Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 11:41
Jokowi Berterima Kasih Diberi Gelar Adat LAM Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 11:35
Baleho dan Bendera PD Dirusak, Hinca Tuding untuk Ganggu Kunjungan SBY

Sabtu, 15 Desember 2018 11:26
Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing

Sabtu, 15 Desember 2018 11:21
Puluhan Kafilah Semarakkan MTQ ke-33 Desa Bantan Tengah, Bengkalis 

Sabtu, 15 Desember 2018 10:43
Andi Arif Sebut Perusak Atribut PD di Pekanbaru Dibayar Partai Penguasa

Sabtu, 15 Desember 2018 10:31
Pelantikan DPC PD se-Riau Disaksikan Langsung SBY dan Istri

Sabtu, 15 Desember 2018 10:28
Pentabalan Adat Tuntas, Jokowi Resmi Bergelar Datuk Seri Setia Amanah

Sabtu, 15 Desember 2018 10:07
Ani Yudhoyono Nangis Saksikan Video Perusakan Balehonya dan Bendera PD

Sabtu, 15 Desember 2018 09:36
Berpeci, Jokowi Tiba di Gedung LAM Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 09:24
Ribuan Anak Sekolah Dikerahkan Sambut Presiden Jokowi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Juni 2018 18:56
Waktu Kadaluarsa, PN Bengkalis Vonis Bebas Legislator dan Ajudannya dari Dugaan Politik Uang

Hakim PN Bengkalis vonis bebas seorang Nur Azmi Hasyim dan ajudannya ri jeratan dugaan politik uang. Jaksa masih berpikir-pikir untuk ajukan banding atau tidak.

Riauterkini-BENGKALIS- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dipimpin Dr. Sutarno, dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata dan Mohd. Rizky Sumar gugurkan seluruh tuntutan atau vonis bebas terhadap Anggota DPRD Bengkalis Nur Azmi Hasyim dan ajudannya Adi Purnawan dari jeratan dugaan politik uang (money politic) Jum'at (13/4/18) silam ketika menggelar reses dan bersamaan dengan kampanye salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau di Kecamatan Rupat.

Sidang pembacaan keputusan majelis hakim, Jum'at (8/6/18) petang, kedua terdakwa didampingi Penasehat Hukum (PH) Dr. Saut Maruli Tua Manik dan rekan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Iwan Roy Charles, SH, Aci Jaya Saputra, SH, dan Agrin Nico Reval, SH juga dihadiri Ketua Bawaslu Riau, Rusidi Rusdan, Panwas kabupaten/kota, kader dan simpatisan Partai Demokrat (PD) Kabupaten Bengkalis turut memadati ruang sidang Cakra PN Bengkalis, Jalan Karimun, Bengkalis.

Putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Dr. Sutarno menyatakan, bahwa kewenangan penuntutan terhadap terdakwa atas nama Nur Azmi Hasyim dan ajudannya Adi Purnawan, berdasarkan surat dakwaan JPU, 30 Mei 2018, gugur karena lampaunya limitasi waktu atau sudah kadaluarsa dan bebas dari segala tuntutan. Kemudian memulihkan dalam kemampuan, kedudukan serta hak dan martabatnya.

Majelis hakim juga memutuskan barang bukti seperti satu unit handpone (HP) dirampas untuk dimusnahkan dan sejumlah barang seperti amplop berisi uang dikembalikan ke JPU.

Sebelumnya dibacakan vonis bebas tersebut, masing-masing hakim membacakan pertimbangan-pertimbangan. Diantaranya, laporan dianggap tidak sah dan batal demi hukum karena melebihi limitasi waktu yang telah diatur dalam undang-undang. Oleh karenanya kewenangan JPU sebagaimana dalam dakwaan kedua terdakwa gugur karena lampaunya limitasi waktu pelaporan.

Berdasarkan aturan bahwa artinya laporan dalam Pemilukada harus dipandang sebagai delik yang harus dilaporkan sesuai dengan limitasi waktu 7 hari, tidak adanya pelaporan dalam rentang waktu 7 hari tersebut maka dipandang tidak ada delik.

Putusan ini tidak memberlakukan surat tuntutan JPU Kejari Bengkalis yang dibacakan sebelumnya, kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 42 bulan (3,5 tahun) dan denda Rp200 juta subsidair kurungan sebulan penjara.

Atas putusan kewenangan dakwaan gugur dan kedua terdakwa dinyatakan bebas tersebut, JPU Iwan Roy Charles, SH ketika dimintai tanggapannya mengatakan pikir-pikir waktu tiga hari, apakah akan menyampaikan banding atau tidak.

Setelah dinyatakan bebas dari segala dakwaan maupun tuntutan, Anggota DPRD Bengkalis, Nur Azmi Hasyim didampingi PH-nya Dr. Saut Maruli Tua Manik dan rekan langsung menggelar konfrensi pers di kediamannya di Jalan Pramuka, Bengkalis.

Nur Azmi menyatakan, sangat bersyukur karena dakwaan yang dituduhkan terhadapnya itu gugur dan batal demi hukum.

"Alhamdulillah saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas putusan hakim menyatakan saya tidak bersalah dan bebas dari segala tuntutan terhadap dugaan politik uang. Dan dukungan besar buat saya, dari keluarga dan seluruh dukungan masyarakat Rupat," ungkapnya.

Dengan terbata-bata seraya tampak mata berkaca-kaca, dengan kejadian kasus dan dihadapi ini, menurut Nur Azmi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Dengan kejadian ini tentu ada juga pengaruhnya terhadap psikologi masyarakat, ada yang mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran.

"Kepada para kader Demokrat saya yakin ikhlas mendukung, saya ucapkan terima kasih kepada media karena berita yang berimbang. Dengan yang terjadi saat ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Kata pepatah "makin tinggi pohon, kuat tantangannya" dan kedepan saya akan lebih hati-hati," katanya.

"Malam tadi pendukung di kampung (Rupat, red) melakukan Sholat Hajat dan do'a bersama dan masyarakat juga memperhatikan kasus yang menimpa saya ini," imbuhnya.***(dik)

Foto : Ketua Majelis Hakim Dr. Sutarno membacakan vonis bebas Nur Azmi Hasyim dan menyatakan gugur dan batal demi hukum dakwaan dan tuntutan melakukan dugaan tindak pidana politik uang Pilgubri, Jum'at (8/6/18) petang.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau

- Rekanan Pemenang Tender Ungkap Ada Mafia Proyek di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci
- Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
- Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.
- Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari
- Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk
- Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel
- Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis
- Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing
- Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa
- Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili
- Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati
- Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018

- Proyek Sitac Work Smart Phone tak Dibayar, PT RAB Somasi Dua Perusahaan
- Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata
- Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak

- Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Polres Bengkalis Tetapkan Dua Tekong Sebagai Tersangka



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com