Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 22:27
SKK Migas Paparkan Proyek EMP Bentu Dihadapan Komisi 1 DPRD Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 22:23
Bawaslu Bengkalis Sidangkan Pelanggaran Administrasi Pemilu

Senin, 10 Desember 2018 22:09
PD Tuah Sekata Pelalawan Kantongi Wilayah Usaha Penyediaan Tenaga Listrik

Senin, 10 Desember 2018 21:05
Terkuak, PT Surya Bratasena Garap 844 Hektar Lahan Diluar HGU di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 20:58
Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau

Senin, 10 Desember 2018 20:38
Perayaan Natal Bersama, Ini Pesan Pendeta ke Jemaat Gereja HKBP Eksodi Pasirpangaraian

Senin, 10 Desember 2018 18:45
PT EMP Bentu Klaim Sudah Pekerjakan Puluhan Naker Lokal di Pelalawan

Senin, 10 Desember 2018 18:36
Dilantik Jadi Gubri Defenitif, Dewan Berharap Wan Thamrin Hasyim Maksimal dalam Bekerja

Senin, 10 Desember 2018 18:18
‎Hari Ketujuh, Jasad Bocah Rohul Diduga Hanyut di Sungai Batang Lubuh Belum Ditemukan

Senin, 10 Desember 2018 18:14
Wan Thamrin Undang Khusus Andi Rachman Saat Pelantikannya di Istana Negara

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 10 Agustus 2018 12:29
Ekspose di Mapolres,
Dirut PD BPR Rohul dan Rekannya Terancam Penjara Diatas 15 Tahun


Dirut PD BPR Rokan Hulu berinisial JA alias Anik (41) dan rekannya JS telah berstatus tersangka. Keduanya terancam hukuman 15 tahun penjara.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD BPR) Rokan Hulu (Rohul) inisial JA alias Anik (41) dan rekannya JS telah berstatus tersangka.

Kedua tersangka JA dan JS yang terindikasi kuat sebagai sindikat peredaran Narkoba di Kabupaten Rohul, khususnya di Kecamatan Ujung Batu‎, terancam hukuman penjara di atas 15 tahun.

Hal itu terungkap di konferensi pers (Konfres) dipimpin Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua di Mapolres, didampingi‎ Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah, Kasat Resnarkoba Polres Rohul AKP Masjang Effendi, Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, dan sejumlah perwira lain.

Saat Konfres, Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim mengaku miris Dirut PD BPR Rohul terindikasi terlibat dalam sindikat peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.

‎AKBP M. Hasyim mengungkapkan Dirut PD BPR Rohul inisial JA, ditangkap Satuan Resnarkoba Polres Rohul berawal dari pengembangan pelaku inisial JS (35) yang lebih dulu ditangkap di rumahnya Lingkungan Harapan, Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujung Batu, Rabu (1/8/2018).‎

Dari tersangka JS, residivis perkara Narkoba, polisi menyita barang bukti berupa paket diduga narkotika‎ jenis sabu sekira 11 gram dan daun ganja kering. JS mengaku barang haram ini didapatnya dari Dirut PD BPR Rohul.

Hasil pengembangan, Dirut PD BPR Rohul ditangkap anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Rohul pada Rabu (1/8/2018) sekira pukul 11.40 WIB, di SLB Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu‎.‎

Berdasarkan pengakuan JS, Dirut PD BPR Rohul mengaku kerap menyimpan Narkoba di taman bunga anggrek di pekarangan rumahnya. Polisi menggeledah rumah tersangka JA di Lingkungan Harapan Kelurahan Ujung Batu, dan didapatkan barang bukti berupa paket diduga Narkoba sekira 2 gram.

Ditanya apakah Dirut PD BPR Rohul dan rekannya JS merupakan sindikat bisnis Narkoba, Kapolres Rohul mengindikasi kuat keterlibatan kedua tersangka dalam bisnis haram tersebut.

"Saya pikir iya. Karena kalau sudah menjual tidak ada istilah kompromi lagi. Ini bagian sindikat, bisa saja sindikat besar atau sindikat kecil. Namanya saja Narkoba, kalau sudah menjual sudah merusak generasi bangsa," tegas Kapolres.

AKBP M. Hasyim mengaku miris, sebab Dirut PD BPR Rohul tidak mensyukuri nikmat, apalagi posisinya di bank daerah sudah menjanjikan.

Dari pengakuan tersangka JA dan JS, Narkoba jenis sabu dan daun ganja kering didapat dari kenalannya di Kota Pekanbaru berinisial IY.‎ Laki-laki ini ditetapkan sebagai (Daftar Pencarian Orang) oleh pihak Polres Rohul.

"Kami masih dalam penyelidikan, karena komunikasi sudah terputus, namun demikian ini kita tetapkan sebagai DPO, kita akan terus mencari," kata Kapolres.

AKBP M. Hasyim mengaku berdasarkan barang bukti disita anggota, JA selaku Dirut PD BPR Rohul dikategorikan sebagai bandar, sebab sudah tangan kedua dan diindikasi sebagai pemasok barang haram. Narkoba dan uang didapat hasil penjualan Narkoba yang dilakukan oleh Dirut PD BPR Rohul.

Akibat perbuatannya, tambah Kapolres Rohul, Dirut PD Rohul dan rekannya JS terancam hukuman di atas 15 tahun penjara.

AKBP M. Hasyim mengaku Dirut PD BPR Rohul sudah sejak lama masuk dalam DPO Polres Rohul, namun baru tertangkap, setelah dilakukan pengembangan terhadap tersangka JS yang ditangkap sebelumnya.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com