Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Pebruari 2019 21:16
Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur

Selasa, 19 Pebruari 2019 20:09
Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:37
Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:30
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:29
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Kecamatan Enok

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:35
2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:21
Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


Selasa, 19 Pebruari 2019 16:42
H-1, Begini Sosok Syamsuar di Mata Wakil Gubernur Kepri

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Juli 2018 07:46
Oknum Pegawai Kantor Camat Bangkinang dan Satpol PP Rekayasa Perampokan Honor RT dan RW

Mantan Bendahara Kantor Camat Bangkinang bersama oknum Satpol PP ditangkap. Keduanya merekayasa perampokan honor RT dan RW.

Riauterkini-BANGKINANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) kembali mencoreng institusi Pemerintah Kabupaten Kampar. Mantan Bendahara Kantor Camat Bangkinang  dan mantan Bendahara Satpol PP Kabupaten Kampar BO (34) bersama dua orang rekannya RW (20) dan IF (28) diduga bersekongkol merekayasa perampokan uang senilai Rp 92 juta lebih pada bulan Desember 2017 lalu dan membuat laporan palsu ke Polres Kampar berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/ 333/ XII/ 2017/ Riau/ Res Kampar tanggal 20 Desember 2017.

Ketiganya yang telah ditetapkan sebagai buronan ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar pada Kamis (12/07/2018) di tempat terpisah.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta melalui Kasat Reskrim AKP Fajri dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (12/7/2018) malam mengungkapkan, kejadiannya bermula pada Rabu (20/12/2017) sekira pukul 16.00 WIB, saat itu BO berangkat dari Bank Riaukepri setelah mengambil uang dana honor RT/RW dan bantuan sosial untuk Kelurahan Pasir Sialang dan Kelurahan Pulau, Kecamatan Bangkinang sebesar Rp. 92.540.000. Setelah mengambil uang BO menuju ke kantor Camat Bangkinang.

Berdasarkan keterangan tersangka BO, saat melapor, sesampainya di jalan lintas Bangkinang - Petapahan, BO berhenti di Gerai Ponsel Elok Cell untuk membeli pulsa. Saat dia membeli pulsa, ada dua orang yang tidak dikenal berhenti dan langsung masuk ke dalam mobil yang diparkir di depan kios ponsel lalu mengambil tas warna coklat berisi uang yang diletakan di kursi depan beserta kunci mobil pelapor. Kemudian pelaku melarikan diri kearah Bangkinang Kota dengan menggunakan sepeda motor Scoopy warna hitam dengan nopol tidak diketahui. 

Selanjutnya tersangka BO melapor ke Polres Kampar atas kejadian yang direkayasanya itu. 

Atas laporan itu pihak penyidik Polres Kampar melakukan penyelidikan serta mengumpulkan informasi dari masyarakat di lokasi yang diceritakan oleh BO ini, dari hasil penyelidikan didapat kesimpulan bahwa BO telah melakukan rekayasa kasus pencurian bersama dengan pelaku lainnya untuk mengambil uang yang dibawanya itu. 

Petugas kemudian mencari keberadaan BO untuk menangkapnya. Akhirnya pada hari Kamis (12/7/2018) tersangka BO dan dua rekannya berhasil diringkus di tempat terpisah. 

Lebihlanjut disampaikan Fajri bahwa otak pelaku rekayasa perampokan uang Bansos dan gaji RT/RW ini adalah BO yang mantan Bendahara Kantor Camat Bangkinang, terangnya. 

"Saat ini ketiga pelaku sudah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," ungkap Fajri.*(man)

Foto: Tersangka BO (kiri) bersama dua rekannya RW dan IF.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara
- Juru Tulis dan Bandar Togel di Sorek Pelalawan Diciduk
- Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan,
Pengusaha Sawit Ini Dituntut 3 Tahun Penjara

- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com