Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Maret 2019 06:52
Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar

Jum’at, 22 Maret 2019 21:50
‎Buka MTQ XIX Kecamatan Rambah, Sekda Rohul Mengajak Masyarakat Bumikan Alqur'an

Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 Juli 2018 15:24
Pelaku Masih Berkeliaran,
Ketua RW Mentangor Pekanbaru Tega Cabuli 6 Bocah Perempuan


Modus mengiming-imingi uang Rp10 ribu, SA, oknum Ketua RW 11 di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya ini tega mencabuli 6 bocah perempuan di sekitar tempat tinggalnya. Hingga saat ini pelaku masih berkeliaran.

Riauterkini-PEKANBARU-Modus mengiming-imingi uang Rp10 ribu, SA, oknum Ketua RW 11 di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya ini tega mencabuli 6 bocah perempuan di sekitar tempat tinggalnya. Parahnya, perbuatan cabul itu bahkan sudah dilakukannya sejak Desember 2017 silam.

Kelakuan biadab si pelaku pun sudah pernah dilaporkan oleh para orang tua korban. Namun hingga pertengahan Juli 2018, pelaku belum juga ditangkap dan masih berkeliaran bebas. Hal tersebut sangat disesalkan oleh salah satu orang tua korban sekaligus pelapor, BU. Bersama dengan keluarga korban yang lain, mereka lantas mendatangi Mapolresta Pekanbaru untuk mendapatkan kepastian mengenai tindaklanjut proses hukum terhadap pelaku, Rabu (18/07/18) siang.

"Tanggal 8 Juli saya sudah pernah melapor, tapi tidak pernah ditindaklanjuti. Ini sudah kedua kalinya saya melapor ke polisi. Saya sebagai orang tua salah satu korban tentu sangat kecewa karena tidak ada upaya cepat dari polisi. Apalagi pelakunya belum ditangkap dan masih berkeliaran tanpa dosa," sesalnya saat berbincang dengan riauterkini.com.

Dia menceritakan, aksi biadab oknum Ketua RW itu sendiri baru terbongkar pada akhir Juni 2018 lalu. Pasalnya 6 bocah yang menjadi korban saling buka mulut atas apa yang mereka alami.

"Modusnya diimingi uang Rp10 ribu. Pelaku ini punya kedai, jadi ketika istrinya tidak ada di rumah, dia lalu mengajak setiap korbannya datang ke rumah dan melakukannya (mencabuli korban). Korban berusia 7 sampai 11 tahun. Salah satu korbannya adalah anak saya," kisahnya.

Menurutnya, perbuatan tak senonoh yang dilakukan pelaku juga membuat ke enam bocah tersebut menjadi trauma. Jika melihat pelaku, bocah-bocah malang itu langsung takut sambil berlarian ke rumahnya masing-masing.

"Mereka trauma, kalau melihat pelaku langsung takut. Begitu kami tanya kenapa takut, ternyata pernah digitukan (dicabuli) oleh pelaku. Saya ke sini (Polresta Pekanbaru) bukan cuma untuk memperjuangkan keadilan anak saya saja, tapi juga untuk ke 5 anak yang lain yang menjadi korban," tegasnya.

Usai mendatangi Polresta Pekanbaru, ia pun berharap polisi bisa secepatnya menangkap pelaku. Sehingga pelaku bisa mendapatkan hukuman penjara atas kelakuan yang diperbuatnya.

"Kami sebagai orang tua memohon agar pelaku bisa ditangkap. Kalau perlu secepatnya karena ini juga menyangkut hak perlindungan anak," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar
- Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang
- Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum
- Tanaman Ditebas Tanpa Izin,
Warga Desa Suka Maju Ancam Laporkan Pelaksana Proyek SUTT‎ di Rohul

- Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
- Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri
- Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri
- Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa
- Dapur Hotel Preimere Pekanbaru Terbakar
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya dan Bawa Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM
- Dua Kali Mangkir, Jaksa Tunggu Perintah Hakim Panggil Wabup Bengkalis
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com