Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Agustus 2018 16:33
Pemkab Bertekad Wujudkan Anak Kuansing Jenius

Selasa, 21 Agustus 2018 16:30
Jelang Deklarasi Ganti Presiden, DPW PKS Riau Imbau Kader Tak Pakai Nama PKS

Selasa, 21 Agustus 2018 16:29
Wisata Alam Danau Tajwid, Langgam Resmi Dibuka untuk Umum

Selasa, 21 Agustus 2018 15:32
Pemuda Pancasila Ancam Segel Bandara Jika Deklarasi #2019gantipresiden Dilaksanakan di Riau

Selasa, 21 Agustus 2018 15:18
Hakim Tak Lengkap, Vonis Tiga PNS Dispenda Riau Terjerat Korupsi SPPD Fiktif Ditunda

Selasa, 21 Agustus 2018 15:12
Bupati Inhil Pimpin Rapat Pembahasan Rancangan Teknokratik RPJMD Inhil 2018-2023

Selasa, 21 Agustus 2018 14:58
Sekdaprov Ditanya Bawahan Lewat WA Soal Single Salary

Selasa, 21 Agustus 2018 14:49
Bupati Inhil Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di PMIP

Selasa, 21 Agustus 2018 14:27
Tolak ‎Deklarasi #2019gantipresiden, Sembilan Orang Mengaku Mahasiswa Datangi Polda Riau

Selasa, 21 Agustus 2018 13:35
‎Diduga Bacok Anggotanya,
Mandor Kebun Sawit Ini Ditangkap Polsek Kepenuhan Rohul


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 8 Agustus 2018 15:18
Tiga Napi Ditangkap 'Impor' Sekilo Ganja Kering di Lapas Bengkalis

Tiga napi Lapas Bengkalis tertangkap memiliki ganja kering di dalam salah satu selnya. Padahal satu di antaranya sudah bisa mengajukan pembebasan bersyarat beberapa bulan lagi.

Riauterkini-BENGKALIS- Tiga narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis terpaksa harus memperpanjang masa hukuman di penjara. Mereka tertangkap kedapatan memiliki, membawa dan menyimpan atau berusaha 'impor' Narkoba jenis ganja kering di salah satu kamar tahanan dengan berat sekitar 1 kilogram (Kg) masih terbungkus lakban.

Mereka adalah BS (52), ZH (41) dan AS (33) sedang menjalani hukuman dengan kasus Narkoba. Bahkan, satu diantara tiga Napi ini, sudah bisa diajukan pembebasan bersyarat beberapa bulan lagi.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Agus Pritiatno ketika dikonfirmasi membenarkan diamankannya tiga warga binaan dari berbeda kamar, karena ketahuan sedang berusaha 'bisnis' barang haram itu ke dalam Lapas.

Mereka mengaku bahwa agar bisa ganja itu masuk ke Lapas melalui tempat pembuangan sampah yang berada di luar. Para pelaku juga memiliki peran yang berbeda-beda. Tersangka BS sebagai pemilik, AS yang membawa dan mengambil dari bak sampah, dan tersangka ZH yang menyimpan.

"Kita selalu melakukan pengawasan di dalam Lapas ini, dan pada Selasa kemarin kita mendapat informasi ada yang berusaha membawa 'barang' masuk ke dalam. Kemudian sekitar jam 15.00 WIB, kita dan tim melakukan penggeledahan di kamar yang dicurigai. Ternyata ada ditemukan plastik warna hitam di dalamnya terdapat benda lilitan lakban warna coklat. Kemudian ditanyakan kepada penghuni kamar dan diakui pemiliknya tersangka ZS, namun belum mengaku isinya apa. Kemudian kita giring ke kamar jaga dan kembali diinterogasi, baru menyebutkan isinya adalah ganja dan diketahui siapa-siapa saja yang terlibat dan peran yang berbeda-beda, diantaranya adalah pemilik dan yang membawanya," ungkap Agus kepada sejumlah wartawan, Rabu (8/8/18).

Kemudian setelah ke tiga Napi diamankan dan untuk memastikan bahwa dalam lakban itu ada ganja kering, petugas Lapas kemudian berkoordinasi ke Satuan Narkoba Polres Bengkalis untuk proses lebih lanjut.

"Ketiga warga binaan dan barang bukti sudah kita serahkan ke Polres Bengkalis untuk diproses lebih lanjut," katanya lagi.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K melakui Kepala Sat Narkoba, AKP Syahrizal menyebutkan, pihaknya sudah menerima limpahan ketiga Napi dari Lapas Bengkalis karena diduga berusaha 'mengimpor' ganja kering satu ballpress itu. Kemudian petugas juga menyita uang sebesar Rp200 ribu.

"Tim sudah melakukan interogasi terhadap tiga warga binaan ini dan mengakui bahwa daun ganja milik pelaku BS melalui bantuan pelaku ZH yang menjemputnya dari pelaku AS yang bertugas sebagai Tamping membuang sampah di luar Lapas pada Senin (6/8/18) sekira pukul 17.00 WIB," terang AKP Syahrizal.

Barang untuk teler itu diantar dan ditumpukkan ke dalam bak sampah oleh pelaku berinisial Su, saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sebelum diambil pelaku AS.***(dik)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Hakim Tak Lengkap, Vonis Tiga PNS Dispenda Riau Terjerat Korupsi SPPD Fiktif Ditunda
- ‎Diduga Bacok Anggotanya,
Mandor Kebun Sawit Ini Ditangkap Polsek Kepenuhan Rohul

- 7 Kios Semi Permanen di Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Kebakaran Terjadi di Pemukiman Padat Penduduk Kota Selatpanjang
- Korupsi Dana Desa, Mantan Pj Kades di Bengkalis Dihukum 4 Tahun Penjara
- Terkait Penghina Agama Islam,
Ketua Harian IKBDS: Jangan Sangkut Pautkan dengan Organisasi Batak

- Polda Riau Tetapkan 19 Tersangka Perkara Kathutla
- Ngaku Medsosnya Dibajak, Warga Bathin Solapan, Bengkalis Hina Agama Islam
- Brigjen Widodo Eko Prihastopo Resmi Menjadi Kapolda Riau
- Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI
- Geledah Mobil Agya,
Polsek Tambusai‎ Utara Tangkap Pengedar dan Sita 7 Paket Sabu

- Miliki Ganja, Tukang Panen Sawit di Kuansing Diciduk Polisi
- Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai

- Diduga 'Bisnis' Sabu, Enam Napi Lapas Bengkalis Diciduk Polisi
- Moment HUT ke-73 RI, 3.834 Narapidana Riau Dapatkan Remisi
- Sesosok Mayat Tanpa Busana Ditemukan Mengapung dalam Kolam di Lubuk Ogong Pelalawan
- Dituding Makar, Neno Warisman Dilaporkan ke Polda Riau
- Tiga Terdakwa Korupsi RTH Dituntut Hukuman Berbeda
- Berkas 'Penggendong' Sabu 55 Kg Dilimpahkan ke Kejari Bengkalis
- Dansatgas Karhutla Perintahkan Tembak di Tempat Pembakar Lahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com