Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 25 Juni 2019 21:14
10 Tahun Tanpa ADD, 14 Desa di Rohil Segera Diberi Kode Registrasi

Selasa, 25 Juni 2019 21:11
Aliansi Suporter PSPS Usulkan Perombakan Manajemen

Selasa, 25 Juni 2019 21:06
PPDB Kembali Terapkan Sistem Zonasi, Masyarakat Mandau Harap Harap Cemas

Selasa, 25 Juni 2019 21:01
Mesin PKS Alami Kendala Teknis, Sebabkan PT MUP tak Terima TBS Masyarakat

Selasa, 25 Juni 2019 20:58
Pelayanan Hemodialisa di RSUD Rohul Akan Dibuka Juli 2019

Selasa, 25 Juni 2019 20:14
Melawan Arus, Dua Motor "BALAGO" Hebat di Kuansing

Selasa, 25 Juni 2019 18:54
Miliki Shabu Setengah Milliar Lebih, Seorang Pengengguran di BS, Bengkalis 'Dicokok' Polisi

Selasa, 25 Juni 2019 18:24
Kawanan Gajah Rusak Tanaman Warga Cerenti, Kuansing

Selasa, 25 Juni 2019 16:33
Cuci Uang Narkoba,
Bandar di Bengkalis Ini Dituntut 5 Tahun Penjara


Selasa, 25 Juni 2019 16:30
Hingga Akhir Juni,
Smartfren Berikan Bonus Minyak Goreng untuk Pengisian Minimal Rp50 Ribu


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Agustus 2018 14:41
Polresta Pekanbaru Ringkus Dua Pelaku Perampokan Terhadap WN Singapura

Tim Buser Polresta Pekanbaru berhasil meringkus dua pelaku perampokan warga negara Singapura. Keduanya ternyata sama-sama berstatus residivis.

Riauterkini-PEKANBARU-Kurang dari sepekan usai melakukan aksi perampokan terhadap Hamidah Abdullah (56), WNA asal Singapura di Jalan Sudirman tepat di depan money changer, Kecamatan Pekanbaru Kota pada Jum'at (03/08/18), duet Zulkifli Chandra (38) dan Robby Jeknely (43) akhirnya terhenti di tangan tim Buru Sergap Polresta Pekanbaru.

Dua perampok yang sama-sama merupakan mantan narapidana tersebut tak berkutik saat petugas meringkusnya di dua lokasi berbeda pada Selasa (07/08/18) lalu. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, saat melakukan penyelidikan, pihaknya lebih dulu membekuk tersangka Zulkifli Chandra di Jalan Pesisir, Kecamatan Rumbai.

Dari hasil pengembangan, diketahuilah bahwa yang bersangkutan melakukan aksi kejahatan tersebut juga dibantu oleh dua rekannya, Robby Jeknely dan EY. Tak berselang lama, di hari yang sama Robby pun sukses diborgol oleh polisi ketika sedang berada di Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan.

"Satu tersangka lagi, inisial EY masih DPO. Komplotan tersangka melakukan aksi perampokan terhadap korban dengan modus operandi pura-pura kenal. Para tersangka beraksi pakai mobil. Dengan modus (pura-pura kenal) itu, mereka kemudian membujuk korban masuk ke dalam mobil. Begitu di dalam mobil, tangan dan kaki korban langsung dipegang oleh tersangka. Lalu uang milik korban dirampas," ujar Bimo ketika ekpose tersangka dan bukti, Kamis (09/08/18).

Masih kata dia, setelah puas menjarah harta berupa uang milik korban, para tersangka pun kemudian menurunkan korban di pinggir jalan dan tancap gas melarikan diri.

Sementara dari hasil pengungkapan itu sendiri, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Terdiri dari satu unit mobil Daihatsu Xenia BM 1736 NT yang digunakan tersangka saat melakukan perampokan, dua helai baju, 10 kilogram emas serta uang tunai Rp900 ribu hasil dari merampok.

"Dua tersangka ini sama-sama residivis. Pengakuan mereka sudah 6 kali melakukan aksi serupa (perampokan) dengan modus yang sama. Kita masih mengembangkan penyidikan karena masih ada satu orang lagi yang DPO," tegasnya.

Untuk para tersangka, sambungnya, keduanya akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Melawan Arus, Dua Motor "BALAGO" Hebat di Kuansing
- Miliki Shabu Setengah Milliar Lebih, Seorang Pengengguran di BS, Bengkalis 'Dicokok' Polisi
- Cuci Uang Narkoba,
Bandar di Bengkalis Ini Dituntut 5 Tahun Penjara

- Pemprov Riau Laporkan Koordinator Suporter PSPS Atas Penghinaan Gubernur Riau
- Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Siak
- Penahanan Dialihkan Hakim,
Usai Sidang, Dosen Unri Terjerat Korupsi Gedung Fisipol Melenggang Pulang

- Warga Jalan Gerilya Bengkalis Temukan Ribuan Butir Diduga Permen Ekstasi Senilai Miliaran Rupiah
- Polda Riau Bantah Adanya Laporan AMPM Terkait Kasus Penghinaan Gubernur Riau
- Jaksa Akan Tempuh In Absentia, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi ADD Jangkang, Bengkalis Melarikan Diri
- Suporter PSPS Mau Demo, Pasukan Anti Huru-hara Bersiap di Kantor Gubri
- Kembali, Polsek Mandau Jaring Motor Balapan Liar di Duri
- Kecelakaan Akibat Lindas Genangan Air di Jalan, Humas PKS PT BIM Tewas
- Satu dari Dua Buronan 'Big Bos' PT MAL Sudah Dieksekusi Kajari Pelalawan
- Bawaslu Riau Hormati Proses Hukum Komisioner Bawaslu Inhu
- Temuan Diduga Sabu Dalam Koper dan Ekstasi di Bengkalis, Polisi Dikabarkan Amankan Pelaku
- Kabur Berhasil Ditangkap, Tiga Napi Diserahkan Polres Bengkalis ke Lapas Kerinci, Jambi
- Hakim Sebut Wabup Bengkalis Terlibat Dugaan Korupsi Pipa PDAM
- Seorang Warga Temukan Belasan Bungkus Diduga Sabu dan Pil Ekstasi di Pinggir Jalan Batang Duku, Bengkalis
- Satreskrim Polres Pelalawan Serahkan Tersangka Ketua PPK ke Jaksa
- Terjerat OTT, Dua Pegawai BPN Siak Dituntut Hukuman 14 Bulan Penjara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com