Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Pebruari 2019 22:43
Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:14
Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri

Jum’at, 15 Pebruari 2019 21:08
Jadwal Pelantikan Gubri Terpilih Tak Pasti, Komisi A DPRD Riau Sayangkan Sikap Pemerintah Pusat

Jum’at, 15 Pebruari 2019 19:43
Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 19:01
Jadi Pembicara Rapat KOPEK, Bupati Inhil: Kami Serius dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa

Jum’at, 15 Pebruari 2019 18:13
Sepanjang 2019, 497,71 Hektare Lahan di Riau Terbakar

Jum’at, 15 Pebruari 2019 18:11
Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis

Jum’at, 15 Pebruari 2019 17:26
7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis


Jum’at, 15 Pebruari 2019 17:22
Bosan Berkonflik dengan Rekan Seprofesi,
Nelayan Panipahan Siap Jaga Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif


Jum’at, 15 Pebruari 2019 16:35
Sempena HPN ke-73, Kapolres Rohul Makan Bareng Wartawan dan Pesankan Ini

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Agustus 2018 16:35
Diduga Selewengkan Dana Karhutla, Mantan Kepala Pelaksana BPBD Dumai dan 2 Stafnya Diadili

Mantan Kepala BPBD Dumai Noviar Indar Putra Nasution dan dua stafnya, duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Mereka diduga telah menyelewengkan dana penanggulangan karhutla di daerah itu.

Riauterkini-PEKANBARU-Perkara korupsi penyelewengan dana bantuan tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai tahun anggaran 2014 lalu, Kamis (9/8/18) siang, disidangkan di pengadillan tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Sidang beragendakan pembacaan dakwaan perkara. Duduk di kursi pesakitan, Noviar Indra Putra Nasution, mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dumai, serta dua orang staffnya Suherlina dan Widawati.

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Dumai. Perbuatan tiga pegawai negeri sipil Pemko Dumai ini telah merugikan negara Rp 219 juta.

Perbuatan ketiga terdakwa, Noviari Indra Putra Nasution, serta Widiawati, Bendahara dan Suherlina, selaku Sekretaris itu terjadi tahun 2014-2015.

" Dana bantuan dari BPBD Pusat tersebut dipergunakan untuk kegiatan membeli masker, makanan minuman dan honor sebesar Rp750 juta. Namun, saat dicek ternyata anggaran belanja tidak sesuai peruntukannya. Sehingga dana yang disalurkan dua tahap itu. Telah terjadi penyimpangan dalam penggunaannya," ucap JPU Maiman SH dan Novri SH

Atas perbuatannya, ketiga terdakwa dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal (3), jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.," sambung JPU.

Usai dakwaan dibacakan, persidangan yang dipimpin majelis hakim Bambang Myanto SH, dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Karena ketiga terdakwa tidak mengajukan eksepsi.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi
- Korban Luka tak Tertolong, Korban Meninggal Laka Maut di Rimbo Panjang Tiga Jiwa
- Miliki Sabu dan Pil Ekstasi, 4 Warga Duri Diamankan Polisi
- Innova Tabrak Scoopy di Rimbau Panjang, Dua Tewas dan Seorang Kritis
- Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Tapung Aniaya Ibunya
- Aniaya Pacar, Oknum Polda Riau Divonis 14 Bulan Penjara
- Berjudi, Seorang Celeg di Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Seorang Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Tewas Tertimpa Pintu Pagar
- ‎Modus Pinjam Motor untuk Minum Tuak,
Honda BeAT Milik Kepala SDN 023 Tambusai Dibawa Kabur

- Inspektorat Riau: Pelapor Saya Pejabat Madya Senior yang Marah karena Dipindahkan
- Sidang Tipikor KUR Fiktif BRI Meranti, JPU Hadirkan Pimcab sebagai Saksi
- Tertimpa Pintu Pagar, Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Kritis
- Seorang Pemilik Sabu di Pelalawan Ditangkat Dekat Pos Satpam PT Brata Sena
- Disebut Pungli,,
Kepala Inspektorat Riau: Itu untuk Honorer dan Satpam



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com