Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 15 Nopember 2018 21:50
2019, UMK Bengkalis Diusulkan Naik 2,95% Dari Tahun Ini

Kamis, 15 Nopember 2018 20:51
Besok, Cawapres Maaruf Amin Kunjungi Riau

Kamis, 15 Nopember 2018 20:17
Dihadapan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional

Kamis, 15 Nopember 2018 18:55
Pasca Banjir Dandim 0302 Inhu Tinjau Areal Perswahan di Kuansing

Kamis, 15 Nopember 2018 17:07
EMP MSSA Gelar Sosialisasi Publik Kegiatan Pemboran MSTB-02

Kamis, 15 Nopember 2018 17:04
Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang

Kamis, 15 Nopember 2018 16:27
Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga


Kamis, 15 Nopember 2018 16:23
Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan


Kamis, 15 Nopember 2018 16:14
Aksi Kirab Kota, Taruna AAL Angkatan 64 Pukau Masyarakat Dumai

Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 17 Agustus 2018 16:45
Diduga 'Bisnis' Sabu, Enam Napi Lapas Bengkalis Diciduk Polisi

Enam napi Lapas Bengkalis kembali diciduk polisi. Mereka diduga telah menjalankan bisnis haram dalam lapas itu, yaitu berjualan narkoba.

Riauterkini-BENGKALIS- Diduga 'berbisnis' atau mengedarkan Narkoba jenis sabu di Lembaga Pamasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis, enam orang narapidana (Napi) diamankan Petugas Lapas dan Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis.

Keenam Napi ini diringkus terpisah, diantaranya Selasa (14/8/18) sekitar pukul 17.30-18.30 WIB diamankan enam orang tersangka.

Dua orang Napi perempuan, RD (42) dan NS (32), kemudian tiga orang laki-laki, NA (26), AF (40), dan ML (45) terakhir Napi AK (34).

Dari tangan mereka, petugas menyita barang bukti diantaranya, 1 paket kecil Narkoba jenis sabu, tisu dan uang diduga hasil penjualan sabu Rp250 ribu.

Terungkap peredaran sabu di Lapas ini, berawal ketika Petugas Lapas telah mengamankan dua orang Napi perempuan yang sedang melakukan transaksi Narkoba yang dibalut tisu.

"Setelah memperoleh informasi itu, tim langsung ke Lapas serta melakukan introgasi terhadap dua orang Napi perempuan yang diamankan ini. Bahwa Napi NS awalnya membelinya dengan menyuruh Napi NA, kemudian Napi NA menyuruh lagi Napi AF," ungkap Kepala Sat Narkoba Polres Bengkalis, AKP Syahrizal, Jum'at (17/8/18).

Kemudian, Napi AF meminta tolong kepada Napi ML yang mampu menyediakan sabu tersebut. Kemudian tim menanyakan kepada Napi ML, dari manakah mendapatkan sabu itu, dan diakui dari Napi AK, pada hari yang sama sekitar pukul 18.30 WIB.

Luar biasanya, dari tersangka Napi AK ini petugas kepolisian bersama aparat Lapas, menyita barang bukti sabu sedikitnya 6 paket dengan berat kotor mencapai 16,91 gram, 1 HP, sendok sabu, bungkus rokok, dan plastik asoi.

"Penggeledahan di kamar istirahat AK, tim berhasil menemukan barang bukti di tempat mesin air tepat di depan pintu kamar dan diakui milik tersangka yang didapat dari Napi lain inisialnya R," imbuh Kasat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, keenam pelaku kemudian digiring ke Polres Bengkalis untuk diproses lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkalis, Agus Pritiatno ketika dikonfirmasi riauterkini.com membenarkan diamankannya enam Napi diduga terlibat 'usaha' haram di dalam Lapas tersebut.

Keterlibatan seluruh Napi sudah sepenuhnya dilimpahkan ke Polres Bengkalis untuk penyidikan lebih lanjut. Kemudian, kasus melibatkan para Napi ini juga disampaikan Kantor Wilayah Kemenkum HAM.

"Benar mas, laporan juga sudah disampaikan ke Kakanwil dan Kadiv Pas, pengungkapan ini atas upaya Tim Lapas melakukan penggeledahan bersama," kata Agus.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga

- Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan

- Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur

- Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja
- Tangkapan Tiga BNN di Pelalawan, Ringkus Dua Bandar dan Sita Narkoba Miliaran Rupiah
- 3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian

- Terjerat Korupsi Penanggulangan Karlahut,
Jaksa Batal Tuntut Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya

- Hina Bupati Kuansing, Pemilik Akun Wandi Ajo Nye Dilaporkan ke Polisi
- Tiga Pelaku Diringkus dalam Penggrebekan Narkoba di Pelalawan
- Seorang lagi Meninggal, Korban Jiwa Tembok SDN 141 Bukitraya Roboh Dua Jiwa
- Disaksikan Puluhan Warga, BNNP Riau Tangkap Bandar Ribuan Butir Ekstasi di Pelalawan
- Sudah Dipasang Peringatan, Tembok SDN 141 Pekanbaru Miring Sebelum Roboh
- Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis
- Dua Korban Tewas, Berikut ini Penuturan Saksi Ambruknya Tembok SDN 141 Bukitraya, Pekanbaru
- Kabarnya Ada Mrninggal Tembok Pembatas SD di Pekanbaru Ambruk Timpa Murid dan Warga
- Pelanggaran Ops Zebra Muara Takus Didominasi Pengendara Roda Dua
- Operasi Zebra Muara Takus 2018 Polres Inhu Tilang 616 Ranmor
- Bunuh Pacar karena Handphone, Andre Divonis 12 Tahun Penjara
- Ops Zebra Muara Takus 2018 Berakhir, Pelanggar Lalu Lintas di Rohul Meningkat 14,35 Persen
- Ratusan Pengendara di Kuansing Ditilang Selama Operasi Zebra 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com