Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 19 Januari 2019 19:48
Sasar Kaum Milenial, Luno Taja Edukasi Investasi Aset Kripto di Pekanbaru

Sabtu, 19 Januari 2019 18:27
Disaksikan Wagub Terpilih, Sekdaprov Kukuhkan Ketua LAKTA

Sabtu, 19 Januari 2019 18:24
Adipura Bengkalis Kota Kecil Terbersih Akan Diarak Keliling dan Gelar Syukuran

Sabtu, 19 Januari 2019 15:51
Bupati Bengkalis: Jangan 'Sunat' Bantuan Kesejahteraan Guru Honor Madrasah

Sabtu, 19 Januari 2019 15:47
Satlantas Polres Kuansing Deklarasikan MRSF

Sabtu, 19 Januari 2019 15:38
Polres Rohil Hadiri Pertemuan Silarurrahmi PWI Rohil

Sabtu, 19 Januari 2019 14:05
Pemkab Inhil Audiensi ke Kemenristek Dikti,
Pusat Akan Jadikan Inhil Kluster Kelapa Nasional


Sabtu, 19 Januari 2019 14:01
Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati

Jum’at, 18 Januari 2019 21:51
Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama Membatik ke Balai Industri Padang

Jum’at, 18 Januari 2019 21:34
Belum Miliki Identitas, Seribuan Napi Lapas Bengkalis Jadi Target Rekam KTP El

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 Juli 2018 13:25
Hari Anti Narkotika Internasional, BNNP Riau Dorong Semangat Perangi Narkoba

Sempena peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, BNPP menggelar kegiatan. Tujuannya, terus menggencarkan semangat memerangi peredaran dan penyalah-gunaan Narkoba.

Riauterkini - PEKANBARU - Berlokasi di ballroom Grand Central Hotel Pekanbaru, BNNP Riau taja peringatan HANI. Gelaran ini dihadiri langsung oleh Kepala BNNP Riau, Brigjen M Wahyu Hidayat, Sekda Prov Riau, Ahmad Hijazi, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Haryono, serta berbagai perwakilan instansi terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, Kepala BNNP Riau Brigjen M Wahyu Hidayat gelaran ini merupakan gelaran rutin setiap tahunnya yang biasa diperingati pada tanggal 26 Juni lalu. Dimana gelaran kali ini pihaknya mengusung tema "Menyatukan dan Menggerakkan Seluruh Kekuatan Bangsa Dalam Perang Melawan Narkoba Untuk Mewujudkan Masyarakat Indonesia Yang Sehat Tanpa Narkoba".

"Peringatan ini memiliki makna keprihatinan terhadap pergerakan dan peredaran narkoba saat ini. Untuk itu diharapkan lewat peringatan ini dapat kembali memotivasi kita untuk melawan peredaran narkoba di Dunia, khususnya di Indonesia," katanya.

Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang dapat melumpuhkan suatu bangsa. Untuk itu, Ia mengajak seluruh instansi bahkan lini masyarakat untuk memerangi dan memberantas narkoba.

"Indonesia menjadi ruang terbuka dan pangsa pasar yang cukup potensial. Dimana para pengedar memasukkan barang haram tersebut melalui jalur-jalur ilegal. Bukan hanya itu, harga yang sangat tinggi juga menjadi faktor maraknya peredaran narkoba saat ini," jelasnya.

Dirincinya, kejahatan narkoba melibatkan banyak orang bukan hanya seorang. Dimana komplotan ini membuat suatu jaringan yang terorganisir dan bekerja rapi. Untuk itu Plpemberantasan tidak boleh setengah - setengah dan dilakukan bersama-sama.

Dari 34 provinsi pada 2017, terang Wahyu, BNN mencatat sekitar 1,77 persen pengguna dari total 3,7 jutaan masyarakat Indonesia menjadi korban narkoba. Ini berusia mulai 10-59 tahun. Dan setiap tahunnya terdapat 13 ribu orang kehilangan nyawa akibat barang haram ini.

"Dewasa ini jumlah tersebut semakin meningkat, terutama generasi muda di semua lini masyarakat. Riau saja saat ini menduduki posisi ke-9 dari 34 provinsi yang ada. Jumlah korban narkoba diperkirakan 1,80 persen dari total penduduk produktif,"bebernya.

Sementara, berbagai layanan dan sosialisasi juga terus digenjarkan di Riau hingga saat ini. Dari layanan rehabilitasi tercatat 39 orang rawat inap dan 350 orang lainnya rawat jalan. "Saat ini tantangan kita semakin tinggi dimana mudahnya peredaran menggunakan medsos dan juga hadirnya jenis-jenis baru dari narkoba. Untuk itu kita mengajak seluruh instansi dan merangkul masyarakat untuk ikut berpartisipasi memerangi peredaran narkoba khususnya di Riau," tuturnya.

Sementara itu, Sekda Prov Riau, Ahmad Hijazi mewakili Gubernur Riau mengatakan kejahatan narkoba jika tak menjadi fokus perhatian dapat dijadikan senjata bagi pengedar. Bahkan peredaran narkoba di Riau dapat menjadi ancaman terbesar di 2030 khususnya di generasi muda.

"Dalam mengatasi permasalahan narkoba perlu penanganan khusus. Misalnya pendekatan kesehatan yang bertujuan memutus mata rantai penghuna narkoba dengan rehabilitasi. Ini perlu dimaksimalkan dengan merangkul masyarakat setidaknya melindungi keluarganya masing-masing," paparnya.

Dalam gelaran ini BNNP Riau juga berikan penghargaan kepada beberapa instansi yang ikut mensosialisasikan bahaya narkoba kepada karyawannya. Ada juga yang melakukan tes urin karyawan. Kemudian pemberian penghargaan kepada masyarakat dan mahasiswa yang juga berpartisipasi mengkampanyekan bahaya penyalahgunaan narkoba. Dimeriahkan juga dengan siraman rohani yang disampaikan oleh ustad.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati
- Ditangkap Setelah Anak Lahir, Pemuda Setubuhi Anak Bawah Umur di Rohul Diciduk Polisi
- Suskseskan Millenial Road Safety Festival, Sat Lantas Polresta Pekanbaru Gandeng Komunitas Motor
- Diduga Edar dan Pesta Sabu, 5 Tersangka Diringkus Polres Bengkalis
- Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8.617 Butir Ekstasi
- Pinjam Motor Vario tak Dikembalikan, Warga Sumut Diciduk Polisi Rohul di Pasirpangaraian
- 3 Kurir 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Butir Ekstasi Divonis Mati PN Bengkalis
- 2018, DJBC Riau Amankan Produk Ilegal Senilai Rp56,42 Miliar
- Warungnya Digerebek Polisi Rohul, Wanita Asal Mahato Simpan Paket Sabu
- Terlibat Judi, Seorang Caleg Golkar Disidang di PN Pelalawan
- Juru Tulis Togel Asal Kasang Padang Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com