Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 20 Juli 2018 17:16
Perdana di Riau, FKPM Perairan Dikukuhkan di Bengkalis

Direktur Polair Polda Riau Kombes Hery Wiyanto kukuhkan Forum Kemitraan Kepolisian Masyarakat (FKPM) Perairan khusus binaan Polair Polres Bengkalis yang ada di Kecamatan Bantan, Bengkalis. Perdana di Riau.

Riauterkini-BENGKALIS- Direktur Polair Polda Riau Kombes Hery Wiyanto kukuhkan Forum Kemitraan Kepolisian Masyarakat (FKPM) Perairan khusus binaan Polair Polres Bengkalis yang ada di Kecamatan Bantan, Jum'at (20/7/18).

Pengukuhan berlangsung di Halaman Markas Polair, di Sungai Bengkel, Jalan Jenderal Sudirman, Bengkalis selain dihadiri langsung Dir Polair dan sejumlah pejabat, terlihat perwakilan Kodim 0303/Bengkalis, perwakilan TNI Angkatan Laut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau dan Bengkalis, sejumlah kepala desa (Kades) di Kecamatan Bantan, Kasat Polair Polres Bengkalis, AKP Yudhi Frananta, S.I.K, perwakilan KSOP Bengkalis, serta ratusan nelayan yang tergabung dalam FKPM.

Kesempatan ini Dir Polair Kombes Hery Wiyanto mengatakan, pelayanan kepada masyarakat sudah berubah dari budaya dilayani menjadi pelayan atau melayani masyarakat. Kepentingan bersama itu yang ditonjolkan.

Ada beberapa hal strategis pihak kepolsiian antara lain, membangun kepercayaan, memang sulit untuk polisi dipercaya masyarakat, seperti dalam upaya penegakan hukum ada pro dan kontra. Diluar masih ada oknum yang menggunakan budaya lama dan harus dihilangkan.

"Kedua membangun kemitraan antara polisi dan masyarakat seperti yang kita lakukan sekarang. Adanya masalah sosial di masyarakat segera diselesaikan dengan musyawarah. Karena tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan kecuali kalau ada faktor ex lain," ungkapnya.

Pembentukan dan membangun FKPM Perairan ini adalah tugas Polisi Perairan (Polair). Apa peran forum ini, sebagai wadah partisipasi masyarakat terhadap hal dan masalah yang terjadi di lingkungan masing-masing. Kemudian, sebagai sarana komunikasi antara masyarakat dengan kepolisian. Jangan sampai informasi tidak sampai, berdirinya forum ini sebagai perpanjangan tangan kepolisian.

"Oleh karena itu kami meminta bantuan kepada forum ini, komunikasi jika ada persoalan dapat disampaikan. Dan peran FKPM Perairan adalah memecahkan masalah, jika ada masalah di lapangan, forum ini agar mampu menyelesaikan dengan musyawarah," pesannya.

Dibagian lain, Kombes Hery juga mengatakan, sangat penting upaya deteksi dini terutama adalah peredaran Narkoba. Bengkalis rawan sebagai jalur untuk penyelundupan terbukti dengan beberapa kasus yang luar biasa. Resiko yang diakibatkan kalau ini terungkap ancamannya adalah mati.

"Karena Bengkalis sangat rentan sekali jalur penyelundupan Narkoba. Tolong diingatkan kepada keluarga-keluarga kita, jangan sampai jadi pengedar, kurir atau pengguna karena sangat merugikan. Ini sangat penting dan mari sama-sama diwanti-wanti," katanya lagi.

Kemudian masalah terorisme, membutuhkan daya tangkal dari masyarakat. Melalui FKPM juga dapat menyampaikan informasi apabila tidak bisa bergerak sampaikan ke aparat jika ada indikasi.

"Yang jelas ini semua akan merugikan dan meresahkan kita semua. Tolong kerja sama yang baik, apabila terjadi antara masyarakat segera disampaikan semakin cepat dilaporkan, semakin cepat bisa dikendalika," imbuhnya.

Selain kegiatan pengukuhan, juga dilakukan penandatangan pernyataan sikap antara nelayan jaring batu (kurau) dan nelayan rawai. Sebagai upaya untuk menekan terjadinya konflik sosial sesama nelayan di wilayah hukum Bengkalis.

Informasi tambahan, seluruh anggota FKPM Perairan saat ini sekitar 400 tergabung lebih kurang 45 kelompok nelayan. Selain FKPM Perairan, juga disandingkan dengan Program Nelayan Mitra Polair atau Netral.

"Saya harapkan punya tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan di perairan. Jangan sampai ada lagi konflik atau main hakim sendiri atau anarkis," tambah Kasat Polair AKP Yudhi Frananta.

Selesai penandatangan kesepakatan, dilanjutkan pemasangan rompi FKPM oleh Dir Polair Hery Wiyanto, kemudian penyerahan Sertifikat Pas Kecil, dan bendera berlogo FKPM Perairan.***(dik)

Foto : Dir Polair Polda Riau, Kombes Hery Wiyanto memasangkan rompi FKPM kepada perwakilan nelayan.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda
- Dihadapan Ratusan Pencaker di Duri, Kadisnakertrans Bengkalis Berharap Peserta Serius
- Dua Dilumpuhkan Dengan Timah Panas, Lima Perampok di Rohul Diringkus
- Termasuk Pelajar, Polisi Ringkus Pengedar Ganja dan Sabu Puluhan Paket di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com