Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 19:15
Kalah di Andi Putra Cup ke 4, Pasangan Kembar Fandra-Fandri Targetkan Juara di Tahun Depan

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:53
Sebut Sanksi PT.ASL dari Kementrian, BPN Inhu Dikecam Warga

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:11
Begini Harunya Pisah Sambut Dandim 0313/KPR di Rumah Dinas Bupati Rohul

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:08
DPRD Riau Sambut Baik Upaya Penghapusan Denda Pajak Kenderaan Bermotor

Jum’at, 19 Oktober 2018 17:15
Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:45
Demo di Tugu Zapin,
Belasan Massa Pendukung Jokowi tak Mau Disebut Bayaran


Jum’at, 19 Oktober 2018 16:28
Perluas Jaringan di Sumatera, Electronic City Hadir di Kota Pekanbaru

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:25
Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:22
Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:12
Pengumuman Ahad Lusa,
Ratusan Berkas Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul Dinilai TMS


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Juni 2018 07:07
Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar

Aparat Polres Kampar membongkas Pos TLLK di jalur lintas Riau-Sumbar. Keberadaannya meresahkan karena diduga jadi sarang pungutan liar berkedok media massa.

Riauterkini-XIII KOTO KAMPAR - Pos Tabloid Lalulintas dan Kriminal (TLLK) yang terdapat di pinggir jalan nasional Riau-Sumbar di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar akhirnya diobrak-abrik polisi bersama sejumlah aparat dari TNI dan ASN Pemerintah Kabupaten Kampar, Rabu (13/6/2018) siang.

Keberadaan pos dan oknum yang menjalankan aktivitas atas nama TLLK yang kerap membuat pengendara mobil terutama jenis L300 dan truk di sepanjang jalur ini akhirnya terhenti pada hari ini seiring dengan kunjungan Wakapolda Riau Brigjen Brigjen HE Permadi, Karo Ops AKBP Drs. Rachmad Widodo, bersama Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yusdistira, Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Beny Setiyanto, Dan Yon 132/BS Letkol Inf Aidil Amin.

Seperti diketahui, selama ini pengemudi sering dipaksa memberikan sejumlah uang kepada oknum TLLK. Sudah banyak mobil yang dirusak oleh oknum tersebut bahkan terakhir beredar kabar bahwa aksi oknum TLLK makin brutal karena telah menyasar pengendara mobil pribadi.

Keberhasilan penutupan TLLK diunggah oleh Komandan Batalyon 132 Bima Sakti Salo di akun facebook miliknya "Ocu Aidil".

Ia mengatakan, terima kasih kepada polisi yang sudah membubarkan pos TLLK selama ini meresahkan dan menjadi "pos Pungli" di jalan lintas Riau-Sumbar. "Masyarakat bisa melintas dengan nyaman," ungkap Aidil yang mendapat banyak pujian dan komentar.

Kabar penutupan pos TLLK mendapat banyak dukungan dan sambutan dari masyarakat. Salah satu dari tokoh masyarakat setempat Syofian Datuk Majo Sati yang mengabarkan penutupan itu di akun Facebook miliknya.

Beberapa tanggapan dukungan muncul dari tokoh masyarakat lainnya diantaranya Sariban yang mengatakan bahwa ia malu dengan aksi segelintir orang itu. Ia menyesalkan aksi minta uang secara paksa kepada para sopir.

Salah seorang warga, Hendri juga menyampaikan terima kasih kepada polisi dan semua pihak yang telah memberantas aksi pungli di jalur Rantau Berangin menuju perbatasan Sumbar itu.

Ia mengaku selama ini banyak mendapat berita miring dari kawan-kawannya yang berprofesi sebagai supir yang membawa barang-barang kebutuhan untuk masyarakat Riau dari Provinsi tetangga Sumbar.

Menurut informasi yang berkembang, oknum pengelola pos TLLK melakukan pemaksaan terhadap setiap angkutan yang melintas dengan cara melempari kaca kendaraan dengan batu apabila tidak mau bergabung sebagai anggota dengan membayar Rp 150ribu sebagai uang pendaftaran dan setiap bulan 50ribu.***(man)

Keterangan Foto:

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri mengangkat plang nama TLLK di ruas jalan nasional Riau Sumbar di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim
- Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing
- Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 
- Kembali Diperiksa sebagai Saksi, Wabup Bengkalis Datangi Ditreskrimsus Polda Riau
- Pejabat Kuansing Diingatkan Soal Pidana untuk penyimpangan APBD
- Kebakaran Dua Rumah di Meredan, Pekanbaru Tewaskan Seorang Warga
- Komnas HAM.Datanggi Pemkab Kuansing Bahas Persoalan Tambang Emas Ilegal
- Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Kuansing Gelar Razia Cipta Kondisi
- Terungkap Dipersidangan, Oknum Polisi Penganiaya Pacar Hingga Patah Rahang Tak Ditahan
- ‎Usai Nabrak Polisi di Tambusai,
Pemilik Senpi Rakitan dan Softgun Ditangkap Polsek Rambah Hilir

- Berkas dan Tersangka Pembunuhan Sadis di Jalan Cipta Karya Dilimpahkan ke Jaksa
- Cemarkan Nama Baik UIR, Polda Riau Optimalkan penyelidikan Terhadap EO
- 3 Maling Motor di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul
- Pengedar Sabu di Pedesaan di Ringkus Polres Bengkalis
- Polisi Rohul Tangkap Residivis di Kontrakan dan Sita 11 Paket Sabu
- Mayat Penuh Luka Terbungkus Karung Pupuk Ditemukan di Pelalawan
- Nyabu Sekaligus Penggedar, Dua Honorer di Bengkalis Diringkus Polisi
- 5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul
- Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi
- Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com