Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 Nopember 2018 09:51
Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis

Rabu, 14 Nopember 2018 09:49
Proyek 'Box Culvert' Jalintim desa Kemang Pelalawan Biang Kemacetan

Rabu, 14 Nopember 2018 09:01
Dua Korban Tewas, Berikut ini Penuturan Saksi Ambruknya Tembok SDN 141 Bukitraya, Pekanbaru

Rabu, 14 Nopember 2018 07:58
Kabarnya Ada Mrninggal Tembok Pembatas SD di Pekanbaru Ambruk Timpa Murid dan Warga

Rabu, 14 Nopember 2018 07:25
KPU Kampar Tetapkan DPT Hasil Perbaikan Kedua 475.554 Pemilih

Rabu, 14 Nopember 2018 07:14
BKKBN Perwakilan Riau Gelar Pertemuan Forum Kehumasan

Selasa, 13 Nopember 2018 21:17
Pilkades Serentak di Bengkalis, Tiga Desa Resmi Ajukan Keberatan

Selasa, 13 Nopember 2018 21:10
Operasi Zebra 2018 Berakhir, 1.757 Pelanggar Lalu Lintas di Pekanbaru Ditilang

Selasa, 13 Nopember 2018 21:04
Hancur Lebur, Bocah di TM, Bengkalis Minta Bupati Perbaiki Jalan Gajah Mada

Selasa, 13 Nopember 2018 18:09
KPU Riau Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 3,86 juta Pemilih

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Juli 2018 13:25
Hari Anti Narkotika Internasional, BNNP Riau Dorong Semangat Perangi Narkoba

Sempena peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, BNPP menggelar kegiatan. Tujuannya, terus menggencarkan semangat memerangi peredaran dan penyalah-gunaan Narkoba.

Riauterkini - PEKANBARU - Berlokasi di ballroom Grand Central Hotel Pekanbaru, BNNP Riau taja peringatan HANI. Gelaran ini dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Riau, Brigjen M Wahyu Hidayat, Sekda Prov Riau, Ahmad Hijazi, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono, serta berbagai perwakilan instansi terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, Kepala BNNP Riau Brigjen M Wahyu Hidayat gelaran ini merupakan gelaran rutin setiap tahunnya yang biasa diperingati pada tanggal 26 Juni lalu. Dimana gelaran kali ini pihaknya mengusung tema "Menyatukan dan Menggerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa Dalam Perang Melawan Narkoba Untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Yang Sehat Tanpa Narkoba".

"Peringatan ini memiliki makna keprihatinan terhadap pergerakan dan peredaran narkoba saat ini. Untuk itu diharapkan lewat peringatan ini dapat kembali memotivasi kita untuk melawan peredaran narkoba di Dunia, khususnya di Indonesia," katanya.

Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang dapat melumpuhkan suatu bangsa. Untuk itu, Ia mengajak seluruh instansi bahkan lini masyarakat untuk memerangi dan memberantas narkoba.

"Indonesia menjadi ruang terbuka dan pangsa pasar yang cukup potensial. Dimana para pengedar memasukkan barang haram tersebut melalui jalur-jalur ilegal. Bukan hanya itu, harga yang sangat tinggi juga menjadi faktor maraknya peredaran narkoba saat ini," jelasnya.

Dirincinya, kejahatan narkoba melibatkan banyak orang bukan hanya seorang. Dimana komplotan ini membuat suatu jaringan yang terorganisir dan bekerja rapi. Untuk itu Plpemberantasan tidak boleh setengah - setengah dan dilakukan bersama-sama.

Dari 34 provinsi pada 2017, terang Wahyu, BNN mencatat sekitar 1,77 persen pengguna dari total 3,7 jutaan masyarakat Indonesia menjadi korban narkoba. Ini berusia mulai 10-59 tahun. Dan setiap tahunnya terdapat 13 ribu orang kehilangan nyawa akibat barang haram ini.

"Dewasa ini jumlah tersebut semakin meningkat, terutama generasi muda di semua lini masyarakat. Riau saja saat ini menduduki posisi ke-9 dari 34 provinsi yang ada. Jumlah korban narkoba diperkirakan 1,80 persen dari total penduduk produktif,"bebernya.

