Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 18:11
Begini Harunya Pisah Sambut Dandim 0313/KPR di Rumah Dinas Bupati Rohul

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:08
DPRD Riau Sambut Baik Upaya Penghapusan Denda Pajak Kenderaan Bermotor

Jum’at, 19 Oktober 2018 17:15
Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:45
Demo di Tugu Zapin,
Belasan Massa Pendukung Jokowi tak Mau Disebut Bayaran


Jum’at, 19 Oktober 2018 16:28
Perluas Jaringan di Sumatera, Electronic City Hadir di Kota Pekanbaru

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:25
Disdukcapil Bengkalis Tambah 15 Unit Mesin Cetak e-KTP

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:22
Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:12
Pengumuman Ahad Lusa,
Ratusan Berkas Calon Peserta CPNS 2018 di Pemkab Rohul Dinilai TMS


Jum’at, 19 Oktober 2018 16:07
Komisi III DPRD Riau Usulkan Raperda Penagihan Pajak dengan Surat Paksa

Jum’at, 19 Oktober 2018 16:02
Pemprov dan Meranti Tersendiri,
Ujian CAT Peserta CPNS Dibagi Empat Titik


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Agustus 2018 16:35
Diduga Selewengkan Dana Karhutla, Mantan Kepala Pelaksana BPBD Dumai dan 2 Stafnya Diadili

Mantan Kepala BPBD Dumai Noviar Indar Putra Nasution dan dua stafnya, duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Mereka diduga telah menyelewengkan dana penanggulangan karhutla di daerah itu.

Riauterkini-PEKANBARU-Perkara korupsi penyelewengan dana bantuan tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai tahun anggaran 2014 lalu, Kamis (9/8/18) siang, disidangkan di pengadillan tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Sidang beragendakan pembacaan dakwaan perkara. Duduk di kursi pesakitan, Noviar Indra Putra Nasution, mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, serta dua orang staffnya Suherlina dan Widawati.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai. Perbuatan tiga pegawai negeri sipil Pemko Dumai ini telah merugikan negara Rp 219 juta.

Perbuatan ketiga terdakwa, Noviari Indra Putra Nasution, serta Widiawati, Bendahara dan Suherlina, selaku Sekretaris itu terjadi tahun 2014-2015.

" Dana bantuan dari BPBD Pusat tersebut dipergunakan untuk kegiatan membeli masker, makanan minuman dan honor sebesar Rp750 juta. Namun, saat dicek ternyata anggaran belanja tidak sesuai peruntukannya. Sehingga dana yang disalurkan dua tahap itu. Telah terjadi penyimpangan dalam penggunaannya," ucap JPU Maiman SH dan Novri SH

Atas perbuatannya, ketiga terdakwa dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal (3), jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.," sambung JPU.

Usai dakwaan dibacakan, persidangan yang dipimpin majelis hakim Bambang Myanto SH, dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Karena ketiga terdakwa tidak mengajukan eksepsi.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim
- Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing
- Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 
- Kembali Diperiksa sebagai Saksi, Wabup Bengkalis Datangi Ditreskrimsus Polda Riau
- Pejabat Kuansing Diingatkan Soal Pidana untuk penyimpangan APBD
- Kebakaran Dua Rumah di Meredan, Pekanbaru Tewaskan Seorang Warga
- Komnas HAM.Datanggi Pemkab Kuansing Bahas Persoalan Tambang Emas Ilegal
- Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Kuansing Gelar Razia Cipta Kondisi
- Terungkap Dipersidangan, Oknum Polisi Penganiaya Pacar Hingga Patah Rahang Tak Ditahan
- ‎Usai Nabrak Polisi di Tambusai,
Pemilik Senpi Rakitan dan Softgun Ditangkap Polsek Rambah Hilir

- Berkas dan Tersangka Pembunuhan Sadis di Jalan Cipta Karya Dilimpahkan ke Jaksa
- Cemarkan Nama Baik UIR, Polda Riau Optimalkan penyelidikan Terhadap EO
- 3 Maling Motor di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul
- Pengedar Sabu di Pedesaan di Ringkus Polres Bengkalis
- Polisi Rohul Tangkap Residivis di Kontrakan dan Sita 11 Paket Sabu
- Mayat Penuh Luka Terbungkus Karung Pupuk Ditemukan di Pelalawan
- Nyabu Sekaligus Penggedar, Dua Honorer di Bengkalis Diringkus Polisi
- 5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul
- Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi
- Danlanal Dumai Beri Penghargaan Nelayan Tenmkan M-16


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com