Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 Juli 2018 17:08
Cintai Kearifan Lokal Pekanbaru, Telkomsel Luncurkan NSP Star Up Pekanbaru

Senin, 16 Juli 2018 17:05
Data Silon dan Hard Copy Belum Sinkron,
Berkas Pendaftaran Bacaleg NasDem Rohul Dikembalikan


Senin, 16 Juli 2018 17:02
Dua Anggota Fraksi Gerindra Pelalawan Membelot ke PAN

Senin, 16 Juli 2018 16:58
Propam Mabes Polri Sidak, Kapolresta Pekanbaru Ikut Dites Urine

Senin, 16 Juli 2018 16:53
PAN Jadi Partai Pertama Serahkan Berkas Bakal Caleg ke KPU Pelalawan

Senin, 16 Juli 2018 15:42
Paripurna Pansus dan LKPJ Kepala Daerah,
Ketua DPRD Rohul Minta Laporan Pemkab Dilengkapi Data dan Tabel


Senin, 16 Juli 2018 15:39
Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total

Senin, 16 Juli 2018 15:31
Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh

Senin, 16 Juli 2018 15:23
Sampah Menggunung, Warga Jalan Cendana Marpoyan Damai Ini Resah

Senin, 16 Juli 2018 14:28
DPRD Kuansing, Paripurnakan Dua Perda Nota Pengantar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Juni 2018 19:11
Tuntut Pengembalian Lahan dari PT SBAL,
Ratusan Warga Koto Aman Ancam Bermalam di Depan Kantor Bupati Kampar


Ratusan masyarakat Desa Koto Aman, mengancam bermalam di depan kantor Bupati Kampar, jika mereka tidak ditemui Bupati.

BANGKINANG-Riauterkini- Ratusan masyarakat Desa Koto Aman, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar ancam bermalam di depan kantor Bupati Kampar, Senin (25/6/2018) jika mereka tidak ditemui Bupati Kampar H Azis Zaenal. Kedatangan ratusan massa untuk kesekian kali ini untuk melanjutkan tuntutan perjuangan pengembalian lahan seluas 1.500 hektare yang disebut telah dirampas PT Sekar Bumi Alam Lestari (PT. SBAL).

Dari pantauan riauterkini.com pukul 17.52 WIB masyarakat dari kaum laki-laki dan perempuan serta anak-anak masih bertahan di sekitar kantor Bupati Kampar di Jalan Lingkar, Bangkinang.

Ratusan massa tiba di depan kantor Bupati Kampar sekira pukul 11.00 WIB. Sampai di depan kantor Bupati Kampar beberapa perwakilan masyarakat menyampaikan orasi. Tak lama berselang rombongan massa yang membawa beberapa spanduk dan meneriakkan yel-yel ditemui Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri. Namun kedatangan Sekda ditolak masyarakat karen massa tetap ngotot ingin berjumpa langsung dengan Bupati Kampar.

Koordinator lapangan aksi masyarakat Desa Koto Aman Dapson ketika diminta komentarnya mengatakan, mereka tetap akan bertahan di depan kantor Bupati Kampar dan bermalam di sini karena mereka minta Bupati Kampar merealisasikan janji-janji kepada masyarakat Koto Aman.

"Masyarakat siap bermalam di sini, periuk-periuk dan peralatan memasak telah dibawa ke sini. Kami minta Bupati Kampar bicara langsung dengan kami," tegas pria yang akrab disapa Soni ini.

Ia mengaku telah mendapat tawaran dari Kapolres Kampar agar massa membubarkan diri dan Kapolres siap menghubungkan komunikasi dengan Bupati Kampar namun masyarakat tetap masih menunggu bupati.

"Masyarakat tetap di sini, masyarakat sudah trauma karena Pemkab sudah banyak memberikan iming-iming kepada masyarakat," ulasnya.

Ia mengaku masyarakat tak mau tahu, pihak Pemkab wajib memperhatikan masyarakat Koto Aman karena beberapa waktu lalu masyarakat Koto Aman telah melakukan apa yang diinginkan oleh Pemkab Kampar seperti penyerahan bukti kepemilikan lahan. Sementara sampai hari ini PT SBAL justru tidak memenuhi apa yang diminta Pemkab Kampar.

Dikatakan, masyarakat telah bosan menunggu janji-janji penyelesaian dari Pemkab Kampar. "Kami diminta untuk menunggu di kampung menunggu hasil kerja tim yang dibentuk untuk menyelesaikan persoalan dan survei ke lapangan. Kemarin dikasih batas waktu sampai akhir Maret 2018 namun sampai sekarang tidak ada tindak lanjut," pungkas Soni.***(man)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Propam Mabes Polri Sidak, Kapolresta Pekanbaru Ikut Dites Urine
- Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh
- Promosi Jabatan, Enam Hakim PN Pekanbaru Dimutasi
- Lagi Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi
- Mayat Perempuan dalam Sumur Warga Talikumain, Rohul Bernama Asnawati ‎
- Pelaku Curas di Kuansing Berhasil Diamankan di Lampung
- Kasus Penyitaan Alat Berat di Pelalawan,
Saksi Ahli Ini Sebut Penyidik Gakkum BPPLHK Tebang Pilih

- Dalam Kondisi Tangan Terborgol,
DPO Kasus Narkoba di Kampar Kabur dan Diduga Nyemplung ke Sungai 

- Terkuak, Penyitaan Eksavator Milik Warga oleh Gakkum BPPLHK Diduga tak Sesuai SOP
- Warga Rohul Gempar, Ada Mayat Ditemukan di Sumur Warga Desa Talikumain
- Ops Bina Kusuma Muara Takus 2018,
Polres Rohul Turunkan Tim untuk Berantas Premanisme dan Kejahatan Jalanan

- Pelaku Diduga Penganiyaan Perempuan di Bengkalis Diringkus Polisi
- Rumah Pelaku Narkoba di Desa Mahato Digerebek Satres Narkoba Polres Rohul
- Duel 4 Lawan 1 di Pekanbaru, Satu Orang Tewas Ditebas Samurai
- Pelaku Curanmor di Pasar Kamis Kota Tengah Diciduk Polsek Kepenuhan‎ di Pasirpangaraian
- Pembunuhan di Cipta Karya, Dua Pelaku Ngaku Simpatisan ISIS Sejak 2016
- Dua Pelaku Diringkus,
Pembunuhan di Cipta Karya Pekanbaru Diakui karena Korban Menghina Islam dan Rasulullah

- Mendadak, Polres Kuansing Razia Serentak Dini Hari Tadi
- Pemasok Sabu ke LP Bangkinang Ditangkap Usai Melarikan Diri
- Pick Up Tabrakan Lawan Truk Tronton di Jalintim, Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com