Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 15 Nopember 2018 16:14
Aksi Kirab Kota, Taruna AAL Angkatan 64 Pukau Masyarakat Dumai

Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur


Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Ditaja Pijar Melayu,
LAM dan Polda Sepakat Ciptakan Pemilu Damai di Riau


Kamis, 15 Nopember 2018 14:34
Bocah Diterkam Buaya di Bonai Darussalam Ditemukan Meninggal dan Penuh Luka

Kamis, 15 Nopember 2018 14:02
Lestari Alam di Lingkungan Sekolah,
EMP Malacca Straits SA Berkolaborasi dengan SMAN 1 Sungai Apit


Kamis, 15 Nopember 2018 13:26
Ratusan Rumah di Dua Desa Kecamatan Rambah Samo Terendam Banjir

Kamis, 15 Nopember 2018 13:21
Hilang Saat Mandi,
Bocah Berusia 7 Tahun di Bonai Darussalam Diduga Diterkam Buaya


Kamis, 15 Nopember 2018 13:03
Dianggap Kuper, Sejumlah Sesepuh Masyarakat Durtim, Bengkalis Datangi PT HK di Duri

Kamis, 15 Nopember 2018 12:53
Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja

Kamis, 15 Nopember 2018 12:43
LAM Riau Enggan Terbuka Soal Rencana Pemberian Gelar Presiden

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Juli 2018 21:23
Merasa di Kriminalisasi, Keluarga Diduga Pelaku Curanmor Laporkan Kapolsek Tapung ke Polda Riau

Keluarga diduga pelaku curanmor laporkan pihak Polsek tapung ke Polda. Penangkapan yang dilakukan polisi disebut sarat dengan kriminalisasi dan rekayasa.

Riauterkini-PEKANBARU-Mencari rasa keadilan serta perlindungan hukum terus dilakukan pihak keluarga Imam Nawawi, pelaku dugaan tindak pidana pencurian dan kekerasan (curas) yang ditangkap pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tapung, Kampar.

Pasalnya, penangkapan terhadap Imam Nawawi, pria berusia 18 tahun itu, dinilai sarat dengan kriminalisasi dan rekayasa, yang diduga adanya proses salah tangkap yang dilakukan pihak Polsek Tapung. Selain itu, penangkapan dan penahanan terhadap Imam Nawawi tanpa adanya surat perintah (Sprint) penangkapan dan penahanan yang diterima pihak keluarga Imam Nawawi.

Alih alih, Slamet selaku orang tua Imam Nawawi beserta kuasa hukumnya, Freddy Simanjuntak SH MH, melaporkan terjadinya tindakan kriminalisasi pihak Polsek Tapung ke Mapolda Riau.

Kepada riauterkini.com dan awak media lainnya, Selasa (10/7/18) sore. Slamet didampingi Freddy Simajuntak SH MH membeberkan tindak kriminalisasi dan pelanggaran Hak Azazi Manusia (HAM) yang dilakukan pihak Polsek Tapung.

Dikatakan Freddy, pada Selasa tanggal 26 Juni 2018, sekitar pukul 21 WIB. Klien kami, Imam Nawawi ditangkap oleh pihak Polsek Tapung atas tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Penangkapan Imam Nawawi tersebut atas laporan, Ariani selaku korban, yang mana pada Sabtu tanggal 23 Juni 2018, sekitar pukul 23.00 WIB bertempat di Jalan Poros Flamboyan 8, Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Imam Nawawi telah mencari satu unit sepekan motor Yamaha NMax milik Ariani (pelapor). Dalam laporan tersebut, pelaku berjumlah dua orang dan Imam Nawawi mengenakan baju berwarna Putih.

Padahal berdasarkan fakta, pada hari Sabtu tanggal 23 Juni 2018 pukul 23.00 WIB itu, Imam Nawawi sedang minum juice bersama rekannya, Binsar, Riki, Feri, Nanat dan seorang teman mereka tukang bengkel motor di caffe Aisyah yang berlokasi di Pasar Flamboyan, Tanjung Sawit. Saat itu Imam Nawawi mengerjakan kaos warns hitam," kata Freddy sembari mempertanyakan foto (selfie) Imam di cafe bersama rekannya pada pukul 23.00 WIB tersebut.

Dari laporan pelapor (korban) yang sangat berbeda dengan alibi sebenarnya. Selain itu sambung Fredy. Pada saat kliennya ditangkap pada hari Selasa tanggal 26 Juni 2018 tersebut. Pihak Polsek Tapung tidak menyertai atau memberikan surat perintah penangkapan.

" Surat perintah penangkapan dan Surat perintah penahanan, baru disampaikan kepada Kepala Desa Indra Puri, pada hari Senin tanggal 2 Juli 2018. Jadi terhitung sejak kliennya ditangkap dan ditahan sudah berlangsung selama 6 hari, dan kemudian baru dikeluarkan surat perintahnya. Dalam hal ini, ado tindakan kriminalisasi yang dilakukan pihak Polsek Tapung dalam proses penangkapan," papar Freddy.

Atas telah terjadinya tindakan kriminalisasi serta tidak adanya alat bukti yang kuat, kami melaporkan tindakan Kepala Polsek Tapung, Kompol Indra Rusdi beserta jajarannya ke Mapolda Riau," terang Freddy.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur

- Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja
- Tangkapan Tiga BNN di Pelalawan, Ringkus Dua Bandar dan Sita Narkoba Miliaran Rupiah
- 3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian

- Terjerat Korupsi Penanggulangan Karlahut,
Jaksa Batal Tuntut Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya

- Hina Bupati Kuansing, Pemilik Akun Wandi Ajo Nye Dilaporkan ke Polisi
- Tiga Pelaku Diringkus dalam Penggrebekan Narkoba di Pelalawan
- Seorang lagi Meninggal, Korban Jiwa Tembok SDN 141 Bukitraya Roboh Dua Jiwa
- Disaksikan Puluhan Warga, BNNP Riau Tangkap Bandar Ribuan Butir Ekstasi di Pelalawan
- Sudah Dipasang Peringatan, Tembok SDN 141 Pekanbaru Miring Sebelum Roboh
- Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis
- Dua Korban Tewas, Berikut ini Penuturan Saksi Ambruknya Tembok SDN 141 Bukitraya, Pekanbaru
- Kabarnya Ada Mrninggal Tembok Pembatas SD di Pekanbaru Ambruk Timpa Murid dan Warga
- Pelanggaran Ops Zebra Muara Takus Didominasi Pengendara Roda Dua
- Operasi Zebra Muara Takus 2018 Polres Inhu Tilang 616 Ranmor
- Bunuh Pacar karena Handphone, Andre Divonis 12 Tahun Penjara
- Ops Zebra Muara Takus 2018 Berakhir, Pelanggar Lalu Lintas di Rohul Meningkat 14,35 Persen
- Ratusan Pengendara di Kuansing Ditilang Selama Operasi Zebra 2018
- Terbukti Menurut Jaksa,
Tiga Terdakwa Korupsi Danau Buatan, Rohil Dituntut 5 Tahun Penjara

- Operasi Zebra Siak Muara Takus 2018 di Bengkalis Usai, 1201 Tilang di Dominasi Roda Dua


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com