Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Pebruari 2019 22:27
Target Menang, Golkar Riau Gelar Bimtek Aplikasi Saksiku

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:29
Seratusan Peserta Ikuti Lomba Bertema Bahasa Mandarin di Mal Ska Pekanbaru

Sabtu, 16 Pebruari 2019 19:26
Ajudan Istri Bupati Meninggal Dunia, Pemkab Kuansing Berduka

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:34
TNI, Polri dan BPBD, Fire Fighter PT SRL Berjibaku Padamkan Api di Rupat

Sabtu, 16 Pebruari 2019 15:13
Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur

Sabtu, 16 Pebruari 2019 10:54
Goes to Campus, Cara KPU Bengkalis Ajak Pemula Gunakan Hak Pilih

Sabtu, 16 Pebruari 2019 08:53
Babinsa Koramil 07/Kuantan Hilir Goro Perbaiki Mushola di Kuansing

Sabtu, 16 Pebruari 2019 07:30
Pemkab Meranti Tegaskan Permintaan Dispensasi Embarkasi Haji Bukan Politis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 8 Agustus 2018 15:18
Tiga Napi Ditangkap 'Impor' Sekilo Ganja Kering di Lapas Bengkalis

Tiga napi Lapas Bengkalis tertangkap memiliki ganja kering di dalam salah satu selnya. Padahal satu di antaranya sudah bisa mengajukan pembebasan bersyarat beberapa bulan lagi.

Riauterkini-BENGKALIS- Tiga narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis terpaksa harus memperpanjang masa hukuman di penjara. Mereka tertangkap kedapatan memiliki, membawa dan menyimpan atau berusaha 'impor' Narkoba jenis ganja kering di salah satu kamar tahanan dengan berat sekitar 1 kilogram (Kg) masih terbungkus lakban.

Mereka adalah BS (52), ZH (41) dan AS (33) sedang menjalani hukuman dengan kasus Narkoba. Bahkan, satu diantara tiga Napi ini, sudah bisa diajukan pembebasan bersyarat beberapa bulan lagi.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Agus Pritiatno ketika dikonfirmasi membenarkan diamankannya tiga warga binaan dari berbeda kamar, karena ketahuan sedang berusaha 'bisnis' barang haram itu ke dalam Lapas.

Mereka mengaku bahwa agar bisa ganja itu masuk ke Lapas melalui tempat pembuangan sampah yang berada di luar. Para pelaku juga memiliki peran yang berbeda-beda. Tersangka BS sebagai pemilik, AS yang membawa dan mengambil dari bak sampah, dan tersangka ZH yang menyimpan.

"Kita selalu melakukan pengawasan di dalam Lapas ini, dan pada Selasa kemarin kita mendapat informasi ada yang berusaha membawa 'barang' masuk ke dalam. Kemudian sekitar jam 15.00 WIB, kita dan tim melakukan penggeledahan di kamar yang dicurigai. Ternyata ada ditemukan plastik warna hitam di dalamnya terdapat benda lilitan lakban warna coklat. Kemudian ditanyakan kepada penghuni kamar dan diakui pemiliknya tersangka ZS, namun belum mengaku isinya apa. Kemudian kita giring ke kamar jaga dan kembali diinterogasi, baru menyebutkan isinya adalah ganja dan diketahui siapa-siapa saja yang terlibat dan peran yang berbeda-beda, diantaranya adalah pemilik dan yang membawanya," ungkap Agus kepada sejumlah wartawan, Rabu (8/8/18).

Kemudian setelah ke tiga Napi diamankan dan untuk memastikan bahwa dalam lakban itu ada ganja kering, petugas Lapas kemudian berkoordinasi ke Satuan Narkoba Polres Bengkalis untuk proses lebih lanjut.

"Ketiga warga binaan dan barang bukti sudah kita serahkan ke Polres Bengkalis untuk diproses lebih lanjut," katanya lagi.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K melakui Kepala Sat Narkoba, AKP Syahrizal menyebutkan, pihaknya sudah menerima limpahan ketiga Napi dari Lapas Bengkalis karena diduga berusaha 'mengimpor' ganja kering satu ballpress itu. Kemudian petugas juga menyita uang sebesar Rp200 ribu.

"Tim sudah melakukan interogasi terhadap tiga warga binaan ini dan mengakui bahwa daun ganja milik pelaku BS melalui bantuan pelaku ZH yang menjemputnya dari pelaku AS yang bertugas sebagai Tamping membuang sampah di luar Lapas pada Senin (6/8/18) sekira pukul 17.00 WIB," terang AKP Syahrizal.

Barang untuk teler itu diantar dan ditumpukkan ke dalam bak sampah oleh pelaku berinisial Su, saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sebelum diambil pelaku AS.***(dik)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi
- Korban Luka tak Tertolong, Korban Meninggal Laka Maut di Rimbo Panjang Tiga Jiwa
- Miliki Sabu dan Pil Ekstasi, 4 Warga Duri Diamankan Polisi
- Innova Tabrak Scoopy di Rimbau Panjang, Dua Tewas dan Seorang Kritis
- Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Tapung Aniaya Ibunya
- Aniaya Pacar, Oknum Polda Riau Divonis 14 Bulan Penjara
- Berjudi, Seorang Celeg di Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Seorang Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Tewas Tertimpa Pintu Pagar
- ‎Modus Pinjam Motor untuk Minum Tuak,
Honda BeAT Milik Kepala SDN 023 Tambusai Dibawa Kabur

- Inspektorat Riau: Pelapor Saya Pejabat Madya Senior yang Marah karena Dipindahkan
- Sidang Tipikor KUR Fiktif BRI Meranti, JPU Hadirkan Pimcab sebagai Saksi
- Tertimpa Pintu Pagar, Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Kritis
- Seorang Pemilik Sabu di Pelalawan Ditangkat Dekat Pos Satpam PT Brata Sena


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com