Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Maret 2019 21:18
7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan

Selasa, 19 Maret 2019 21:02
Pemkab Inhil Serahkan Bantuan Bagi Warga Sulteng Korban Bencana Gempa dan Tsunami

Selasa, 19 Maret 2019 19:04
Bahaya PTM, Puluhan Pedagang dan Warga di Bantan, Bengkalis Diperiksa Kesehatannya

Selasa, 19 Maret 2019 17:37
Sambut HUT Ke-21 Kementerian BUMN,
Pertamina Gelar Pangan dan Solar Non Subsidi Harga Khusus


Selasa, 19 Maret 2019 17:23
Di Hadapan Kadisdik Riau, Siswa Pemukul Kepsek di Inhu Berdamai

Selasa, 19 Maret 2019 17:11
Gubri Ajak Kada di Riau Sukseskan Pemilu Serentak 2019

Selasa, 19 Maret 2019 17:05
Apindo Riau: Kenaikan UMSP Migas 2019 Sebesar 3 Persen

Selasa, 19 Maret 2019 16:38
Mediasi di Kantor Desa Bangun Jaya,
Direksi PT. BAG Terlibat Adu Mulut dengan Masyarakat dan Pemegang Saham


Selasa, 19 Maret 2019 16:28
Bupati Kuansing Imbau Wajib Pajak Lapor SPT Melalui e-Filing

Selasa, 19 Maret 2019 16:19
Husaimi Yakini PPP Isi Posisi Wabup Kampar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 Juli 2018 19:05
Hakim Tunggal Eswin Pimpin Sidang Perdana Prapid Pemohon Penahanan Alat Berat

PN Pelalawan gelar sidang perdana Prapid pemohon penangkapan alat berat di Ukui. Sidang berjalan dengan hakim tunggal Andry Eswin Oetara Sugandi.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Hakim tunggal Andry Eswin Oetara Sugandi, SH, MH memimpin sidang perdana praperadilan pemohon penangkapan alat berat yang bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Pelalalawan. Selaku pihak termohon adalah Polisi Kehutanan.

Sidang perdanan ini, menghadirkan para pihak. Pihak pemohon selaku pemilik alat berat Arif Sugandi yang dikuasakan melalui penasehat hukumnya, Hulaimi Abas, SH dari kantor hukum Abas grup.

Sementara dari pihak termohon, hadir tiga polisi kehutanan, mengguna seragam baju hijau dan celana hijau.

Sidang perdana ini dengan agenda pembacaan pemohon. Kuasa hukum pemohon, mengatakan penangkapan yang dilakukan satu unit alat berat jenis eksakavator merek Hitachi yang dilakukan oleh termohon terhadapnya tidak prosedural.

"Upaya penangkapan alat yang dilakukan oleh pihak termohon salah prosedur," tandasnya.

Sementara salah seorang selaku pihak termohon menegaskan, penangkapan alat berat yang dilakukan berawal dari patroli gabungan tepatnya, di desa Lubuk Kembang Bunga kecamatan Ukui berada dikawasan Taman Nasional Tesso Nilo.***(feb)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 7 Tahanan Kejari Kabur di PN Pelalawan
- Curi Besi Tower Sutet, Dua Pemuda Desa Koto Perambahan Kampar Diamankan Polisi
- Kepala SMPN 5 Mandau, OTT Pungli Seragam Sekolah Dituntut Lima Tahun Penjara.
- Asik Main Judi Leng, 5 Pekerja PT. Torganda Rantau Kasai Diringkus Polisi Rohul
- Tabrakan di Pelalawan, Ketua KPU Inhil Alami Patah Kaki
- Frustasi Dilarang Ikut Ujian Pemicu Siswa Pukul Kepsek di Inhu
- Wanita Pengedar Sabu di Gunung Sahilan, Kampar Ditangkap Piolisi
- Seorang Kepala Sekolah di Inhu Dianiaya Muridnya Sendiri
- Jadi Tersangka Proyek Jembatan WFC Bangkinang, ADN Diminta Terbuka Jangan Pasang Badan
- Memukat Ikan tak Kembali, Dua Pria di Ujung Batu Rohul Diduga Hanyut di Sungai Rokan
- Diduga Hasil Curian,
Warga Bengkalis Temukan Sepeda Motor Disimpan di Kebun

- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Segera Disidang
- Kerugian Rp39,2 Miliar, KPK Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Jembatan Bangkinang
- Video Polisi Gadungan Berpistol Hebohkan Masyarakat, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyelidikan
- Oknum Caleg Penghina Wabup Meranti Diadili
- Terduga Teroris, Densus 88 Tangkap RG di Rohil
- Polda Riau Musnahkan 11 Kilogram Sabu
- Penjelasan Pemkab Terkait Bupati Kuansing Digugat ke Pengadilan karena Hutang
- Pelaku Hipnotis Berhasil Memperdayai Korbannya di Kampar Sebelum Dibekuk Warga
- Ketua MPW PP Riau, Minta Maaf Terkait Video Editan Yang Beredar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com