Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Agustus 2018 14:38
Bupati dan Wabup Kampar Berkurban di Kampung Halaman

Rabu, 22 Agustus 2018 14:21
Hakim PN Pelalawan Nyatakan BPPHLHK Salah Tangkap Alat Berat Milik Seorang Warga

Rabu, 22 Agustus 2018 14:14
Hendak Dipotong, Sapi Kurban di Pasirpangaraian Ini Kabur ke Jalan

Rabu, 22 Agustus 2018 14:11
Hasil Tabungan Karyawan,
Dua RS Besar di Duri Ini Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban


Rabu, 22 Agustus 2018 14:03
Usai Shalat Ied, Bupati dan Kapolres Langsung Tinjau Kantor Dinsos yang Terbakar

Rabu, 22 Agustus 2018 13:48
Diguyur Hujan, Shalat Ied Batal Digelar di Lapangan Limuno Kuansing

Rabu, 22 Agustus 2018 13:43
Kantor Dinas Sosial Kuansing di Lalap si Jago Merah

Rabu, 22 Agustus 2018 08:55
Sholat Idul Adha di Duri, Bupati Bengkalis Ajak Teladani Nabi Ibrahim

Rabu, 22 Agustus 2018 08:51
Pimpin Takbir Idul Adha, Bupati Kuasning Ajak Masyarakat Kian Cinta Agama

Rabu, 22 Agustus 2018 08:48
20 Mobil Hias Semarakkan Takbiran Idhul Adha di Kabupaten Pelalawan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 Juli 2018 15:24
Pelaku Masih Berkeliaran,
Ketua RW Mentangor Pekanbaru Tega Cabuli 6 Bocah Perempuan


Modus mengiming-imingi uang Rp10 ribu, SA, oknum Ketua RW 11 di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya ini tega mencabuli 6 bocah perempuan di sekitar tempat tinggalnya. Hingga saat ini pelaku masih berkeliaran.

Riauterkini-PEKANBARU-Modus mengiming-imingi uang Rp10 ribu, SA, oknum Ketua RW 11 di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya ini tega mencabuli 6 bocah perempuan di sekitar tempat tinggalnya. Parahnya, perbuatan cabul itu bahkan sudah dilakukannya sejak Desember 2017 silam.

Kelakuan biadab si pelaku pun sudah pernah dilaporkan oleh para orang tua korban. Namun hingga pertengahan Juli 2018, pelaku belum juga ditangkap dan masih berkeliaran bebas. Hal tersebut sangat disesalkan oleh salah satu orang tua korban sekaligus pelapor, BU. Bersama dengan keluarga korban yang lain, mereka lantas mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk mendapatkan kepastian mengenai tindaklanjut proses hukum terhadap pelaku, Rabu (18/07/18) siang.

"Tanggal 8 Juli saya sudah pernah melapor, tapi tidak pernah ditindaklanjuti. Ini sudah kedua kalinya saya melapor ke polisi. Saya sebagai orang tua salah satu korban tentu sangat kecewa karena tidak ada upaya cepat dari polisi. Apalagi pelakunya belum ditangkap dan masih berkeliaran tanpa dosa," sesalnya saat berbincang dengan riauterkini.com.

Dia menceritakan, aksi biadab oknum Ketua RW itu sendiri baru terbongkar pada akhir Juni 2018 lalu. Pasalnya 6 bocah yang menjadi korban saling buka mulut atas apa yang mereka alami.

"Modusnya diimingi uang Rp10 ribu. Pelaku ini punya kedai, jadi ketika istrinya tidak ada di rumah, dia lalu mengajak setiap korbannya datang ke rumah dan melakukannya (mencabuli korban). Korban berusia 7 sampai 11 tahun. Salah satu korbannya adalah anak saya," kisahnya.

Menurutnya, perbuatan tak senonoh yang dilakukan pelaku juga membuat ke enam bocah tersebut menjadi trauma. Jika melihat pelaku, bocah-bocah malang itu langsung takut sambil berlarian ke rumahnya masing-masing.

"Mereka trauma, kalau melihat pelaku langsung takut. Begitu kami tanya kenapa takut, ternyata pernah digitukan (dicabuli) oleh pelaku. Saya ke sini (Polresta Pekanbaru) bukan cuma untuk memperjuangkan keadilan anak saya saja, tapi juga untuk ke 5 anak yang lain yang menjadi korban," tegasnya.

Usai mendatangi Polresta Pekanbaru, ia pun berharap polisi bisa secepatnya menangkap pelaku. Sehingga pelaku bisa mendapatkan hukuman penjara atas kelakuan yang diperbuatnya.

"Kami sebagai orang tua memohon agar pelaku bisa ditangkap. Kalau perlu secepatnya karena ini juga menyangkut hak perlindungan anak," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Hakim PN Pelalawan Nyatakan BPPHLHK Salah Tangkap Alat Berat Milik Seorang Warga
- Hakim Tak Lengkap, Vonis Tiga PNS Dispenda Riau Terjerat Korupsi SPPD Fiktif Ditunda
- ‎Diduga Bacok Anggotanya,
Mandor Kebun Sawit Ini Ditangkap Polsek Kepenuhan Rohul

- 7 Kios Semi Permanen di Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Kebakaran Terjadi di Pemukiman Padat Penduduk Kota Selatpanjang
- Korupsi Dana Desa, Mantan Pj Kades di Bengkalis Dihukum 4 Tahun Penjara
- Terkait Penghina Agama Islam,
Ketua Harian IKBDS: Jangan Sangkut Pautkan dengan Organisasi Batak

- Polda Riau Tetapkan 19 Tersangka Perkara Kathutla
- Ngaku Medsosnya Dibajak, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Hina Agama Islam
- Brigjen Widodo Eko Prihastopo Resmi Menjadi Kapolda Riau
- Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI
- Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu

- Miliki Ganja, Tukang Panen Sawit di Kuansing Diciduk Polisi
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

- Diduga 'Bisnis' Sabu, Enam Napi Lapas Bengkalis Diciduk Polisi
- Moment HUT ke-73 RI, 3.834 Narapidana Riau Dapatkan Remisi
- Sesosok Mayat Tanpa Busana Ditemukan Mengapung dalam Kolam di Lubuk Ogong Pelalawan
- Dituding Makar, Neno Warisman Dilaporkan ke Polda Riau
- Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda
- Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com