Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Agustus 2018 17:14
Lusa, Jadwal Keberangkatan Roro Air Putih-Pakning, Bengkalis Ditunda 3 Jam

Senin, 20 Agustus 2018 17:10
Dituding Kerja Asal-asalan,
Rekanan Perenovasi Kantor DPRD Pelalawan Berikan Klarifikasi


Senin, 20 Agustus 2018 16:56
Tingkatkan Kualitas Pendidikan,
Guru di Pekanbaru Ikuti Program Pelita Pendidikan


Senin, 20 Agustus 2018 16:51
Dokter Teladan Puskesmas Lubuk Muda, Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Senin, 20 Agustus 2018 16:42
Korupsi Dana Desa, Mantan Pj Kades di Bengkalis Dihukum 4 Tahun Penjara

Senin, 20 Agustus 2018 16:36
Terkait Penghina Agama Islam,
Ketua Harian IKBDS: Jangan Sangkut Pautkan dengan Organisasi Batak


Senin, 20 Agustus 2018 16:24
Api Sudah Padam, Pelaku Karlahut di Bukit Suligi, Rohul Belum Tertangkap

Senin, 20 Agustus 2018 16:19
Idul Adha, Pemko Pekanbaru Bagikan 1.500 Kupon Daging Kurban

Senin, 20 Agustus 2018 15:30
Polda Riau Tetapkan 19 Tersangka Perkara Kathutla

Senin, 20 Agustus 2018 15:27
Lapkeu Semester I Belum Diserahkan, DPRD Riau Belum Punya Gambaran RAPBD-P 2018

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Juni 2018 22:54
Dugaan Politik Uang Legislator Bengkalis,
Sampaikan Replik Pembelaan, JPU Tetap pada Tuntutan


Jaksa penuntut menyatakan tetap pada tuntutannya dalam perkara dugaan politik uang dengan terdakwa Legislator Bengkalis Nur Azmi Hasyim dan ajudannya Adi Purnawan. Jaksa juga tidak sependapat dengan semua replik terdakwa.

Riauterkini-BENGKALIS- Menanggapi nota pembelaan atau replik yang disampaikan Penasehat Hukum (PH) kedua terdakwa Anggota DPRD Bengkalis Nur Azmi Hasyim dan ajudannya Adi Purnawan, perkara dugaan politik uang money politic, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menegaskan tetap pada tuntutan yang telah dibacakan. JPU juga menyatakan tidak sependapat seluruhnya atas nota pledoi yang disampaikan PH terdakwa.

Replik dibacakan JPU Agrin Nico Reval, SH, dihadapan persidangan dipimpin Ketua Majelis Dr. Sutarno, didampingi dua hakim anggota, Wimmi D. Simarmata dan Mohd. Rizky Sumar, dihadapan kedua terdakwa didampingi PH, Dr. Saut Maruli Tua Manik dan rekan, Kamis (7/6/18) malam.

Tanggapan JPU tidak sependapat di antaranya, disebutkan dakwaan kadaluarsa, temuan oleh Pengawas Kecamatan pada 13 April 2018 sekitar pukul 09.30 WIB dan pengambilalihan pada 20 April 2018 sekitar pukul 08.45 WIB. Sesuai dengan KUHP bahwa waktu dalam sehari 1x24 jam dan dalam KUHAP bahwa dikatakan sehari adalah 1x24 jam.

Kemudian dalam pledoi juga dibacakan Panwascam tidak melakukan rapat pleno, JPU juga tidak sependapat dengan PH. Karena, dalam fakta persidangan bahwa Panwascam Rupat hanya menerima laporan dari Panitia Pengawas Lapangan (PPL) atas temuan, sehingga tidak diperlukan rapat pleno. Rapat pleno hanya akan dilakukan jika ada pengambilalihan dari PPL.

Kemudian Form A1 disampaikan PH terdakwa bersifat kolektif kolegial, JPU juga tidak sependapat. Karena Form A1 yang disampaikan oleh PH adalah merupakan form laporan dari Panwascam Rupat ke Panwas kabupaten bukan sebagaimana yang disampaikan PH. Form A1 bukan form temuan, form temuan adalah Form A2 berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 14/2017 tentang Penanganan Laporan Pelanggaran Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota. Dan di aturan itu juga tidak ada putusan dan mengharuskan rapat pleno dalam Form A1 tersebut.

Selanjutnya menanggapi, tentang surat dakwaan tidak memenuhi syarat formil dakwaan. Penilaian PH kami juga tidak sependapat karena dalam aturan undang-undang pemilihan gubernur, bupati dan walikota tidak ada satu pasal pun syarat yang menyatakan surat dakwaan selanjutnya dikaitkan dengan hukum acara dan dalam KUHAP sendiri sudah mengatur tentang syarat surat dakwaan, bahwa surat dakwaan JPU telah memenuhi syarat formil dan materil. Hal ini senada dengan keputusan sela majelis hakim.

"Sebagai JPU dan atas alat bukti yang kami sampaikan dalam surat tuntutan, menurut kami sudah cukup untuk pembuktian yang sah sesuai KUHPidana. Oleh karena itu, kami tetap dengan tuntutan yang telah dibacakan dalam sidang hari ini," ungkap Agrin di hadapan majelis hakim.

Setelah mendengarkan replik dari JPU, PH kedua terdakwa menyampaikan tanggapan replik atau duplik secara lisan. PH menyatakan, tetap pada nota pembelaan yang telah dibacakan sebelumnya.

Sidang akan kembali digelar Jum'at (8/6/18) 14.30 WIB dengan agenda pembacaan putusan atau vonis majelis hakim.***(dik)

Foto : Pembacaan tanggapan JPU atau replik terhadap nota pembelaan (pledoi) PH kasus dugaan politik uang legislator Bengkalis, Kamis (7/6/18) malam.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana Desa, Mantan Pj Kades di Bengkalis Dihukum 4 Tahun Penjara
- Terkait Penghina Agama Islam,
Ketua Harian IKBDS: Jangan Sangkut Pautkan dengan Organisasi Batak

- Polda Riau Tetapkan 19 Tersangka Perkara Kathutla
- Ngaku Medsosnya Dibajak, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Hina Agama Islam
- Sempat Divideokan Warga,
Naker di Pangkalan Kerinci Ini Diduga Mau Bunuh Diri

- Brigjen Widodo Eko Prihastopo Resmi Menjadi Kapolda Riau
- Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI
- Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu

- Miliki Ganja, Tukang Panen Sawit di Kuansing Diciduk Polisi
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

- Diduga 'Bisnis' Sabu, Enam Napi Lapas Bengkalis Diciduk Polisi
- Moment HUT ke-73 RI, 3.834 Narapidana Riau Dapatkan Remisi
- Sesosok Mayat Tanpa Busana Ditemukan Mengapung dalam Kolam di Lubuk Ogong Pelalawan
- Dituding Makar, Neno Warisman Dilaporkan ke Polda Riau
- Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda
- Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis
- Dansatgas Karhutla Perintahkan Tembak di Tempat Pembakar Lahan
- Razia Kamar Napi,
Petugas Lapas Pekanbaru Temukan Puluhan Paket Ganja Kering

- Dugaan Pembobolan Dana Nasabah BDA,
Reskrim Polres Pelalawan Bidik Tersangka Baru

- ‎Pasca Bentrok Batas Riau-Sumut,
4 Terduga Pelaku Ditahan di Polres Tapsel, Ratusan Polisi Siaga di Perbatasan



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com