Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 20:20
PKM Edu-PHOTSIC Universitas Riau melakukan Show di SMAN 2 Siak Hulu

Sabtu, 25 Mei 2019 16:14
Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019

Sabtu, 25 Mei 2019 16:09
Wisuda UIR Periode II Tahun 2019, Hermanto Duduki Pemuncak Tingkat Universitas

Sabtu, 25 Mei 2019 14:54
Nikmati 4Gpluskuat Saat Berbuka Puasa

Sabtu, 25 Mei 2019 14:02
Bupati Harapkan Program Listrik Desa di Inhil Dapat Digesa

Sabtu, 25 Mei 2019 13:11
Tanpa Dana Desa, Pembangunan Tak Kan Merata di Kuansing

Sabtu, 25 Mei 2019 13:08
Berbagi Kebahagiaan, PT Rifan Financindo Berjangka Pekanbaru Santuni Puluhan Anak Yatim

Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Juni 2018 07:07
Diduga Sarang Pungli, Pos TLLK di Lintas Riau-Sumbar Dibongkar Polres Kampar

Aparat Polres Kampar membongkas Pos TLLK di jalur lintas Riau-Sumbar. Keberadaannya meresahkan karena diduga jadi sarang pungutan liar berkedok media massa.

Riauterkini-XIII KOTO KAMPAR - Pos Tabloid Lalulintas dan Kriminal (TLLK) yang terdapat di pinggir jalan nasional Riau-Sumbar di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar akhirnya diobrak-abrik polisi bersama sejumlah aparat dari TNI dan ASN Pemerintah Kabupaten Kampar, Rabu (13/6/2018) siang.

Keberadaan pos dan oknum yang menjalankan aktivitas atas nama TLLK yang kerap membuat pengendara mobil terutama jenis L300 dan truk di sepanjang jalur ini akhirnya terhenti pada hari ini seiring dengan kunjungan Wakapolda Riau Brigjen Brigjen HE Permadi, Karo Ops AKBP Drs. Rachmad Widodo, bersama Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yusdistira, Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Beny Setiyanto, Dan Yon 132/BS Letkol Inf Aidil Amin.

Seperti diketahui, selama ini pengemudi sering dipaksa memberikan sejumlah uang kepada oknum TLLK. Sudah banyak mobil yang dirusak oleh oknum tersebut bahkan terakhir beredar kabar bahwa aksi oknum TLLK makin brutal karena telah menyasar pengendara mobil pribadi.

Keberhasilan penutupan TLLK diunggah oleh Komandan Batalyon 132 Bima Sakti Salo di akun facebook miliknya "Ocu Aidil".

Ia mengatakan, terima kasih kepada polisi yang sudah membubarkan pos TLLK selama ini meresahkan dan menjadi "pos Pungli" di jalan lintas Riau-Sumbar. "Masyarakat bisa melintas dengan nyaman," ungkap Aidil yang mendapat banyak pujian dan komentar.

Kabar penutupan pos TLLK mendapat banyak dukungan dan sambutan dari masyarakat. Salah satu dari tokoh masyarakat setempat Syofian Datuk Majo Sati yang mengabarkan penutupan itu di akun Facebook miliknya.

Beberapa tanggapan dukungan muncul dari tokoh masyarakat lainnya diantaranya Sariban yang mengatakan bahwa ia malu dengan aksi segelintir orang itu. Ia menyesalkan aksi minta uang secara paksa kepada para sopir.

Salah seorang warga, Hendri juga menyampaikan terima kasih kepada polisi dan semua pihak yang telah memberantas aksi pungli di jalur Rantau Berangin menuju perbatasan Sumbar itu.

Ia mengaku selama ini banyak mendapat berita miring dari kawan-kawannya yang berprofesi sebagai supir yang membawa barang-barang kebutuhan untuk masyarakat Riau dari Provinsi tetangga Sumbar.

Menurut informasi yang berkembang, oknum pengelola pos TLLK melakukan pemaksaan terhadap setiap angkutan yang melintas dengan cara melempari kaca kendaraan dengan batu apabila tidak mau bergabung sebagai anggota dengan membayar Rp 150ribu sebagai uang pendaftaran dan setiap bulan 50ribu.***(man)

Keterangan Foto:

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri mengangkat plang nama TLLK di ruas jalan nasional Riau Sumbar di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019
- Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com