Dikerangkeng

- Giliran Pendukung Toro Demo di PN Pekanbaru
- 3 Rumah Ludes Terbakar di Kecamatan Kateman, Inhil
- Diduga Kuasai Narkoba, Seorang Pria di Mahato Ditangkap Polisi Rohul
- Gerebek Rumah Terduga Bandar Narkoba di Mahato, Polisi Rohul Tangkap Seorang IRT
- Tuntut Penahanan Toro, Massa Demo di PN Pekanbaru
- Berkelahi dengan OTK, Dua Pengunjung Karaoke di Pekanbaru Tewas Bersimbah Darah
- Pasutri di Tembilahan Tewas Bersimbah Darah dalam Rumah yang Terkunci
- Terdakwa Suap Penerimaan PTT Oknum Diskes Pelalawan Minta Dibebaskan
- Polri Akan Gelar Operasi Mantab Brata Selama 397 Hari
- Seorang Jurtul Togel Diciduk Polisi Rohul di Plaza Batu Permata Ujung Batu
- Menhub: Kecelakaan Banyak Merenggut Usia Muda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com