Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 16 Juli 2018 17:08
Cintai Kearifan Lokal Pekanbaru, Telkomsel Luncurkan NSP Star Up Pekanbaru

Senin, 16 Juli 2018 17:05
Data Silon dan Hard Copy Belum Sinkron,
Berkas Pendaftaran Bacaleg NasDem Rohul Dikembalikan


Senin, 16 Juli 2018 17:02
Dua Anggota Fraksi Gerindra Pelalawan Membelot ke PAN

Senin, 16 Juli 2018 16:58
Propam Mabes Polri Sidak, Kapolresta Pekanbaru Ikut Dites Urine

Senin, 16 Juli 2018 16:53
PAN Jadi Partai Pertama Serahkan Berkas Bakal Caleg ke KPU Pelalawan

Senin, 16 Juli 2018 15:42
Paripurna Pansus dan LKPJ Kepala Daerah,
Ketua DPRD Rohul Minta Laporan Pemkab Dilengkapi Data dan Tabel


Senin, 16 Juli 2018 15:39
Tiga Perusahaan Di-blacklist, Tahun Ini Pasar Murah di 10 Kecamatan di Bengkalis Gagal Total

Senin, 16 Juli 2018 15:31
Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh

Senin, 16 Juli 2018 15:23
Sampah Menggunung, Warga Jalan Cendana Marpoyan Damai Ini Resah

Senin, 16 Juli 2018 14:28
DPRD Kuansing, Paripurnakan Dua Perda Nota Pengantar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 Juli 2018 18:54
Terjerat TPPU Penyelundupan Puluhan Trenggiling, Oknum Polres Inhil Diadili Pekan Depan

Oknum Polres Inhil kembali harus jalani sidang. Setelah divonis hukuman atas perkara penjualan, penyelundupan satwa dilindungi, kini didakwa atas pelanggaran TPPU.

Riauterkini-PEKANBARU -Usai divonis hukuman atas perkara penjualan, penyelundupan satwa yang dilindungi. Sesuai Undang-undang (UU) konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, serta pengawetan jenis tumbuhan dan satwa.

Kali ini, Muhammad Ali Honopoiah, oknum polisi berpangkat Brigadir Kepala harus kembali menjalani sidang untuk kedua kalinya. Atas pelanggaran tindak pidana pencucian uang (TPPU).

" Perkara TPPU penyelundupan dates yang dilindungi, jenis trenggiling, disidangkan pekan depan, dengan majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan SH," terang Panmud Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Deni Sembiring SH kepada riauterkini.com, Rabu (11/7/18) sore.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Miko SH, M Ali Honopoiah didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dalam hal penyelundupan 70 ekor trenggiling.

Dalam perkara TPPU ini, ditemukan barang bukti berupa uang sebesar Rp320 juta. Uang itu diduga hasil penjualan dari penyelundupan ilegal trenggiling.

Atas perbuatannya, M Ali Honopoiah dijerat Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU jo Pasal 5 ayat (1) UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Untuk diketahui, Kasus penyeludupan 70 ekor trenggiling ini, diungkap Ditreskrimsus Polda Riau pada Oktober 2017 lalu. Dalam dakwaan JPU di pidana awalnya, diterangkan kronologis pengungkapan penyeludupan satwa yang dilindungi negara itu. Dimana terdakwa Ali Honopoiah menghubungi temannya bernama Ali dan Jupri untuk berangkat ke Lubuk Jambi Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menjemput 70 ekor trenggiliing dari pengepul.

Terdakwa mengirimkan uang sebesar Rp2 juta kepada Ali untuk biaya operasional serta merental mobil. Selanjutnya satwa yang memiliki nama latin Manis Javanica itu diangkut menggunakan lima kotak berwarna orange dalam keadaan hidup dengan berat 300 kilogram lebih. Dimana harga satu kilogramnya mencapai Rp350 ribu.

Selanjutnya satwa-satwa itu dibawa menuju Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis dengan melintasi Kota Pangkalan Kerinci, Pelalawan.

Di tempat lain, tim Ditreskrimsus Polda Riau menerima informasi terkait ada penyeludupan hewan yang diliindungi dan akan melintasi daerah Pangkalan Kerinci. Tim buru sergap diterjunkan ke lokasi untuk menangkap dan menggagalkan penyeludupan. Setelah posisinya diketahui, barulah dilakukan pencegatan tepat di jembatan Pangkalan Kerinci. Hingga kasusnya dkembangkan polisi dan mengamankan Ali Honopoiah.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Propam Mabes Polri Sidak, Kapolresta Pekanbaru Ikut Dites Urine
- Cekal Premanisme, Polres Pelalawan Lakukan Binluh
- Promosi Jabatan, Enam Hakim PN Pekanbaru Dimutasi
- Lagi Bersihkan Parit, Petugas Dinas Kebersihan Pekanbaru Temukan Sepucuk Senpi
- Mayat Perempuan dalam Sumur Warga Talikumain, Rohul Bernama Asnawati ‎
- Pelaku Curas di Kuansing Berhasil Diamankan di Lampung
- Kasus Penyitaan Alat Berat di Pelalawan,
Saksi Ahli Ini Sebut Penyidik Gakkum BPPLHK Tebang Pilih

- Dalam Kondisi Tangan Terborgol,
DPO Kasus Narkoba di Kampar Kabur dan Diduga Nyemplung ke Sungai 

- Terkuak, Penyitaan Eksavator Milik Warga oleh Gakkum BPPLHK Diduga tak Sesuai SOP
- Warga Rohul Gempar, Ada Mayat Ditemukan di Sumur Warga Desa Talikumain
- Ops Bina Kusuma Muara Takus 2018,
Polres Rohul Turunkan Tim untuk Berantas Premanisme dan Kejahatan Jalanan

- Pelaku Diduga Penganiyaan Perempuan di Bengkalis Diringkus Polisi
- Rumah Pelaku Narkoba di Desa Mahato Digerebek Satres Narkoba Polres Rohul
- Duel 4 Lawan 1 di Pekanbaru, Satu Orang Tewas Ditebas Samurai
- Pelaku Curanmor di Pasar Kamis Kota Tengah Diciduk Polsek Kepenuhan‎ di Pasirpangaraian
- Pembunuhan di Cipta Karya, Dua Pelaku Ngaku Simpatisan ISIS Sejak 2016
- Dua Pelaku Diringkus,
Pembunuhan di Cipta Karya Pekanbaru Diakui karena Korban Menghina Islam dan Rasulullah

- Mendadak, Polres Kuansing Razia Serentak Dini Hari Tadi
- Pemasok Sabu ke LP Bangkinang Ditangkap Usai Melarikan Diri
- Pick Up Tabrakan Lawan Truk Tronton di Jalintim, Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com