Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 21:52
SU, Sosok Wakil Bupati Inhil Yang Komunikatif dan Merakyat

Senin, 22 April 2019 21:27
Pemkab Kampar Pemegang Saham Ketiga di Bank Riaukepri, Ini Kata Bupati Kampar pada RUPS

Senin, 22 April 2019 20:08
Berasal dari Internal, OJK Serahkan Dua Nama Calon Direksi BRK ke Pemprov Riau

Senin, 22 April 2019 20:03
Bupati Inhil Pantau Pelaksanaan UNBK Jenjang SMP

Senin, 22 April 2019 18:29
Didukung Kepala Daerah dan Sejumlah Tokoh Berpengaruh, Jokowi-Ma'aruf Amin Kalah di Kuansing

Senin, 22 April 2019 18:20
Anggota KPPS Desa Kumantan Meninggal Dunia, KPU Kampar Sampaikan Belasungkawa

Senin, 22 April 2019 18:05
Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel

Senin, 22 April 2019 16:32
11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019

Senin, 22 April 2019 16:28
Sekda Rohul Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di MTsN 3 Rohul dan SMPN 1 Rambah

Senin, 22 April 2019 16:24
Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Juli 2018 12:52
Dinilai Rawan Tenggelam, TNI AL Amankan KM Jelatik

Kabar buruk bagi masyarakat Meranti. Kapal legendaris KM Jelatik diamankan TNI AL. Dianggap tak lagi laik dan rawan yenggelam.

Riauterkini-PEKANBARU-Terkait diamankannya KM Jelatik oleh KRI Pulau Rusa, Danlanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino Rabu (11/7/18) mengatakan bahwa pada Ahad (8/7/18) unit intel Lanal Dumai menerima informasi akan adanya kapal yang memuat penumpang namun tidak mematuhi aturan dan membahayakan keselamatan penumpang dan pengguna laut lainnya.

Terkait hal itu, lada Senin (9/7/18) KRI Pulau Rusa yang tengah melakukan patroli melakukan tindakan penghentian dan pemeriksaan terhadap kapal yang d duga melakukan pelanggaran. KM Jelatik-8 berhasil diamankan di perairan Kuala Siak karena melakukan beberapa pelanggaran.

"Pelanggaran yang dilakukan KM Jelatik-8 adalah jumlah penumpang yang over capacity (melanggar pasal 138 ayat 2 UU no 17 tahun 2008). Selain itu, pelanggaran lainnya adalah saat proses pemeriksaan, KM Jelatik-8 tidak dapat menunjukkan beberapa dokumen yang wajib dimiliki. Seperti Siupal. Hal ini melanggar pasal 287 jo pasal27 UU NP 17 tahun 2008. Pelanggaran ketiga adalah di dalam kapal KM Jelatik - 8 tidak ditemukan alat keselamatan kapal yang tidak sesuai dengan standart keselamatan. Ini melanggar pasal 303 sebagaimana dimaksud dengan pasal 122 UU no 17 tahun 2008," urai Danlanal Dumai.

Pelanggaran lainnya, sambung Danlanal, KM Jelatik -8 juga tidak dilengkapi peralatan navigasi elektronik kapal. Hal ini melanggar pasal 306 UU no 17 tahun 2008.

Lebih lanjut Danlanal Dumai menegaskan bahwa KM Jelatik -8 selanjutnya di ad hoc menuju Dermaga Lanal Dumai untuk diprosea lebih lanjut. Lanal Dumai sebagai Pangkalan TNI AL terdekat menerima limpahan kapal tangkapan KM Jelatik-8 dari KRI Pulau Rusa 726untuk dilakukan penyidikan lebuh lanjut terkait pelanggaran hukum laut.

"Pengamanan KM Jelatik-8 dilakukan karena sering terjadinya kecelakaan laut akhir akhir ini hingga merenggut korban jiwa dan kerugian materil serta membahayakan keamanan dan keselamatan pelayaran di laut. TNI AL sebagai instansi penegak hukum di laut memiliki kewajiban untuk turut serta menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di laut dengan cara meningkatkan patroli laut dan menindak tegas terhadap segala pelanggaran di laut," kata Danlanal Dumai.*(H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
- Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis

- Pelaku Penusukan dan Pengeroyokan Terhadap Anggota Polda Riau Ternyata Geng Motor
- Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara Dibagi-bagi
- Tewas Diduga Akibat Dianiaya Oknum Polisi, Empat Anak Warga Jake, Kuansing Kini Yatim
- Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com