Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 21:52
SU, Sosok Wakil Bupati Inhil Yang Komunikatif dan Merakyat

Senin, 22 April 2019 21:27
Pemkab Kampar Pemegang Saham Ketiga di Bank Riaukepri, Ini Kata Bupati Kampar pada RUPS

Senin, 22 April 2019 20:08
Berasal dari Internal, OJK Serahkan Dua Nama Calon Direksi BRK ke Pemprov Riau

Senin, 22 April 2019 20:03
Bupati Inhil Pantau Pelaksanaan UNBK Jenjang SMP

Senin, 22 April 2019 18:29
Didukung Kepala Daerah dan Sejumlah Tokoh Berpengaruh, Jokowi-Ma'aruf Amin Kalah di Kuansing

Senin, 22 April 2019 18:20
Anggota KPPS Desa Kumantan Meninggal Dunia, KPU Kampar Sampaikan Belasungkawa

Senin, 22 April 2019 18:05
Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel

Senin, 22 April 2019 16:32
11.751 Pelajar SMP di Bengkalis Ikuti UN 2019

Senin, 22 April 2019 16:28
Sekda Rohul Tinjau Pelaksanaan UNBK 2019 di MTsN 3 Rohul dan SMPN 1 Rambah

Senin, 22 April 2019 16:24
Hadiri Perpisahan SMAN 1 Telukkuantan,
Ketua DPRD Kuansing Pesankan Para Siswa untuk Terus Berjuang


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Agustus 2018 17:45
Remisi Kemerdekaan ke-73 RI, 407 Napi Lapas Bengkalis Terima Remisi

Setiap peringatan HUT RI pemerintah memberikan pemotongan masa hukuman. Untuk 2019 ini sebanyak 407 narapidana di Bengkalis dapat remisi.

Riauterkini-BENGKALIS- Memperingati Hari Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia (RI), 407 orang narapidana (Napi) atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis dipastikan menerima pemotongan masa hukuman atau remisi mulai dari 1 bulan hingga 6 bulan. Untuk tahun ini, 4 warga binaan dinyatakan bebas sedangkan 10 lagi hanya menjalani masa hukuman subsidair atau pengganti karena tidak mampu membayar denda.

Demikian disampaikan Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Agus Pritiatno kepada sejumlah wartawan, Kamis (9/8/18).

Dari jumlah yang menerima remisi tersebut, sebelumnya Lapas Bengkalis mengusulkan ke Kementrian Hukum dan Hak Azazi Manusia (Kemenkum HAM) RI sebanyak 407 orang warga binaan.

Alhamdulillah, dari jumlah yang kita usulkan tersebut dikabulkan seluruhnya," ujar Agus.

Dijelaskan Agus, untuk remisi ini diberikan kepada warga binaan yang menjalani masa hukuman tindak pidana umum yakni terpidana pencurian, perkelahian dan beberapa terpidana perampokan, untuk remisi umum satu diusulkan 375 orang yang bakal mendapat remisi 1 bulan sampai 6 bulan, remisi umum dua berjumlah 14 orang bebas. Sedangkan untuk pidana khusus remisi satu berjumlah 29 orang yang terdiri dari tindak pidana korupsi dan narkoba.

"14 orang yang bebas namun dari jumlah tersebut 10 orang belum bisa keluar karena tidak membayar subsidair, sedangkan 4 orang dinyatakan bebas," katanya lagi.

Pria berkumis tipis ini juga berharap, kepada Napi yang mendapatkan remisi yang akan diserahkan secara simbolis pada 17 Agustus mendatang, agar tetap berkelakuan baik selama di Lapas agar tidak menghambat haknya untuk mendapatkan remisi, dan warga binaan yang dinyatakan bebas agar bisa kembali dan diterima di masyarakat serta tidak lagi melanggar hukum.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
- Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis

- Pelaku Penusukan dan Pengeroyokan Terhadap Anggota Polda Riau Ternyata Geng Motor
- Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara Dibagi-bagi
- Tewas Diduga Akibat Dianiaya Oknum Polisi, Empat Anak Warga Jake, Kuansing Kini Yatim
- Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com