Sementara, berbagai layanan dan sosialisasi juga terus digenjarkan di Riau hingga saat ini. Dari layanan rehabilitasi tercatat 39 orang rawat inap dan 350 orang lainnya rawat jalan. "Saat ini tantangan kita semakin tinggi dimana mudahnya peredaran menggunakan medsos dan juga hadirnya jenis-jenis baru dari narkoba. Untuk itu kita mengajak seluruh instansi dan merangkul masyarakat untuk ikut berpartisipasi memerangi peredaran narkoba khususnya di Riau," tuturnya.

Sementara itu, Sekda Prov Riau, Ahmad Hijazi mewakili Gubernur Riau mengatakan kejahatan narkoba jika tak menjadi fokus perhatian dapat dijadikan senjata bagi pengedar. Bahkan peredaran narkoba di Riau dapat menjadi ancaman terbesar di 2030 khususnya di generasi muda.

"Dalam mengatasi permasalahan narkoba perlu penanganan khusus. Misalnya pendekatan kesehatan yang bertujuan memutus mata rantai penghuna narkoba dengan rehabilitasi. Ini perlu dimaksimalkan dengan merangkul masyarakat setidaknya melindungi keluarganya masing-masing," paparnya.

Dalam gelaran ini BNNP Riau juga berikan penghargaan kepada beberapa instansi yang ikut mensosialisasikan bahaya narkoba kepada karyawannya. Ada juga yang melakukan tes urin karyawan. Kemudian pemberian penghargaan kepada masyarakat dan mahasiswa yang juga berpartisipasi mengkampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba. Dimeriahkan juga dengan siraman rohani yang disampaikan oleh ustad.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis
- Dua Korban Tewas, Berikut ini Penuturan Saksi Ambruknya Tembok SDN 141 Bukitraya, Pekanbaru
- Kabarnya Ada Mrninggal Tembok Pembatas SD di Pekanbaru Ambruk Timpa Murid dan Warga
- Pelanggaran Ops Zebra Muara Takus Didominasi Pengendara Roda Dua
- Operasi Zebra Muara Takus 2018 Polres Inhu Tilang 616 Ranmor
- Bunuh Pacar karena Handphone, Andre Divonis 12 Tahun Penjara
- Ops Zebra Muara Takus 2018 Berakhir, Pelanggar Lalu Lintas di Rohul Meningkat 14,35 Persen
- Ratusan Pengendara di Kuansing Ditilang Selama Operasi Zebra 2018
- Terbukti Menurut Jaksa,
Tiga Terdakwa Korupsi Danau Buatan, Rohil Dituntut 5 Tahun Penjara

- Operasi Zebra Siak Muara Takus 2018 di Bengkalis Usai, 1201 Tilang di Dominasi Roda Dua
- Terlindas Bus PT ASP, Seorang Murid SD di Pelalawan Tewas Menggenaskan
- Bertengkar Masalah Kerjaan, Warga Bima, NTB Tewas Dipukul Rekan Kerjanya
- Dititipkan di Lapas, Kurir Sabu 5 Kg Tahanan Kejari Bengkalis Meninggal Dunia
- Polda Riau Kalah Dipraperadilkan Seorang Tersangka Korupsi Pipa Transmisi Inhil
- Polisi Pastikan Mr X di Bawah Jembatan Jondul Adalah Dokter Mukhlis
- 3 Pelaku Lagi DPO,
Maling Motor Vixion Warga Rambah Ditangkap Polisi Rohul di Tambusai‎

- Selama Ops Antik Muara Takus 2018,
Polres Rohul Ungkap 20 Perkara Narkoba dengan 26 Tersangka

- Sempat Dikira Boneka, Mayat Pria Tersangkut di Jembatan Jondul Pekanbaru
- TNI dan Polsek Bonai Darussalam Tangkap Bandar Narkoba di Desa Kasang Mungkal
- Digilir, Gadis 17 Tahun Diperkosa Empat Pemuda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com