Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 11:50
Gubri Ingin Gemakan Wakaf Tunai di Riau

Kamis, 23 Mei 2019 11:47
Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan

Kamis, 23 Mei 2019 11:41
Gencar Ditolak, Kamenag Kuansing Bahas Pergantian Kepala MAN 1 Telukkuantan

Kamis, 23 Mei 2019 11:33
Buka Bersama dengan Kejaksaan, Wabup Harapkan Seluruh Forkopimda Inhil Tetap Harmonis

Kamis, 23 Mei 2019 07:59
21 Tahun Reformasi, Mahasiswa Demo Malam di Depan Kantor Bupati Bengkalis

Kamis, 23 Mei 2019 07:54
Pansus Pembiayaan Haji Umroh DPRD Bengkalis Konsultasi ke Pemprov Jambi

Kamis, 23 Mei 2019 07:50
Forkom Pemred Riau Pererat Silaturrahim dengan Buka Bersama

Rabu, 22 Mei 2019 22:37
PT RAPP Salurkan Bantuan Untuk Anak Yatim, Dhuafa dan Mesjid di Siak

Rabu, 22 Mei 2019 22:31
Sehari Gubri di Siak, Rp 880 Juta Lebih Zakat Terkumpul

Rabu, 22 Mei 2019 20:05
Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Juli 2018 12:52
Dinilai Rawan Tenggelam, TNI AL Amankan KM Jelatik

Kabar buruk bagi masyarakat Meranti. Kapal legendaris KM Jelatik diamankan TNI AL. Dianggap tak lagi laik dan rawan yenggelam.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait diamankannya KM Jelatik oleh KRI Pulau Rusa, Danlanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino Rabu (11/7/18) mengatakan bahwa pada Ahad (8/7/18) unit intel Lanal Dumai menerima informasi akan adanya kapal yang memuat penumpang namun tidak mematuhi aturan dan membahayakan keselamatan penumpang dan pengguna laut lainnya.

Terkait hal itu, lada Senin (9/7/18) KRI Pulau Rusa yang tengah melakukan patroli melakukan tindakan penghentian dan pemeriksaan terhadap kapal yang d duga melakukan pelanggaran. KM Jelatik-8 berhasil diamankan di perairan Kuala Siak karena melakukan beberapa pelanggaran.

"Pelanggaran yang dilakukan KM Jelatik-8 adalah jumlah penumpang yang over capacity (melanggar pasal 138 ayat 2 UU no 17 tahun 2008). Selain itu, pelanggaran lainnya adalah saat proses pemeriksaan, KM Jelatik-8 tidak dapat menunjukkan beberapa dokumen yang wajib dimiliki. Seperti Siupal. Hal ini melanggar pasal 287 jo pasal27 UU NP 17 tahun 2008. Pelanggaran ketiga adalah di dalam kapal KM Jelatik - 8 tidak ditemukan alat keselamatan kapal yang tidak sesuai dengan standart keselamatan. Ini melanggar pasal 303 sebagaimana dimaksud dengan pasal 122 UU no 17 tahun 2008," urai Danlanal Dumai.

Pelanggaran lainnya, sambung Danlanal, KM Jelatik -8 juga tidak dilengkapi peralatan navigasi elektronik kapal. Hal ini melanggar pasal 306 UU no 17 tahun 2008.

Lebih lanjut Danlanal Dumai menegaskan bahwa KM Jelatik -8 selanjutnya di ad hoc menuju Dermaga Lanal Dumai untuk diprosea lebih lanjut. Lanal Dumai sebagai Pangkalan TNI AL terdekat menerima limpahan kapal tangkapan KM Jelatik-8 dari KRI Pulau Rusa 726untuk dilakukan penyidikan lebuh lanjut terkait pelanggaran hukum laut.

"Pengamanan KM Jelatik-8 dilakukan karena sering terjadinya kecelakaan laut akhir akhir ini hingga merenggut korban jiwa dan kerugian materil serta membahayakan keamanan dan keselamatan pelayaran di laut. TNI AL sebagai instansi penegak hukum di laut memiliki kewajiban untuk turut serta menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di laut dengan cara meningkatkan patroli laut dan menindak tegas terhadap segala pelanggaran di laut," kata Danlanal Dumai.*(H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis
- Dituntut 4 Tahun, Hakim PN Pelalawan Vonis Aheng Dua Tahun Penjara
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro, Bengkalis Disidang Pekan Depan
- Sempat Tiga Kali Penundaan Sidang,
Kades dan Sekdes di Pelalawan Selamat dari Hukuman Seumur Hidup

- Dilarikan ke RS, Dua Orang Luka Parah Saat Bentrokan di Jembatan Siak IV Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com