Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 16 Oktober 2018 22:53
Gangguan Listrik, Pasokan Air Baku PDAM TD dari Chevron Terhenti

Selasa, 16 Oktober 2018 17:34
5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul

Selasa, 16 Oktober 2018 17:31
Ribuan Rumah di Bonai Darussalam Terendam Banjir, Jalan Lintas Rohul-Duri Terganggu

Selasa, 16 Oktober 2018 17:25
Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi

Selasa, 16 Oktober 2018 16:55
Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16

Selasa, 16 Oktober 2018 16:32
Oknum Polisi Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling Dituntut 3 Tahun Penjara

Selasa, 16 Oktober 2018 15:06
Pendaftaran Online Ditutup, 4.573 Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul‎ Sudah Mendaftar

Selasa, 16 Oktober 2018 14:00
Pinta Hearing Tapal Batas Kecamatan dan Desa,
Pemdes Buluh Manis Kirim Surat ke DPRD Bengkalis


Selasa, 16 Oktober 2018 13:15
Riau Raih 1 Emas dan 2 Perunggu dalam Kerjunas Catur di Aceh

Selasa, 16 Oktober 2018 12:48
Sekdaprov Janji, Paling Lambat 4 Hari lagi Single Salary Cair

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 8 Agustus 2018 13:19
Ekspos Polres Rohul, Korban Dibunuh Karena Menolak Disetubuhi Dua Pelaku

Pembunuhan sadis dialami seorang janda di Talikumain, Tambusai. Dalam ekspos Polres Rohul terungkap, korban dihabisi nyawanya karena menolak disetubuhi dua pelaku. Biadab!

‎Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Rokan Hulu (Rohul) berhasil mengungkap tindak pidana pembunuhan wanita di Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai yang dilakukan dua pelaku.

Korban bernama Asnawati, warga RT 19/ RW 02 Dusun Sungai Lahun DK-1D Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai dibunuh karena korban menolak diajak berhubungan intim o‎leh kedua laki-laki, dimana salah seorang pelaku inisial RS sudah dikenalnya.

Hal ini terungkap di konferensi pers dipimpin Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua SIK., M.Si., diwakili Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah AKS., S.Ip‎ di Mapolres, Rabu (8/8/2018), didampingi Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH, SIK.

Koferensi pers turut dihadiri Kapolsek Tambusai AKP Yuli Hasman S.Sos, sejumlah Perwira di jajaran Polres Rohul, termasuk Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, disaksikan pelaku inisial RS, warga Sintong Makmur Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.

Saat konferensi pers, Kompol Willy menerangkan perempuan berusia 34 tahun, berstatus baru pisah dengan suaminya ini dibunuh dengan cara dipukul kayu sebesar lengan oleh kedua pelaku.

Masih dalam kondisi kritis, tubuh perempuan malang ini dimasukkan ke dalam sumur di rumah Ardiansyah, di Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai yang masih proses pembangunan.

Kompol Willy mengungkapkan tindak pidana pembunuhan terjadi pada (27/6/2018) sekira pukul 18.00 WIB. Namun mayat korban Asnawati baru ditemukan saksi Ardiansyah, pemilik rumah di Desa Talikuman pada Sabtu petang (14/7/2018) sekira pukul 18.00 WIB.‎ Penemuan mayat selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tambusai.

Tiga hari atau 3X24 jam pasca penemuan mayat, seorang pelaku inisial RS, berhasil ditangkap Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul dibantu anggota Polsek Tambusai, sedangkan seorang pelaku lain masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

‎"Modus yang ada sebetulnya mereka berdua mempunyai niat untuk melakukan tindakan pencabulan, tetapi karena korban menolak akhirnya kedua orang tersebut melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban (Asnawati)," ungkap Kompol Willy saat konferensi pers.

"Jadi setelah dianiaya menggunakan kayu, setelah kondisinya sudah kritis dimasukkan ke dalam sumur," tambah Kompol Willy, dan mengatakan setelah menghabisi Asnawati, kedua pelaku membawa sepeda motor seharga Rp10 juta milik korban.

Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 2 bilah potongan kayu sebesar lengan, sehelai baju korban, sandal‎, jam tangan, dan lainnya.

"Untuk persangkaan‎ yang kita kenakan kepada pelaku Pasal 340 juncto 338 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun," tegas Kompol Willy.

Sebelum melakukan pembunuhan, ungkap Kompol Willy, kedua pelaku memang sudah punya niat mengajak korban berhubungan intim.

‎Korban yang baru pisah dengan suaminya dibujuk dan diajak pelaku RS dan diajak ke Desa Talikumain. Saat akan diajak berhubungan intim oleh kedua pelaku, korban menolaknya hingga dihabisi kedua pelaku di TKP yang berdekatan dengan sumur, tempat mayat korban ditemukan.

Sementara, pelaku inisial RS mengaku sudah 1 bulan lebih mengenal korban Asnawati. Pasca korban pisah dengan suaminya, RS sering datang ke tempat jualannya. Bahkan korban sempat melayani pelaku.‎

Namun korban menolak saat akan diajak berhubungan intim oleh RS dan rekannya. Karena menolak, ungkap RS, ia dan temannya memukul kepala Asnawati dari arah belakang hingga korban tersungkur.‎***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul
- Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi
- Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16
- Oknum Polisi Terjerat TPPU Penyelundupan Trenggiling Dituntut 3 Tahun Penjara
- Diduga Mesum, Satpol PP Pekanbaru Amankan 29 Muda-mudi
- Motor Masuk Kolong CRV Picu Tabrakan Beruntun di Fly Over Sudirman Pekanbaru
- Telegram Kapolri Beredar, Wakapolda Riau Ikut Dimutasi
- Termasuk Kapolres Kuansing, Beredar Telegram Kapolri Soal Mutasi Sejumlah Perwira Tinggi
- Pembunuh Anak Mantan Camat di Kuansing Terancam 20 Tahun Penjara
- Heboh, Warga Siakkecil, Bengkalis Temukan Bayi Dibuang di Tepi Jalan
- Perkara Pencemaran Nama Baik Bupati Bengkalis, Jaksa Hadirkan Saksi Ahli Hukum Pidana
- Buru Babi Hutan, Kasdin Ditemukan Tewas dalam Sumur Tua
- Lakalantas Maut, Istri Meninggal Dunia Kepsek SMKN 1 Rengat Inhu Kritis
- Bandar Sabu di Ujung Batu Dibekuk Polisi Rohul Saat Nunggu Pembeli
- Beraksi di 7 TKP, 2 Pelaku Jambret di Duri Tertunduk Lesu Ditangkap Polisi
- Adeng Nyabu Dulu Sebelum Bunuh Anak Mantan Camat di Kuansing
- Polres Kuansing Ekspos Tiga Tersangka Pembunhan Anak Mantan Camat
- Speedboat di Inhil Terbakar, Sejumlah Penumpang Mengalami Luka Bakar
- Simpan Sabu dan Ganja, Oknum Perawat dan Pacarnya di Mahato Diringkus Polisi Rohul
- Buron Pembunuh Anak Mantan Camat di Kuansing Ditangkap di Bengkulu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com