Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Oktober 2018 22:53
Gangguan Listrik, Pasokan Air Baku PDAM TD dari Chevron Terhenti

Selasa, 16 Oktober 2018 17:34
5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul

Selasa, 16 Oktober 2018 17:31
Ribuan Rumah di Bonai Darussalam Terendam Banjir, Jalan Lintas Rohul-Duri Terganggu

Selasa, 16 Oktober 2018 17:25
Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi

Selasa, 16 Oktober 2018 16:55
Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16

Selasa, 16 Oktober 2018 16:32
Oknum Polisi Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling Dituntut 3 Tahun Penjara

Selasa, 16 Oktober 2018 15:06
Pendaftaran Online Ditutup, 4.573 Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul‎ Sudah Mendaftar

Selasa, 16 Oktober 2018 14:00
Pinta Hearing Tapal Batas Kecamatan dan Desa,
Pemdes Buluh Manis Kirim Surat ke DPRD Bengkalis


Selasa, 16 Oktober 2018 13:15
Riau Raih 1 Emas dan 2 Perunggu dalam Kerjunas Catur di Aceh

Selasa, 16 Oktober 2018 12:48
Sekdaprov Janji, Paling Lambat 4 Hari lagi Single Salary Cair

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 6 Juni 2018 22:55
Bunuh Istri, Warga Inhu Divonis 18 Tahun Penjara

Ramlan divonis hukuman penjara selama 18. Pria 26 tahun ini terbukti bersalah telah membunuh istrinya sendiri.

Riauterkini-RENGAT-Bunuh istri, seorang warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) di vonis Pengadilan Negeri (PN) Rengat 18 tahun penjara. Vonis PN Rengat ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut terdakwa 20 tahun penjara.

Terdakwa Ramlan (26) warga Desa Redang Seko Kecamatan Lirik, Inhu terpidana pembunuhan berencana terhadap istrinya, Heni (26) hanya mampu tertunduk setelah mendengar vonis 18 tahun penjara dari Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rengat pada Rabu (6/6/18).

Setelah mendengar putusan itu, Ramlan mengaku menyesal atas perbuatan yang dilakukan terhadap istrinya. Dirinya mengaku cemburu sehingga nekat melakukan pembunuhan terhadap Heni yang baru dinikahinya dua bulan itu. Menurut pengakuan Ramlan, dirinya membunuh Heni setelah memergoki perbuatan Heni berselingkuh dengan laki-laki lain di sebuah pondok.

"Saya sangat menyesali perbuatan yang saya lakukan," ujarnya ketika ditemui di dalam sel PN Rengat setelah sidang putusan.

Sementara itu, keluarga mendiang Heni mengaku tidak terima atas putusan 18 tahun penjara yang dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Rengat terhadap Ramlan. Dewi Handayani (28), kakak korban yang dikonfirmasi awak media mengungkapkan kekecewaan mereka atas putusan hakim tersebut.

"Menurut kita itu terlalu ringan, kalau melihat perlakuan Ramlan terhadap adik kami," tegasnya.

Dewi mengaku sempat berapa kali hadir di persidangan untuk menyaksikan proses sidang terhadap Ramlan, namun tidak satupun pihak keluarga yang dimintai jadi saksi dalam perkara ini.

"Sebelum puasa kami sempat hadir ke persidangan, namun kami tidak pernah dimintai bersaksi," ungkapnya.

Ditambahkanya, dirinya juga tidak terima atas pengakuan Ramlan membunuh Heni karena alasan cemburu. Kata Dewi, antara Heni dan Ramlan sudah ada perjanjian menyatakan pisah sebelum kejadian pembunuhan itu. Alasannya Heni sudah berulang kali disiksa oleh Ramlan.

"Adik saya disiksa oleh Ramlan di hadapan anaknya yang masih berumur tujuh tahun," ucapnya.

Akibat siksaan yang dialami Heni, maka kedua belah pihak keluarga memutuskan untuk berpisah. Perjanjian itu juga disaksikan oleh aparat desa setempat. Seminggu setelah kejadian tersebut, Ramlan membunuh Heni dengan menggunakan pisau yang sudah disiapkannya. Oleh karena itu, Ramlan didakwa melakukan pembunuhan berencana dalam perkara ini. Jelasnya.

Sebelum menerima vonis 18 tahun penjara dari majelis hakim, sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Ramlan 20 tahun penjara. Ramlanpun menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim tersebut. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul
- Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi
- Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16
- Oknum Polisi Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling Dituntut 3 Tahun Penjara
- Diduga Mesum, Satpol PP Pekanbaru Amankan 29 Muda-mudi
- Motor Masuk Kolong CRV Picu Tabrakan Beruntun di Fly Over Sudirman Pekanbaru
- Telegram Kapolri Beredar, Wakapolda Riau Ikut Dimutasi
- Termasuk Kapolres Kuansing, Beredar Telegram Kapolri Soal Mutasi Sejumlah Perwira Tinggi
- Pembunuh Anak Mantan Camat di Kuansing Terancam 20 Tahun Penjara
- Heboh, Warga Siakkecil, Bengkalis Temukan Bayi Dibuang di Tepi Jalan
- Perkara Pencemaran Nama Baik Bupati Bengkalis, Jaksa Hadirkan Saksi Ahli Hukum Pidana
- Buru Babi Hutan, Kasdin Ditemukan Tewas dalam Sumur Tua
- Lakalantas Maut, Istri Meninggal Dunia Kepsek SMKN 1 Rengat Inhu Kritis
- Bandar Sabu di Ujung Batu Dibekuk Polisi Rohul Saat Nunggu Pembeli
- Beraksi di 7 TKP, 2 Pelaku Jambret di Duri Tertunduk Lesu Ditangkap Polisi
- Adeng Nyabu Dulu Sebelum Bunuh Anak Mantan Camat di Kuansing
- Polres Kuansing Ekspos Tiga Tersangka Pembunhan Anak Mantan Camat
- Speedboat di Inhil Terbakar, Sejumlah Penumpang Mengalami Luka Bakar
- Simpan Sabu dan Ganja, Oknum Perawat dan Pacarnya di Mahato Diringkus Polisi Rohul
- Buron Pembunuh Anak Mantan Camat di Kuansing Ditangkap di Bengkulu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com